Pembalasan Perselingkuhan Suami Ku

Pembalasan Perselingkuhan Suami Ku
Part 52


__ADS_3

''O ya Ga ,bukan kah kemaren ada karyawan yang baru masuk bekerja di rumah ini ya? tapi kok dari tadi ku gak melihat dia di sekitar kita''


''O iya, aku baru ingat Lana, kenapa aku gak kepikiran ya, padahal aku sendiri yang menerima nya.''


''Apa jangan jangan?" Lana mulai tak tenang.


''Coba kita tanya dulu pada kepala pelayan yang bertugas di Villa ini, mungkin saja dia tau.''


Bergegas Rega mencari kepala pelayan, dan menanyakan akan perihal tersebut.


Setelah bertemu dan menanyakan karyawan baru itu, Rega baru tau kalau orang itu tidak tinggal di sana dan selalu pulang ke rumah nya setelah tugas tugas nya selesai.


Tapi yang Rega curiga, menurut kepala pelayan orang itu selalu memakai masker dan tak pernah membuka nya.


"Orang itu tidak tinggal di sini Lana, dia langsung pulang setelah pekerjaan nya selesai "


"Jadi gimana ga? kita tak mungkin mencurigai orang tanpa bukti'' Rega juga pusing memikir kan nya.


''Lebih baik kamu istirahat dulu sebelum azan subuh. nanti siang kita coba cari petunjuk lain," ucap Rega.


"Baiklah ,aku istirahat dulu"


Lana beranjak pergi, tapi tiba tiba dia berhenti lagi.


"O ya ga, kamu jangan memberi tahu kan hal ini kepada Vindra atau siapa pun ya, aku gak ingin dia cemas"


"Baik lah"


setelah itu Lana pergi ke kamar nya.


Sampai di kamar Lana menelfon seseorang.


"Ada apa bos?" ucap orang di seberang sana.


"Aku perlu bantuan kalian" ucap Lana tanpa basa basi.


"Bantuan apa?"


"Aku ingin kalian menyelidiki sesuatu" Lana pun memberi tahukan kepada orang tersebut.


"Baik bos, bos tenang saja, kami akan mencari tahu, "


Setelah itu Lana kembali tiduran sambil menunggu azan subuh berkumandang.


Pagi setelah sarapan Lana kembali teringat dengan karyawan baru tersebut.


"Jadi gimana ga, apa kamu sudah bertemu kembali dengan orang yang baru bekerja di Villa pagi ini?"

__ADS_1


"Belom Lan, kepala pelayan bilang dia izin hari ini karna demam"


"Oh ya? apa kamu tau alamat rumah nya?"


"Tidak ada yang tau alamat nya, tapi yang pasti di sekitar sini."


"Hari ini aku akan mencari tau sendiri alamat orang tersebut" Reg sendiri yang akan turun tangan mencari nya.


Mereka berdua sangat curiga kepada orang tersebut.


Pencarian terhadap siapa yang menyebabkan Villa kebakaran semalam lumayan sulit, karna tidak ada nya Cctv di sekitar Villa.


Lana kembali ke kamar setelah sarapan, dia menelpon suami nya untuk mengabari kalau dia tidak jadi pulang hari ini.


Suami dan anak anak nya terdengar kecewa, tapi Lana meyakinkan mereka untuk pulang secepat nya setelah urusan nya selesai.


Baru saja selesai menghubungi suami nya, Telpon Lana kembali berbunyi, dia langsung mengangkat nya.


''Ya!"


"Bos , saya sudah mendapatkan kabar tentang orang itu" kata orang di seberang sana.


" Bagaimana?"


"Ke curigaan bos benar, ternyata mereka pindah dan menjual rumah yang dulu bos tempati semenjak Riko di penjara"


"Terus?"


Lana masih diam mendengar ucapan orang tersebut.


"Dan soal Villa yang kebakaran semalam , kami rasa ini memang ada hubungan nya dengan mereka bos, dan kami juga sudah menangkap orang suruhan mereka, yang beberapa hari ini bekerja di Villa itu" lanjut nya.


"Jadi benar dia dalang semua ini! sekarang dimana orang tersebut, ?"


"Tenang saja bos, dia aman bersama kami"


"Kirim lokasi nya segera, kau dan Rega akan kesana." Lana sudah tidak sabar untuk menemui orang tersebut.


"Baik bos" segera setelah telpon dimatikan, Lana segera mengecek pesan masuk di ponsel nya,


Lana keluar kamar dan menemui Rega untuk mengajak nya menemui orang tersebut.


Sampai di tempat yang di tuju Lana dan Rega menemui orang yang sudah de bekuk oleh anak buah nya.


"Lana, mereka siapa?" Rega sangat terkejut dengan banyak nya orang orang di lokasi tersebut. Dan kelihatan nya mereka sangat hormat kepada Lana.


"Tenang saja Ga, mereka orang orang ku" ucap Lana.

__ADS_1


Mereka di sambut dengan sangat hormat di sana oleh orang orang itu.


Rega tak menyangka Lana yang kelihatan nya polos bisa kenal dengan orang orang yang bertampang preman dan sangar seperti mereka.


"Bos, anda sudah datang, mari ikut saya" ucap salah seorang dari mereka.


Rega tambah terkejut lagi mendengar orang tersebut memanggil Lana dengan sebutan bos.


Lana mengikuti langkah kaki orang itu menuju ke sebuah ruangan, dari luar pintu ruangan tersebut sudah terlihat beberapa orang penjaga.


Lana dan di ikuti Rega masuk , disana dia melihat seseorang laki laki, dan seperti nya Lana sangat kenal sekali dengan orang tersebut.


Lana tak lagi terkejut melihat nya, karna sebelum ke sana Anak buah Lana sudah memberi tahu siapa orang itu secara detail.


Orang ini adalah orang yang pernah menculik Lana beberapa tahun yang lalu. Juga orang yang sudah menculik Dirga anak nya di hotel waktu itu.


Sekarang orang ini juga yang sengaja menyebabkan kebakaran di Villa nya.


''Siapa yang menyuruh mu kali ini?'' orang itu hanya diam, seperti nya dia agak kesulitan bicara karna seluruh badan juga muka nya sudah babak belur di hajar anak buah Lana.


''Jawab'' teriak Laki laki yang tadi membawa Lana ke sana.


Orang itu masih tetap diam.


''Siapa yang menyuruh mu membakar Villa ku?'' ucap Lana dengan nada suara agak keras, karna dia sudah tak sabar lagi.


''Aku tidak akan menjawab nya '' ucap orang itu bersikeras.


''Baik kalau kau tidak mau mengaku,'' anak buah Lana menunjuk kan sebuah Vidio kepada orang tersebut. Vidio seorang balita yang sedang bermain ..


''Jangan sentuh anak ku.'' ucap nya gemetaran setelah melihat Vidio tersebut.


''Jadi bagai mana ? masih tidak mau mengaku?'' tanya anak buah Lana.


''Baik ,aku akan memberi tahu, tapi tolong jangan sentuh keluarga ku''


''Baik '' ucap Lana.


''Aku di suruh ibu nya Riko.'' aku nya.


''Apa? bagaimana mungkin? bukan kah kamu tidak kenal mereka, bukan nya kamu orang suruhan bibi Rina?'' tanya Lana heran.


''Tidak. kamu salah, saya kenal dengan Azila dan bibi Rina dari ibu nya Riko. '' Lana bertambah heran.


''Jadi ceritakan semua pada ku'' ucap Lana.


''Ibu nya Riko bersekongkol dengan Azila serta ibu nya untuk melenyapkan mu. karna mereka sudah mulai curiga bahwa kamu pemilik Mall tempat Azila bekerja. mereka ingin mengambil alih harta mu, karna jika kamu meninggal, mereka bisa dengan mudah menguasai semua, karna waktu itu kamu tidak memiliki siapa siapa. jadi mereka yakin bisa mendapatkan harta mu.

__ADS_1


Apa lagi dengan bibi Rina merupakan sudara ibu mu, jadi mereka bisa mendapatkan nya dengan mudah '' jeda nya.


***""""


__ADS_2