Pembalasan Perselingkuhan Suami Ku

Pembalasan Perselingkuhan Suami Ku
part 51


__ADS_3

"Ada apa Lan? " ujar Rega setelah masuk ke mobil.


''Gak ada apa apa Ga. Aku hanya seperti melihat seseorang yang ku kenal, tapi mungkin aku salah orang '' Lana tak jujur pada Rega dulu.


''Ya sudah ayo lanjut '' Mereka pun kembali masuk ke mobil dan mulai melanjutkan perjalanan ke Villa.


Lana sangat yakin sekali kalau orang yang beberapa kali dia lihat di daerah ini merupakan orang yang sama.


Lana merasa tidak tenang, dia harus menyelidiki masalah ini, dia curiga kalau orang yang menghasut warga adalah orang ini.


Lana harus memikirkan masalah ini dengan matang, dan harus segera menindak lanjuti nya.


Setelah di pikir pikir, Lana akhir nya mau menceritakan apa yang di lihat nya kepada Rega, tapi dia belom mau Vindra sampai tau, dia tak ingin Vindra cemas dan tak fokus pada pekerjaan dan anak anak.


"Rega , ada yang mau aku bicara kan sama kamu, tapi aku mau kamu jangan memberitahu kan hal ini kepada Vindra, aku tidak mau dia hawatir dan tak fokus dengan pekerjaan nya''


''Bicara saja Lana, aku tidak akan memberi tahu kan pada Vindra, kamu tak perlu khawatir ''


Lana masih sedikit ragu untuk bercerita.


''Lana , ada apa sebenarnya"


''Ga ,tadi pagi aku melihat ibu nya mas Riko di kantor kelurahan '' Lana buka suara.


Rega sedikit terkejut dengan yang di ucap kan Lana.


''Kamu yakin? kamu gak salah lihat orang kan?" Lana menggeleng dengan cepat.


"Aku yakin gak salah lihat, soal nya sudah Tiga kali aku melihat nya, maka nya aku yakin aku gak akan salah orang.


"Apa? Tiga kali? kapan?"


"Kemarin waktu perjalanan ke Villa, tadi pagi dan terakhir waktu aku minta kamu berhenti di pertigaan jalan menuju kesini sore tadi" ucap Lana.


''Jadi tadi kamu keluar untuk melihat mantan mertua kamu?" Lana mengangguk.


"Tapi masa iya dia ada di sini ,bukan kah, kamu sudah memberikan rumah yang kalian tinggali bersama waktu itu kepada mereka?" Rega pun sedikit kurang yakin.


"Iya, aku juga bingung, tapi aku gak mungkin salah mengenali orang kan?"


"Ya juga sih"


"Masalah nya, semenjak kita kesini sudah Tiga kali aku melihat nya ga "


Mereka pun bingung antara percaya dan tidak akan hal itu.

__ADS_1


"Jadi apa yang akan kamu lakukan Lana?" tanya Rega setelah terdiam cukup lama.


"Entah lah ga aku juga bingung, tapi rencana nya aku ingin menyelidiki ini dulu selama beberapa hari kedepan di sini"


"Tapi Lana, bukan kah kamu sudah janji akan pulang besok pada anak anak dan Vindra" tanya Rega.


"Iya, nanti akan ku coba untuk mencari alasan lain pada orang rumah" ucap Lana.


"Baik lah, apa pun keputusan mu aku akan membantu dan selalu mendukung mu''.


''Makasih ya ga'' ucap Lana tulus.


****


Jam Tiga dini hari Lana di kejutkan oleh suara suara brisik di luar Villa. Rega menggedor gedorbpintu kamar Lana,


''Lana ,bangun'' Rega masih berusaha membangunkan Lana.


Lana yang baru bangun sangat terkejut, buru buru dia bangun dan turun dari tempat tidur.


Lana melangkah ke arah pintu dan membukanya .


''Ada apa ga'' ucap Lana. Belom siap kalimat nya ,Lana di kejutkan oleh banyak nya asap yang memenuhi ruangan itu.


Reflek Lana berteriak.


''Iya , ayo keluar ajak Rega.''


''Tapi ga''


''Rega segera menarik Lana untuk keluar dari Villa tersebut dengan susah payah.


Diluar sudah banyak orang sekitar yang datang menolong memadamkan api nya.


Untung saja api tidak terlalu besar dan bisa segera di padamkan. Jadi tidak terlalu menyebar kemana mana, dan membakar seluruh ruangan.


Setelah semua api di padam kan dan orang orang sudah pada pulang ke rumah masing masing, Lana dan Rega juga para karyawan yang tinggal di Villa tersebut mulai masuk kedalam dan mengecek keadaan sekitar.


Sebenarnya ketua Rt dan Rw setempat ingin melaporkan lejadin tersebut ke pihak yang berwajib untuk mencari kebenaran tentang kebakaran tersebut.


Tapi untung nya Lana dan Rega dengan cepat melarang mereka, Lana bertekat akan mencari tau sendiri tanpa melibatkan polisi.


Lana dan Rega sepakat akan menyelesai kan ini dengan cara mereka.


Setelah semua nya di cek ulang, Lana sangat bersyukur kebakaran yang terjadi tidak mengakibatkan kerugian besar pada mereka.

__ADS_1


Yang terbakar hanya ruang tamu dan dapur saja, karna awal mula kebakaran terjadi dari dapur.


Kamar dan ruangan lain masih aman dari jangkauan si jago merah tersebut.


Lana dan Rega segera menginterogasi semua karyawan yang tinggal di sana.


Mereka semua memberi keterangan dengan sangat detail dan juga jujur. Jadi tidak ada yang bisa di curigai dari mereka semua.


Setelah para karyawan kembali ke tempat istirahat masing masing Lana dsn Rega masih berada di ruang tamu.


Lana masih sangat curiga dengan kejadian ini. Dia yakin pasti ada orang dalam yang melakukan ini semua. Kalau tidak, mana mungkin kebakaran berawal dari dapur sementara setelah di cek tidak ada terjadi konsleting listrik atau arus pendek listrik.


Malah ini berawal dari kompor yang sepertiny sengaja di hidupkan dan di letakkan kain di dekat kompor tersebut. karna api membesar maka kitcen set yang berada di atas terbakar karna terbuat dri kayu.


Hingga menyebabkan api menyebar keluar ruangan dan membakar sofa dan lain lain ..


Untung ada salah satu dari karyawan yang tinggal di sana terbangun untuk ke kamar mandi dan berteriak hingga membangunkan semua orang.


''Ga aku merasa curiga hal ini ada hubungan nya dengan orang itu'' ucap Lana


''Iya aku juga sependapat dengan mu Lana, tapi kita tidak punya bukti yang kuat. Lagi pula apa mungkin dia yang melakukan nya, bukan kah di tidak tinggal di daerah sini''


''Iya memang benar. tapi tadi sore bukan kah aku bilang aku melihat nya di jalan sekitar Villa ini. gak ter tutup kemungkinan kan kalau dia memang pelaku nya.''


''Bisa jadi juga Lana''


''O ya Ga ,bukan kah kemaren ada karyawan yang baru masuk bekerja di rumah ini ya? tapi kok dari tadi ku gak melihat dia di sekitar kita''


''O iya, aku baru ingat Lana, kenapa aku gak kepikiran ya, padahal aku sendiri yang menerima nya.''


''Apa jangan jangan?" Lana mulai tak tenang.


''Coba kita tanya dulu pad kepala pelayang yang bertugas di Villa ini, mungkin saja dia tau.''


Bergegas Rega mencari kepala pelayan, dan menanyakan akan perihal tersebut.


Setelah bertemu dan menanyakan karyawan baru itu, Rega baru tau kalau orang itu tidak tinggal di sana dan selalu pulang ke rumah nya setelah tugas tugas nya selesai.


Tapi yang Rega curiga, menurut kepala pelayan orang itu selalu memakai masker dan tak pernah membuka nya.


*****


Hay hay semua. pertama tama minal aidin walfaizin dulu ya, mohon maaf lahir dan batin bagi teman teman yang merayakan nya.


O ya, outor minta maaf sudah lama gak update karna kesibukan yang tak bisa di tinggal kan.

__ADS_1


Maaf untuk pembaca setia ku , author harap jangan kecewa ya, semoga ke depan nya author bisa konsisten lagi update part part selanjutnya.


selamat membaca ya


__ADS_2