
Akhir nya sesil berhasil juga membohongi mama nya dan keluar tanpa ketahuan oleh papa nya.
Mama sesil mengizin kan nya keluar karena kasihan melihat anak kesayangan nya terkurung di kamar selama berhari hari.
Tapi dia juga takut di marahi oleh suami nya, jadi dia meminta sesil berjanji untuk kembali sebelum papa nya pulang dari kantor.
Sesil pun menyanggupi nya dan merasa sangat senang sekali, karena dia bisa keluar tanpa takut fasilitas nya di cabut.
Hal pertama yang di lakukan nya adalah pergi ke apartemen nya dan bertemu dengan pria yang sudah memberi kan nya kepuasan.
Sekian lama berhubungan dan sudah mengetahui luar dalam, bohong jika sesil tidak merindukan pria itu. Tapi rindu bukan bearti dia menyukai apa lagi mencintai nya.
Bagi sesil cinta itu tak perlu ,yang penting kepuasan, tapi itu tak berlaku untuk Vindra, bagi nya vindra lah yang dia cintai, karena vindra tipe pria idaman nya.
Setiap hari sesil keluar dari rumah tanpa sepengetahuan papa nya, dan tentu ini atas izin mama nya.
Dia sudah menyusun rencana lagi untuk mencelakai Alana beserta anak anak nya, sekarang dia sudah mengetahui tentang alana dan anak anak nya.
Tapi dia akan bersabar sampai masa hukuman dari papa nya selesai agar dia lebih leluasa dalam melancar kan aksi nanti nya.
.....
Tak terasa sebulan sudah berlalu kini semua nya sudah berjalan dengan normal, lana masih menyempat kan diri untuk mengunjungi Zila ke rumah sakit. Di tengah ke sibukan nya yang padat mengurus buah hati suami dan juga pekerjaan nya, tapi untung nya Vindra selaku suami nya memahami hal itu.
Vindra tidak banyak menuntut,, dan lana sebagai istri juga tau akan kewajiban nya sendiri.
Kondisi Zila masih sama, masih sering termenung dan tak banyak bicara, bahkan bisa di bilang dia tak pernah lagi bicara saat di rumah sakit..
__ADS_1
Beruntung nya kondisi kesehatan nya yang semola kadang sakau sekarang sudah tidak lagi.. dia tak lagi berteriak teriak, zila sudah lebih tenang sekarang.
Dan tentang bibi rina, dia sekarang sedang di rawat di rumah sakit jiwa, karena makin hari kondisi ke jiwaan nya makin tak terkendali, oleh karena itu lah lana dan Vindra memutus kan untuk membawa nya ke rumah sakit jiwa saja tapi kali ini dengan pengamanan yang lebih ketat dari sebelum nya.
Tak ada lagi kesempatan atau ruang buat bibi rina untuk kabur, apa lagi sekarang dia dalam keadan sakit, jangan kan untuk kabur, berdiri saja sekedar untuk ke kamar mandi sudah sangat sulit.
.....
Hari ini merupakan hari yang sangat menggembirakan untuk si kembar zoey, karena hari ini dia dan saudari kembar nya akan mulai masuk sekolah di taman kanak kanak..
Zoey sangat girang sekali karena dia akan bertemu dengan teman teman baru di sekolahan nya nanti, pagi pagi sekali dia sudah bangun mendahului semua orang.
Zoey sangat bersemangat sekali,, bunda dan ayah nya hanya bisa geleng geleng kepala melihat tingkah anak mereka itu.
Zoey heboh sendiri, tapi tidak dengan kembaran nya si imut Zoya. Dia terlihat biasa saja ,berbanding terbalik dengan kakak kembar nya itu.
Ya Lana dan Vindra memberikan pilihan kepada anak nya itu untuk memilih sendiri hadiah yang di ingin kan .
Zoey memilih mobil mobilan berukuran besar, dan sementara Zoya lebih memilih di belikan laptop saja.
Sebenar nya lana sangat keberatan dengan permintaan nya itu, mengingat usia zoya yang masih 4 tahun sudah meminta laptop.
Tapi zoya merengek dan berjanji untuk bermain laptop hanya 3 jam saja dalam sehari,,, dan akhir nya lana luluh juga.
Lagian lana heran anak perempuan satu satu nya itu, bagai mana bisa di usia yang masih empat tahun, tapi dia sudah bisa bermain dan mengerti dengan laptop atau komputer.
Tapi setelah di cari tahu dan di tanya, rupa nya zoya sering melihat ayah dan bunda nya membuka dan bekerja dengan laptop, serta dia sering menonton di youtube tentang kegunaan dan fungsi laptop.
__ADS_1
Jadi dia juga berkeinginan untuk memiliki nya. Entah apa guna nya dia tak memberi tahu, dia bilang hanya untuk bermain game saja.
Pernah suatu ketika, lana tak sengaja melihat anak nya mengoperasikan laptop , lana sangat terkejut sekali melihat cara zoya kecil mengoperasikan laptop milik nya.
Jari jari kecil nya sangat lancar dan lincah menari nari di keyboar laptop itu...
Saat lana mendekat dengan cepat zoya mengganti tampilan nya dengan sebuah game biasa khas anak anak.
Padahal lana tau baru saja dia tak sengaja melihat anak nya mengetik angka angka yang tak di mengerti di layar laptop itu.
Saat di tanya, zoya hanya bilang bermain game saja,, lana tidak menanyakan lagi, dia membiarkan nya saja mungkin zoya punya hoby baru atau permainan baru pikir nya.
Zoey dan zoya akhir nya berangkat kesekolah dengan di antar oleh ayah dan bunda nya beserta dua orang baby sister mereka.
Karena mereka masih kecil dan baru pertama kali masuk sekolah jadi lana meminta ke pada baby sister nya untuk menjaga dan menunggu putra putri nya sampai pulang sekolah .
Padahal si kembar sudah bilang tidak usah di tunggui, cukup di jemput saja nanti sepulang sekolah oleh sopir mereka, tapi lana dan Vindra tetap meminta baby sister mereka berdua untuk menunggui si kembar.
Kebetulan saat itu alana dan Vindra ada kerjaan mendesak di kantor jadi tidak bisa menunggu si kembar ,jadi lah ke dua baby sister itu yang menunggui mereka dan menggantikan ayah dan bunda mereka hari ini.
Di perjalanan sangat terlihat betapa riang nya zoey, terlihat sekali di wajah nya betapa gembira nya dia, dan se akan tak sabar untuk sampai di sekolah nya yang baru.
"Zoya,,,kamu kenapa sayang,kelihatan tidak suka ke sekolah" tanya lana sambil melirik putri nya yang duduk di bangku belakang.
"Gak kenapa napa kok bun" ucap nya melirik bunda nya sebentar, setelah itu dia sibuk dengan pikiran nya sendiri.
Entah apa yang dinpikir kan oleh anak itu ucap lana dalam hati.
__ADS_1
Kebetulan Dirga juga ikut semobil dengan kedua orang tua beserta adik nya karena sekolahan mereka tidak terlalu jauh ... Jadi lah mereka sekeluarga berangkat bersama.