
Oke saya akan mengganti rugi luka luka anak kalian , tapi saya juga akan memperpanjang masalah ini sampai ke kantor polisi, karena dimana pun pembulian tidak di benar kan" ucap ku tegas.
Mendengar kata polisi, ke tiga anak anak tadi tiba tiba menangis ketakutan, nama nya juga anak anak.
" Ma, jaka gak mau di bawa ke kantor polisi ma" terdengar salah satu anak mengadu pada ibu nya.
Dan yang lain juga ikut merengek kepada orang tua masing...
Dengan terpaksa mereka pun akhir nya tak lagi meminta pertanggung jawaban, tetapi sibuk menenang kan anak anak mereka yang menangis ketakutan.
Aku pun di izin kan oleh guru untuk membawa dirga dan menenang kan nya, serta mereka juga meminta maaf atas ketoledoran mereka hingga masalah ini terjadi,, karena ini masih jam sekolah dan kejadian nya juga di dalam lingkungan sekolah, jadi ini merupakan tanggung jawab mereka.
Sayang kamu gak apa apa?" Tanya ku pada dirga.dia hanya mengangguk. Aku mengajak nya ke taman sekolah.
"Maafin dirga ya bunda, sudah membuat masalah dan bunda juga di marahi oleh ibu ibu tadi " ucap dirga pada ku.
" Tidak sayang,,, bunda gak maeah kok, yanf penting sekarang dirga jangan dengar kan ucapan mereka ya,, dirga harus fokus belajar saja, supaya jadi anak yang pintar dan buat bunda dan ayah bangga" ucap ku menyemangati nya.
"Iya bunda, dirga sayang bunda sekali lagi maaf bunda" ucap nya dan memeluk ku.
Aku pun memeluk nya dengan sayang. Aku sangat takut, bagai mana kalau dirga benar benar tau nanti kalau dia bukan anak ku. Ya tuhan apa yang harus aku lakukan ucap ku dalam hati.
*****
__ADS_1
Sesil pov
Aku sangat kesal sekarang. Aku sudah merencanakan dengan matang semua nya tentang menjebak Vindra dan istri nya, tapi semua usaha ku terbuang sia sia.
Bahkan sekarang perusahaan papa terancam di tinggal kan oleh para investor nya gara gara kasus vidio yang tersebar di internet itu. Beruntung nya beberapa orang yang masih menjalan kan kerja sama dengan papa. Mereka masih berbaik hati karena papa berteman baik dengan mereka. Jadi masih ada yang mau bekerja sama dengan perusahaan beliau.
aku juga tidak jadi di lapor kan ke polisi oleh Vindra dan lana, namun, kerja sama yang telah kami sepakati di batal kan secara sepihak oleh nya,tanpa membayar denda atau apa pun itu sesuai kesepakatan kontrak.
Sebenar nya perusahaan papa sangat rugi dengan semua ini mengingat perusahaan Vindra merupakan perusahaan besar dan dapat bekerja sama dengan nya merupakan hal yang langka, karena begitu sulit nya untuk mendapat kan kepercayaan dari perusahaan yang di kelola oleh Vindra itu.
Tapi ya harus bagai mana lagi ,papa terpaksa menyetujui nya asal aku tak di bawa ke kantor polisi. Dan aku sangat bersyukur dengan hal itu.
Tapi walau pun demikian aku tidak akan menyerah begitu saja, aku akan membuat perhitungan dengan mereka, aku akan balas kan semua ini.
Aku masih akan tetap berusaha mendapat kan Vindra bagai mana pun cara nya meski harus melenyap kan anak dan istri nya pun akan aku lakukan. Jika aku masih tak berhasil juga maka siapa pun tidak boleh memiliki Vindra , itu janji dan tekat ku.
Tapi beliau juga melarang ku untuk kemana mana selama sebulan penuh, dan hanya boleh di rumah saja. Hah jangan kan sebulan, sehari saja di rumah aku sudah sangat bosan.
Aku butuh hiburan ,bertemu dengan teman teman ku, belanja dan bersenang senang, aku juga tidak bisa mengunjungi apartemen ku dan bertemu dengan laki laki ku,
Ya dia ku sebut laki laki ku, karena dia bisa memuas kan ku dan pandai cara nya memanjakan ku di atas ranjang.
Aku sudah sering melakukan itu dengan nya, bahkan bukan dengan nya saja, semenjak Sma aku sudah terbiasa melakukan itu dengan pacar pacar ku.
__ADS_1
Apa lagi sewaktu kuliah di luar negri, pergaulan bebas sudah menjadi makanan ku, aku sudah terbiasa akan hal itu, tapi hebat nya aku, siapa pun kekuarga ku baik mama maupun papa tidak tau dengan pergaulan ku yang bebas ini.
Aku cantik dan terbilang kaya, kulit ku putih bersih dan terawat, siapa yang tidak akan tergoda dengan ku. Body ku pun sangat menggiur kan dan bohay ,itu bukan hanya menurut ku, teman teman ku di luar sana pun mengatakan begitu.
Terbukti para laki laki yang melihat ku akan terpana dan tergoda akan paras dan kecantikan ku.
Tapi lain hal nya dengan Vindra, dia selalu menolak ku dari dulu sampai sekarang, bahkan saat malam itu ku beri minuman yang bercampur dengan obat perangsang pun dia masih saja bisa bertahan dari godaan ku.
Karena itu lah aku merasa tertantang untuk mendapat kan nya,dan ingin merasakan kehangatan dari tubuh nya.
Dan bonus nya dia juga ganteng dan kaya raya, siapa yang tidak akan tergoda dengan nya.
Aku harus memikirbkan cara untuk bisa keluar dari rumah ini dan jangan sampai ketahuan oleh papa, karena jika papa tau, dia mengatakan akan mencabut semua fasilitas yang telah dia berikan pada ku, tidak ada lagi mobil, dan uang.
Papa akan mengusir ku dari rumah, dan aku tak mau sampai itu terjadi.
Jadi aku harus mencari cara agar tidak ketahuan, oh iya mama ,, aku harus merayu mama dan memohon pada nya agar mengizin kan ku keluar sebentar dan akan kembali sebelum papa pulang dari kantor.
Aku harus meyakin kan mama agar dia mengizin kan ku, setidak nya hanya sekedar ke apartemen saja bertemu dengan pria ku Saja untuk melepas kan hasrat yang sudah lama tak tersalur kan..
O ya tentang lelaki ku ini, Mungkin ini terdengar aneh, aku terasa nyaman dengan nya, dan suka dengan cara nya memperhatikan ku dan memanjakan ku, tapi aku tak bisa menjadikan nya pilihan sebagai pendamping hidup, ya karena aku tidak bisa dengan laki laki kere, justru aku lah yang memberi nya duit dan mencukupi kebutuhan nya.
Apa kata orang nanti, sesil bersuami kan dengan laki laki miskin, ah aku tidak mau, membayang kan nya saja aku tak sanggup .
__ADS_1
Tapi aku juga tidak mau Dia dengan yang lain,, hanya aku saja yang menikmati tubuh nya, dan dia pun mau menuruti kemauan ku ya karena apa lagi kalau bukan karena uang ku, tapi aku tak masalah, asal pelayanan nya puas aku pun senang..
Sekalian untuk mencari cara mengejar dan mendapat kan Vindra lagi.