Pembalasan Perselingkuhan Suami Ku

Pembalasan Perselingkuhan Suami Ku
Part 32


__ADS_3

Seminggu berlalu setelah kunjunganku kerumah orang tua Vindra, dan kehidupan ku berjalan seperti biasa nya. Hubungan ku dengan Vindra juga baik baik saja, tapi ada yg beda kali ini, sudah 3 hari Vindra tanpa kabar, dan aku merasa sedikit rindu dengan kehadiran nya.


Ingin rasanya aku bertanya kepada mama nya tapi aku merasa tak enak, dan bila datang ke kantor nya juga gak mungkin, andai dia tau aku mencari nya bisa besar kepala dia, dan tambah semangat dia meledek ku.


Jadi aku putuskan untuk menunggu dia datang dengan sendiri nya seperti biasa,walau perasaan ku mengatakan kehilangan sosok nya beberapa hari ini.


Siang ini di kantor, aku kedatangan tamu yg tak di sangka sangka. Rega menghubungi ku bahwa mas Riko mantan suami ku datang berkunjung,aku tak tau maksud dan tujuan nya apa datang menemui ku disini. Aku menyuruh Rega untuk memberi mas Riko izin untuk masuk ke ruangan ku.


Kalian pasti bingung kan kenapa mas Riko bisa tau aku disini, karna sebelum kami resmi bercerai dia tau nya aku bekerja disini, dan soal pangkat dan kedudukan ku, dia cuma tau nya kalau aku mendapat kepercayaan dari Mela untuk mengurus kantor ini.


''Hay Lana ,apa kabar'' ucap nya setelah masuk ke ruangan ku.


''hay mas, aku baik . Kamu bagaimana?''tanyaku basa basi.


''Masih sama baik juga .'' ucap nya.


''Oh ya Lana, mas dengar kamu mengadopsi seorang anak,apa kah itu benar?'' tanya mas Riko.


''Mas tau dari mana?''


''Gak penting mas tau dari mana'' jawab nya.


aku cuma mengiyakan saja dan tak mau repot repot menjelaskan asal usul putra ku,karna itu bukan urusan nya.


Ku akui aku sedikit senang akan kehadiran nya di sini. Jujur memang perasaan yg ku punya untuk nya masih ada tersisa walau pun tidak banyak.


''O ya mas, Ada keperluan apa mas datang kesini?'' tanya ku lagi.


''Begini Lana, mas ingin kita rujuk '' ucap nya.


Aku pun kaget dengan penuturan mas Riko.


''Mas tau kamu pasti masih memikirkan dan masih mencintai mas kan??'' tanya nya percaya diri.


Sungguh jengkel aku mendengar kan ucapan nya.


Percaya sekali dia aku masih cinta pada nya. Cinta yg aku miliki untuk nya sudah lama hilang sejak aku tau perselingkuhan nya. sekarang dengan gampang nya dia mengatakan aku masih cinta pada nya setelah pengkhianatan yg dia lakukan.


''Kenapa mas yakin aku masih mencintai mas?'' tanya ku padanya.


''Kalau kamu tidak mencintai mas lagi, harus nya kamu sudah ada dekat dengan orang lain, tapi mas lihat kamu masih sendiri '' ucap nya enteng.

__ADS_1


''Apa aku harus laporan dulu sama mas tentang hati ku dan dengan siapa aku dekat??'' tanya ku sedikit kesal.


''O gak, bukan begitu maksud mas, hanya saja mas ingin kita seperti dulu lagi Lana, mas masih cinta sama kamu'' ucap nya dengan lancar.


''Cinta? buat ku cinta sudah penting mas. Aku tak butuh cinta lagi, aku hanya butuh kenyamanan dan kesetiaan mas '' jawab ku.


''Lana ,jika kamu mau kembali sama mas,mas janji akan setia padamu dan tidak akan mengulangi kesalahan mas lagi.'' ucap nya berusaha meyakinkan aku.


''Bicara gampang, tapi kenyataan nya aku sudah tidak bisa lagi percaya mas..Dan lagi kamu tau aku belum bisa memberi kamu keturunan seperti yg kamu dan mama mu harap kan. Jadi aku tidak mau hidup ku di permainkan terus oleh mu,serta di injak injak harga diri ku oleh ibu mu'' jawab ku lagi.


''Tidak Lana, mama sudah berubah, mama sudah tidak menginginkan cucu lagi. Lagi pula kan sudah ada anak adopsi mu.itu kan bisa menjadi anak kita '' jawab nya enteng.


Aku tertawa mendengar penuturan nya.


''Apa kamu bilang mas? anak adopsi ku bisa jmdi jadikan anak kita? gak salah kamu mas, kemana saja kamu selama ini mas?'' tanya ku dengan nada sedikit tinggi.


''Maaf Lana ,mas akui itu kesalahan mas, mas khilaf Lana, dan mas berjanji akan berubah '' kata nya lagi.


''Gak bisa mas, aku sudah tidak bisa lagi'' tolak ku halus.


''Tapi Lana, kalau kamu menerima mas lagi, kita bisa mengurus perusahaan dan mall bersama sama. Kamu tidak perlu capek capek kerja sendirian. Mas akan bantu se kuat tenaga mas, kamu cukup menjadi pengawas saja nanti nya'' ucap nya lagi .


''Apa maksud nya mas?'' ucap ku terkejut.


Rasa ingin tertawa aku mendengar ucapan nya,untuk apa aku memberi kejutan kepada nya.


Jadi ini tujuan nya datang kesini menemui ku ,karna dia sudah tau aku pemilik perusahaan ini ,seenak jidat dia mengajak rujuk.


''O, jadi tujuan mas mengajak ku kembali jarna mas sudah tau aku pemilik kantor ini?'' tanya ku.


''O,, tidak Lana, bukan begitu '' jawab nya gugup


''huh .. Seperti nya sudah tidak ada lagi yang mau kita bahas mas. Silahkan mas keluar dari sini ,aku lagi banyak kerjaan''' usir ku padanya.


Lelah aku meladeni nya, aku tak menyangka ternyata ada tujuan dan maksud tertentu dia datang dan mengajak ku rujuk.


''Lana, tapi mas belum selesai bicara '' kekeh nya.


''Tak ada lagi yg mau di bicarakan mas, silahkan keluar '' ucap ku.


''Lana, sombong sekali kamu dengan menolak dan mengusir ku begini '' ucap nya mengebrak meja.

__ADS_1


Aku sangat terkejut dengan perubahan sikap nya.


''Aku sudah berusaha bicara baik baik,tapi kamu malah menolak '' ucap nya marah.


''Jangan sampai aku memaksa kamu ya Lana. Jangan mentang mentang kamu sudah jadi bos,kamu berubah sombong begini '' ucap nya mendekatiku..


Aku baru tau ternyata ini sikap asli nya.


''Mas ,kamu mau apa? keluar dari sini sebelum aku panggilkan satpam'' ucap ku lagi.


''Coba saja ,kalau kamu tidak bisa diajak baik baik, mungkin dengan sedikit kekerasan baru kamu mau menerima ku. '' ancam nya.


Aku mencoba untuk tenang dan tidak terpengaruh oleh ancaman nya. Dia sekarang sudah ada di dekat ku dan ingin meraih tangan ku, dengan cepat aku menghindar.


''O, jadi kamu mau main main dengan ku ya Lana-'' ucap nya lagi.


''Lebih baik kamu menurut, jangan sampai aku bersikap kasar padamu '' ucap nya.


Dia berusaha untuk terus menuju ke arah ku dan menangkap tanganku.


''Lepaskan mas '' ucap ku pada nya.


''Tidak akan.. Sebaiknya kamu nurut saja pada ku Lana, jangan keras kepala''


ucap nya.


''Gak mas, aku sudah tidak mau lagi untuk berurusan dengan mu '' ucap ku lantang.


''Apa kata mu?'' ucap nya


''Iya, aku tidak mau lagi berurusan dengan orang gila seperti mu '' ucap ku lagi.


''Kamu bilang aku gila? ha ha ha. Ya aku memang gila ,ini semua ulah mu Lana. '' ucap nya sambil tertawa.


''Pergi kamu mas. Aku benci pada mu.''


''Tidak akan, aku akan memaksa mu untuk menerima ku lagi '' ucapnya keras kepala. Aku terus meronta supaya dia melepaskan ku..


'Pak'


tiba tiba dia menampar ku..

__ADS_1


***


__ADS_2