Pembalasan Perselingkuhan Suami Ku

Pembalasan Perselingkuhan Suami Ku
ngabarin bunda


__ADS_3

Kriuk,,,,,,," kira kira begitu lah suara yang terdengar dari perut Zoey.


"Zoey lapar?" tanya zoya kepada kembaran nya itu.


"Ho'oh, sebenar nya dari tadi, tapi mau gimana lagi ya kita diculik" jawab zoey dan masih sibuk dengan kegiatan nya.


"Zoya ada roti nih tadi pas mau pulang sempat beli di kantin" ucap Zoya dan memberikan roti itu kepada zoey.


"Waaah,, makasi ya zoya, kamu memang adik yang baik, tau aja kalau abang lapar" ucap zoey dengan nada lucu. Zoey hanya geleng geleng kepala mendengar kan nya.


Zoya masih sama sama sibuk dengan kegiatan nya, dia kembali membuka tas nya dan ingin mengambil pensil warna nya,, tiba tiba tangan nya memegang sesuatu.dia mengambil nya dan mengeluarkan benda itu.


Rupa nya sebuah ponsel, dia menepuk kening nya sekali. Melihat zoya yang bertingkah begitu zoey pun heran.


"Zoya kenapa?kok nepuk jidat begitu? Zoya sakit?" Tanya zoey yang belom tau kalau tangan zoey memegang ponsel.


"Kamu liat ini? Aku ada ponsel?" Ucap nya senang.


"Hah? Masa?" Tanya zoey.


"Kalau kamu bawa ponsel, kenapa gak di keluarin dari tadi?"tabya zoey lagi


"Aku lupa zoey, sudah coba kita hidupin dulu" ucap zoya dan menekan tombol untuk menghidupkan ponsel nya itu. Dan bersyukur nya ponsel itu hidup..


Setelah ponsel itu aktif, zoya mengotak atik ponsel nya ternyata banyak panggilan tak terjawab dari ayah dan bunda nya di sana, juga beberapa pesan di aplikasi hijau milik nya.


"Kenapa aku bisa lupa ya ?" Gerutu nya pada diri sendiri.


"Ya udah, yang penting sekarang kamu buruan telfon bunda atau ayah ,tapi bicara nya jangan kuat kuat, nanti kedengaran orang orang tadi." Zoey mengingat kan.zoya pun mengangguk dan segera menelfon bunda nya.


Setelah telfon tersambung."bunda..."


"Zoya...syukur lah nak, kamu menghubungi bunda, kaku dan zoey gak kenapa napa kan nak?" Baru saja zoya bicara bunda nya sudah memotong dan bertanya.


"Iya bunda kami baik baik aja"jawab zoya.


"Kalian dimana? Kenapa hp kamu gak aktif?" Tanya lana lagi dengan nada cemas.

__ADS_1


"Kami gak tau bunda, kami di culik oleh beberapa orang, dan sekarang kami di kurung di sebuah kamar" zoey yang menjawab.


"Iya bunda tau, sekarang kalian berdua jangan panik ,bunda dan ayah akan menjemput kalian ya" ucap ayah mereka.


"Iya bunda" mereka kompak menjawab.


"Tapi kalian bisa kan mengirim lokasi tempat kalian sekarang ke bunda melalui share lok aja di aplikasi ini, biar bunda sama ayah tau lokasi kalian secepat nya"


"Iya bunda, zoya akan kirim " jawab zoya.


"Kalian yang sabar ya nak, tunggu ayah sama bunda" ucap vindra pula.


Setelah itu telepon mereka pun terpurus.


Zoya langsung mengirimkan lokasi mereka sekarang ke ponsel bunda nya.


Setelah itu dia buru buru menyimpan ponsel nya kembali agar tidak ketahuan oleh si penculik mereka.tapi dia menyimpan si tempat yang cepat terjangkau oleh nya.


Beberapa lama kemudian pintu kamar tempat mereka di kurung pun terbuka, menampak kan seseorang perempuan cantik dan beberapa orang laki laki berbadan tegap yang membawa mereka tadi. Zoya buru buru menekan aplikasi panggil vidio kepada bunda nya, dan beruntunf bunda nya mengangkat dan tak bersuara .


Wanita yang baru datang itu menyapa mereka .


" Hay, kalian berdua pasti zoey dan zoya ya?" Tanya perempuan itu ber basa basi.


"Iya, tante siapa? Kenapa menculin kami?" Tanya zoey berani .


"Perkenal kan nama rante sesil. Calon ibu sambung kalian" ucap perempuan itu yang ternyata sesil.


"Ibu sambung? Maksud tante apa?" Tanya zoey tak mengerti.


"Iya, tante ini calon bunda kaluan yang baru" ucap sesil debgan seulas senyuman.


"Calon bunda? Kami sudah ada bunda lana, dan kami gak mau bunda kayak tante,,kami takut" ucap zoya pula.


"Loh kenapa takut? Tante akan baik kok sama kalian, asal kalian mau meminta ayah kalian untuk menceraikan bunda lana dan kemudian menikahi tante "ucap sesil lagi.


"Iya kami takut, muka tante seram, make up nya ketebalan pula, habis itu ada tampang pelakor nya lagi " zoya menjawab enteng seolah tanpa beban.

__ADS_1


Zoey cekikikan mendengar ucapan kembaran nya yang lumayan pedas itu.


Tapi sesil sangat kesal mendengar ucapan anak kecil itu pelakor, dari mana pula anak sekecil itu tau tentang pelakor.


"Hey anak kecil sialan, mau atau tidak mau nya kalian, kalian harus menerima aku sebagai pengganti ibu kalian, karena aku akan memaksa vindra untuk menikahi ku, kalau tidak dia akan menerima mayat kalian berdua besok pagi " ucap sesil emosi.


Ya dia nekat melaku kan itu, dia sengaja tak memberi makan atau minum kepada kedua anak itu agar mereka kelaparan dan lemas.


Dia ingin anak anak itu lemes tak berdaya dan itu bisa dia gunakan untuk mengancam Vindra.


Beruntung dia masih belom kepikiran untuk mencelakai anak anak Vindra lebih dari itu.


Zoey dan zoya yang mendengar kan bentakan sesil hanya cuek saja, tak terpengaruh sama sekali.


Lain hal nya dengan orang tua mereka di telfon. Mereka bisa melihat sesil yang membentak putra putri mereka dari lubang kecil se ukuran kamera belakang ponsel nya yang sengaja di buat oleh zoya di tas nya tadi agar bisa lebih jelas di kamera, kemudian dia letak kan tas itu di depan dan memeluk tas tersebut.


Untung saja sesil belom tau akan hal itu.


Lana sangat geram melihat anak anak nya di bentak, dia saja yang mengandung dan melahirkan serta mendidik mereka tidak pernah sekali pun membentak, tapi ini orang lain..


Untung saja lana tidak jadi berteriak untuk mengumpati sesil, vindra yang selalu mengingat kan untuk tidak kelepasan bicara, agar tak terdengar sesil.


Dan lebih beruntung lagi Zoya tidak lupa mematikan suara ponsel nya. Jadi tidak ada yang terdengar dari seberang sana.


"Tante,, tante jangan menghayal deh jadi bunda kami, kami gak mau punya bunda kayak tante,," teriak Zoey tanpa takut.


"Hey anak kecil kurang ajar, diam mulut mu, siapa yang minta pendapat mu hah? " Sesil dengan marah menanggapi ucapan zoey.


"Kita liat aja tante, aku yakin ayah pasti gak bakalan mau sama tante, scara kan tante jahat"


Tantang anak itu lagi.


"Tau dari mana kamu kalau aku jahat" tanya sesil lagi.


"Kalo tante gak jahat gak mungkin nyulik kami dan nyekap kami disini " tambah zoya pula.


"Atau tante sengaja nyulik kami buat ngancam bunda, karna tante takut kalah sama bunda kami iya kan?" Ucap nya lagi.

__ADS_1


__ADS_2