Pembalasan Perselingkuhan Suami Ku

Pembalasan Perselingkuhan Suami Ku
Part 57


__ADS_3

''Loh kamu masih belom menikah Sil? wah pasti di perusahaan banyak yang ngejar ngejar kamu tuh, bos mereka yang masih muda dan cantik begini pasti jadi rebutan" ucap Vindra sambil bercanda.


"Kamu bisa aja " tawa Sesil.


"Lah memang benar kan?" Vindra ikut tertawa.


"Aku belom tertarik dengan mereka, aku masih nungguin seseorang" ucap Sesil .


"Loh nunggu apa lagi. kalo udah ketemu yang cocok di langsungkan aja, memang nunggu siapa lagi?" tanya Vindra .


Sesil terdiam beberapa saat.


"kamu!!! "


Vindra terkejut mendengar ucapan Sesil. Dia tau sebenar nya Sesil dari dulu mengejar ngejar cinta nya pada zaman kuliah, karna mereka satu fakultas, dan kebetulan Sesil merupakan dua tingkat di bawah Vindra.


Duku pernah juga Sesil mengungkapkan perasaan nya secara langsung kepada Vindra, tapi Vindra menolak dan hanya menganggap Sesil sebagai teman saja.


Dan jika sekarang Sesil bicara masih menunggu nya, Vindra sangat tak menyangka akan hal tersebut.


''Kamu bercanda aja'' ucap Vindra memecah suasana canggung mereka.


Sesil hanya tersenyum menanggapi ucapan Vindra, karna memang sudah lama dia mencari informasi tentang Vindra, tapi dia tidak mendapatkan yang dia ingin kan.


Tapi dia sangat tak menyangka sekali akan bertemu dengan Vindra di sini. Sangat kebetulan sekali.


''O ya kamu sendiri apa kabar? sudah nikah apa belom?'' tanya Sesil mengalihkan pembicaraan.


''Aku? '' Drt drt.. baru saja Vindra mau menjawab, telfon nya berbunyi.


''Tunggu sebentar ya Sil aku angkat telfon dulu'' ucap Vindra.


Sesil mengangguk dan mempersilahkan Vindra menerima telfon nya.


''Sil, maaf nih aku harus cabut dulu kembali ke kantor, ada urusan mendadak, kapan kapan kita bincang bincang lagi'' ucap Vindra sesudah menerima telfon. Dia bergegas mengumpulkan berkas berkas nya.


''Loh Vin, kok cepat banget, kita kan belom sempat ngobrol''


''Iya maaf nih, barusan sekretaris aku nelfon ada urusan penting yang harus di selesaikan sekarang juga''


Belom sempat Sesil bicara lagi Vindra sudah keburu pergi.

__ADS_1


''Ok Vin hati hati'' hanya itu yang sempat dia ucap kan .


Sesil kembali duduk dan memikirkan tentang pertemuan mereka hari ini.


Dengan sedikit kecewa Sesil pun melanjutkan makan siang nya dengan cuma cuma, tapi teringat akan sesuatu Sesil kembali semangat dan melanjutkan makan nya yang tertunda.


Sesil merasa ada harapan untuk nya bisa mendapatkan Vindra kembali.


Dia teringat dengan ucapan Vindra dulu saat menolak pernyataan cinta dari nya,


''Aku suka nya sama wanita yang mandiri Sil , dan aku hanya menganggap kamu seperti adik ku sendiri'' ucap Vindra kala itu.


''Tapi kenapa kamu sangat perhatian sama aku Vin, Kamu seperti pelindung buat aku, apa lagi disini kita gak punya siapa siapa, aku pikir kamu juga menyukai ku Vin,makanya kamu memberi perhatian lebih pada ku'' ucap Sesil lagi.


''Gak Sil, aku suka kamu bersikap manja pada ku, dan aku perhatian sama kamu karna aku sayang sama kamu sama seperti sayang kepada saudara perempuan ku sendiri, apa lagi aku anak tunggal dan gak punya saudara, makanya aku perhatian sama kamu'' ucap Vindra meyakinkan Sesil tentang perasaan nya.


Sesil tidak mau menerima itu semua , dia masih tetap berusaha untuk meyakinkan Vindra dan memberi tahu tentang perasaan nya.


''Tapi Vin, aku beneran sayang sama kamu, dan aku berharap perhatian kamu pada ku bukan sebagai adik, karna aku bukan adik kamu Vindra, aku mau kamu menganggap ku seperti perempuan dewasa lain nya , aku mengharap kan cinta mu Vindra, '' Sesil masih kekeh meyakinkan Vindra.


''Maaf Sil, aku gak bisa menganggap mu lebih dari itu,''


''Tapi Vin!"


"Kalau kamu merasa aku perhatian berlebihan padamu, mulai sekarang aku akan menjaga jarak dari mu Sil, aku gak ingin kamu berharap lebih pada ku, karna aku gak mungkin bisa menerima cinta mu,apa lagi mencintai mu. Jadi aku harap kamu mau menerima kenyataan ini " Vindra langsung pergi dari hadapan Sesil.


"Vin tunggu Vin, aku sayang sama kamu Vindra "Sesil masih berusaha menghentikan langkah Vindra.


Dan benar saja Vindra berhenti dan berbalik ke arah Sesil kembali.


"Maaf Sil, untuk sekarang aku belom memikirkan tentang cinta, aku ingin Fokus kuliah dan mengejar karier ku dulu" setelah mengucap kan itu Vindra pergi dan tak menghiraukan Sesil lagi.


Dia tak mau berurusan lebih panjang lagi dengan Sesil, karna gadis manja dan arogan seperti Sesil sangat susah di kasih tau dan juga susah di beri pengertian


Perempuan manja seperti Sesil cuma bisa membully orang yang lemah, dan juga meng atas namakan uang di atas segalanya... Dan Vindra sangat membenci kelakuan nya yang seperti itu .


Vindra tidak lagi menoleh kebelakang ,dengan langkah lebar dia pergi


dan tak menghiraukan Sesil lagi.


"Vin , Vindra " Sesil berusaha mengejar Vindra tapi Vindra sudah jauh pergi dan berlalu.

__ADS_1


Sejak saat itu Vindra sudah sangat susah untuk di temui, pernah sekali Sesil menunggu Vindra di depan apartemen nya, tapi orang yang di tunggu tunggu tak kunjung datang.


Bahkan berhari hari Sesil berusaha mencari Vindra, tapi tak di sangka Vindra sudah pindah dan pergi menjauh dari nya.


Sesil menyesal mengungkapkan perasaan nya kepada Vindra, karna konsekuensi nya dia harus kehilangan Vindra untuk selama nya dari hidup nya.


Sesil juga mencari Vindra di kampus, tapi ternyata Sesil tak pernah bisa menemukan Vindra lagi.


Beberapa bulan kemudian terdengar kabar kalau Vindra sudah mendapatkan gelar sarjana nya, dan kembali ke indonesia.


Sesil merasa perasaan nya sangat hancur menerima kenyataan tersebut.


Sesil tersadar dari lamunan masa lalu nya. Dia bertekad akan mengejar cinta Vindra lagi. Karna dia yakin sekarang Vindra akan menerima nya kembali karna sekarang dia sudah bisa mandiri dan menjalankan perusahaan .


Sesil sangat tergila gila pada Vindra dari dulu dan bahkan sampai sekarang.


Sebenar nya setelah penolakan dari Vindra , Sesil sudah berusaha mencari pengganti Vindra.


Tapi karna dia selalu berharap Laki laki yang menjadi kekasihnya harus sama dengan sifat dan Sikap Vindra, makanya dia susah untuk move on.


Dan jika sekarang dia bertemu lagi dengan Vindra, dia sangat berharap bisa mendapatkan Vindra dengan apa pun cara nya.


Dia tidak akan menyerah sampai Vindra mau menerima cinta nya.


Karna Sesil berfikir dia sudah di berikan kesempatan kedua oleh tuhan untuk mendapatkan Vindra kembali.


Jadi dia tidak akan menyia nyia kan kesempatan ke dua ini. Dia akan berjuang untuk mendapatkan hati Vindra.


Setelah menyelesaikan semua urusan nya Sesil pun kembali ke kantor papa nya dengan hati dan perasaan yang bercampur aduk, antara senang dan berharap.


*****


Hufh.. akhir nya busa juga 2 part untuk hari ini.


Mohon maaf ya untuk pembaca setia ku. kalo aku mengecewakan. tapi mau bagaimana lagi.


sekali lagi mohon maaf dengan segala kekurangan ku ya.


Terimakasih masih setia membaca Novel ini...


Luphyu untuk semua nya .

__ADS_1


__ADS_2