
Sepulang nya dari kantor Vindra, sesil langsung menuju ke kantor nya.
Dia datang ke kantor dengan muka yang di tekuk.
bagai mana tidak, dia sudah rela bela belain datang ke kantor itu untuk memberi kan kejutan ke pada sang pujaan hati.
Tapi ,sesampai di sana dia malah tak di anggap sama sekali ,bagai mana sesil tidak kesal dan kecewa.
pasal nya hari ini sebenar nya pekerjaan di kantor nya sudah sangat menumpuk sekali, tapi karena kangen dan rindu yang memuncak ke pada pujaan hati nya itu, dia rela menunda pekerjaan nya, dan malah memilih mendatangi vindra ke kantor nya.
Sementara orang yang di rindukan malah tak ngeh sama sekali dan bahkan dia hanya cuek dan malah memilih bermesraan dengan wanita kampungan yang tadi juga berada di kantor nya.
Sesil heran, apa kurang nya dia di mata Vindra, cantik iya, modis sudah pasti, punya harta pun ada dan dia tak kekurangan satu apa pun..
Tapi kenapa Vindra malah kepincut sama cewek kampung seperti itu, dan sesil juga melihat ada cinta di mata vindra untuk perempuan itu.
Apa kelebihan perempuan kampung itu dari diri nya ini..
"agh...." Sesil berteriak kesal di dalam ruangan nya saat ini.
untung saja dia masih waras dan tidak sampai membuat berantakan se isi ruangan nya itu.
Dan beruntung nya pula dia saat ini sudah berada di kantor nya, jadi orang orang tidak tau kalau saat ini dia sedang berteriak dengan kesal.
Sesil sangat tak terima di kalah kan oleh wanita kampung yang tak ada apa apa nya itu di banding diri nya.
__ADS_1
harga diri nya rasa terinjak injak saat ini. untung saat itu tak ada yang tau apa tujuan nya datang ke sana,
andai ada yang tau, dia tak tau lagi malu nya seperti apa dan mau di letak kan di mana mukanya.
sesil mencoba menenang kan diri nya saat ini, setelah sedikit tenang kemudian dia mengambil ponsel nya dan menelfon seseorang, yang bisa untuk jadi tempat melampias kan kekesalan nya saat ini.
ya dia butuh pelampiasan.. Sesil menghubungi nomor orang tersebut.
tak menunggu waktu lama akhir nya telfon nya pun di angkat oleh seseorang di seberang sana.
"halo " ucap orang itu dengan sedikit malas dan dengan suara serak khas orang baru bangun tidur.
"hey, kau masih tidur di jam segini?" tanya sesil kesal
"iya,, apalagi kerjaan ku selain itu" kekeh nya.
"Hey untuk apa aku susah susah bekerja sementara sudah ada yang memenuhi kebutuhan ku selama ini, tinggal aku memberi kepuasan aku sudah bisa mendapat kan uang, jadi untuk apa aku bekerja" ucap nya.
"Baik lah kalau begitu ,aku tidak akan lagi memberi mu uang, karena aku sudah mendapat kan yang lebih baik dari mu dan tentu nya kaya, bukan pecundang seperti mu" dengan kasar Sesil membentak orang itu, sayang nya bukan nya tersinggung, orang itu malah tertawa senang mendengar ocehan dan kata kata kasar yang keluar dari mulut Sesil.
Sesil yang sudah sangat kesal hari ini malah di buat tambah kesal oleh laki laki itu. Langsung saja dia memencet tombol hijau di layar ponsel nya tersebut untuk memutus kan sambungan telfon mereka.
Tujuan nya tadi untuk menyuruh orang itu mencari tau tentang kehidupan Vindra, tapi nyatanya, dia di buat kesal oleh laki laki tersebut.
Dia meletak kan ponsel nya dengan kasar, sambil memdumel tidak jelas.
__ADS_1
"Dasar laki laki tak berguna" gumam nya sambil memijat pelipis nya yang tiba tiba sakit dan kepala nya terasa pusing.
*****
Di seberang sana, laki laki yang tadi di telfon sesil, merasa heran dengan perubahan sikap dari perempuan yang selama ini di jadi kan ladang uang nya itu.
" Kenapa lagi perempuan itu, " ucap nya sambil terus memandang ponsel yang dari tadi di pegang nya.
Ia memutus kan untuk menghubungi balik ponsel sesil, sayang nya sudah 3 kali di telfon ulang Sesil tidak juga mengangkat telfon nya,
"Apa dia benar benar marah? tidak biasa nya dia seperti itu, apa aku harus menyusul nya ke apartemen nya? ucap nya pada diri nya sendiri.
Laki laki itu kemudian bangkit dari tidur nyaman nya dan berjalan kekamar mandi yang ada di dalam kamar nya itu.
Dia berniat untuk mendatangi sesil saja hari ini dan jika memang Sesil marah dia akan membujuk nya kembali, karena dia tau perempuan itu tidak akan lama merajuk jika dia datang menemui nya, dan kebetulan juga, semenjak sesil mulai bekerja di perusahaan ayah nya, mereka belum ada kesempatan untuk bertemu dan melepaskan rindu dan hasrat mereka.
Dia harus bisa membujuk dan menjinak kan Sesil kembali. karena bagai mana pun Sesil ada lah ladang uang nya, dan dia tidak mau kehilangan perempuan itu, ya walau pun dia kadang hanya di jadikan tempat pelampiasan, tapi dia senang senang saja, karena dia juga mendapat ke untungan dari hubungan mereka tersebut.
Sebetul nya laki laki itu juga sedang merencanakan sesuatu, dan dia tidak mau semua rencana nya kacau hanya karena hal sepele seperti ini. Dia benar benar harus menjalan kan rencana nya itu dulu baru lah setelah itu dia melepas kan sesil.
Selesai dari kamar mandi dan membersih kan tubuh nya. laki laki yang bernama Rian itu mengambil pakaian d i lemari dan langsung memakai nya. setelah itu tak lupa dia merapikan rambut nya untuk menyempurnakan penampilan nya. baru lah setelah itu dia keluar dari rumah nya dan menuju mobil yang terparkir di bagasi.
Setelah masuk ke mobil, dia lansung menghidup kan mesin dan melajukan kendaran roda empat milik nya itu menuju apartemen milik Sesil.
Hanya membutuh kan satu jam perjalanan, laki laki itu akhirnya sampai di apartemen milik Sesil, dia yakin sekali jika Sesil sedang ada di Apartemen nya itu .karena di parkiran tadi dia sempat melihat mobil sesil ada di sana.
__ADS_1
langsung saja dia naik kelantai atas tempat apartemen sesil berada. Sampai di depan pintu apartemen dia langsung menekan tombol untuk membuka sandi nya, dan pintu pun terbukam dengan lebar.
Ya.. laki laki itu tau sandi apartemen sesil, karena sesil sering mengajak dan menyuruh nya ke sana. jadi sesil memberi tahukan sandi apartemen nya, agar nanti jika sesil sedang ada di luar dan telat datang,rian tak lagi menunggu lama di lobi atau parkiran,dan bisa langsung masuk kesana, apa lagi mereka sudah lama berhubungan jadi Sesil sudah sangat percaya kepada pria nya itu.