Pembalasan Perselingkuhan Suami Ku

Pembalasan Perselingkuhan Suami Ku
Part 47 Pulang ke rumah.


__ADS_3

Hari ini Alana dan bayi kembar nya sudah di perbolehkan untuk pulang kerumah.


Vindra sudah mempersiapkan segalanya untuk menyambut istri dan kedua bayi kembar nya di rumah mereka.


Sebenar nya Vindra ingin mengajak Lana dan ke Tiga anak nya untuk pindah ke rumah yang sudah dia persiapkan tidak jauh dari rumah mereka sekarang.


Tapi Vindra yakin, istri nya tidak akan mau untuk pindah sekarang, jadi biar lah rumah itu untuk nanti saja jika anak anak mereka sudah mulai besar.


Sampai di depan rumah Vindra menuntun istri nya untuk masuk ke dalam. Sementara kedua bayi nya sudah di bawa oleh perawat yang telah di persiapkan untuk mereka masing masing.


Vindra membukakan pintu untuk Lana, pertama masuk rumah terlihat sangat sepi dan gelap.


''Vin, kok di rumah kita gelap, tumben gak di hidupkan lampu nya, sepi lagi'' ucap Lana .


Tiba tiba lampu menyala, dan Lana pun terkejut dengan kejutan yang dia dapat kan.


"Selamat datang kembali kerumah Alana dan baby twins " ucap orang orang serempak.


Lana sempai di buat kaget oleh teriakan mereka, untung nya ke dua bayi kembar yang di pegang oleh suster belom di bawa masuk ke dalam rumah.


Lana sangat senang sekali menerima kejutan itu, mata nya pun berlinang karna terlalu bahagia.


Orang orang disana memberikan selamat dan banyak hadiah untuk baby twins Alana.


"Makasih ya semua sudah memberikan kejutan ini, aki sangat senang. sekali lagi trimakasih" ucap Lana kepada semua orang yang hadir.


"Jangan berterima kasih kepada kami Lana , berterima kasih pada Vindra dan Rega karna ini bagian dari rencana mereka" ucap Mama Lidya.


Lana melirik ke arah Vindra.


"Ini bukan rencana ku sayang, ini murni rencana Rega, karna dia bilang dia sangat senang mendapat keponakan baru dan berencana menculik salah satu dari mereka untuk di jadikan anak nya" ucap Vindra . Semua orang tertawa melihat tingkah ayah dari sang bayi kembar.


"Benar begitu Rega, coba saja berani menculik anak ku, kamu akan tau akibat nya" ucap Lana mengancam , orang orang tau mereka hanya bercanda.


"Iya awas aja alo om ega ambil dede ayi ga, nanti ga ukul" ucap Dirga dengan cadel nya.(awas aja kalo om Rega ambil adek bayi Dirga, nanti Dirga pukul).


Semua orang tertawa mendengar ucapan Dirga, anak se kecil itu sudah paham ternyata mengancam orang.

__ADS_1


"Wah ga, kamu dapat lawan satu lagi tuh ga, jangan macam macam makanya" ucap Mela.


Rega cuma bisa menggaruk kepala yang tak gatal mendengar ocehan cadel ponakannya itu.


Acara penyambutan kembali nya Alana dan kedua anak nya pun berjalan sangat meriah dan mewah.


Berbagai macam hadiah di terima oleh bayi kembar itu.


Setelah semua nya pulang barulah Lana dan si bayi kembar dapat beristirahat dengan tenang.


Vindra selalu siap siaga menjaga mereka walaupun sudah ada penjaga untuk masing masing anak anak nya.


*****


Semenjak melahirkan, Alana memutuskan untuk berhenti bekerja, dan menyerahkan kepengurusan perusahaan kepada Rega.


Tapi setiap laporan dan urusan harus membutuhkan persetujuan dari Lana , tapi sebelum itu Vindra juga membantu untuk memeriksa agar istrinya tidak terlalu pusing .


Lana juga memutuskan untuk merawat anak anak nya sendiri, walaupun sudah ada Baby sister untuk masing masing anak, tetap saja Lana tidak mau lepas tangan.


Dia ingin memastikan perkembangan anak anak nya berjalan dengan baik. Itu sebab nya Lana memutuskan untuk menerima tawaran Vindra ke rumah baru mereka yang sudah di persiapkan dari jaug jauh hari.


Dia sengaja menjadikan kamar itu kembar 3 agar si kembar dan kakak nya Dirga bisa di awasi dengan baik.


Jadi kalau salah satu dari mereka membutuhkan nya, Lana atau Vindra bisa tau dan secepatnya datang ke kamar anak anak nya.


Lana sangat bahagia menjalani hari hari nya menjadi ibu bagi Tiga anak nya. Tiada kata lelah untuk menjaga dan merawat mereka.


Lana tak pernah membeda beda kan kasih sayang nya kepada ketiga anak anak nya, semua sama. Begitu juga dengan Vindra dan mama Lidya.


hari ini Dirga sudah mulai masuk ke sekolah Taman Kanak-kanak sementara adik adik nya sudah menginjak usia Tiga tahun. sedang aktif aktif nya.


Dirga memahami jika bunda nya tidak bisa selalu ada untuk menemani nya, karna ada Dua orang adik lagi yang juga butuh perhatian bunda nya.


Jadi dia tidak terlalu menuntut bunda atau ayah nya untuk selalu menjemput atau mengantarkan nya ke sekolah .


Tapi untung ada Oma yang selalu bisa menemani nya .

__ADS_1


Mama Lidya dengan suka rela mau membantu menjaga serta mengantar jemput nya, di samping ada pengasuh nya.


"Bunda ,aku berangkat dulu ya," ucap Dirga meminta izin pada bunda nya.


"Iya sayang, hati hati di jalan ya, maaf bunda gak bisa mengantar"


"Gak apa apa bunda, kasian Zoey dan Zoya di tinggal" ucap nya.


"Makasih banyak ya nak" ucap nya.


"Ya bunda, by adek Zoey , by adek Zoya" Dirga pun langsung naik ke mobil di antar bunda dan adik adik nya.


"bunda, Zoey sama Zoya kapan sekolah nya kayak kakak" tanya zoey.


" Nanti tunggu Zoey sama Zoya besar dulu seperti kakak baru bisa sekolah ya sayang" ucap Lana.


" Iya tapi kapan? kami pengen juga pake baju kayak kakak " ucap Zoey.


" Boleh, makanya kalian makan yang banyak, harus jadi anak baik, gak boleh ribut lagi. Baru boleh sekolah" ucap Lana menjelaskan.


" Iya bunda, tapi Zoya yang duluan mulai ribut nya, dia sering ngambil mainan motor sama mobil mobilan Zoey" jawab Zoey.


"Tapi bunda, Zoya kan cuma minjam , Zoya kan juga suka main mobil mobilan sama motor motoran." Jawab Zoya.


"Iya boleh, tapi gak boleh keterusan ya sayang, Zoya kan anak perempuan jadi gak boleh main mobil sama motor. "


"Iya bun, padahal anak cewek tapi suka main motor sama mobil, harus nya kan main boneka ,ya kan bun" ucap Zoey lagi.


"Ye kamu aja yang main boneka, Zoya yang main mobilan" ucap Zoya tak mau kalah.


"Tu kan bun"


"Sudah sudah jangan berantem, sekarang kalian masuk, main di dalam. kalian main sama mbak dulu ya, bunda ada kerjaan sedikit" ucap bunda nya.


"Baik bunda " ucap mereka serempak, setelah itu mereka berlarian masuk, dari jauh masih juga terdengar suara ribut ribut si kembar.


Begini lah mereka tiap hari, selalu ribut, untung ada Dirga yang selalu bisa mendamaikan dan menjaga mereka dengan baik.

__ADS_1


Si kembar pun juga nurut dan patuh kepada kakak nya.


****


__ADS_2