Pembalasan Perselingkuhan Suami Ku

Pembalasan Perselingkuhan Suami Ku
part 42


__ADS_3

''Jadi ada apa lo nyuruh gue kesini?'' tanya Rega selesai makan.


''Begini ga, tadi siang aku ke hotel ..'' ucap Lana ,dan menceritakan semua nya kepada Rega.


''Jadi tujuan kami minta kamu kesini, aku mau minta tolong sama kamu buat nyari tau orang ini'' ucap Lana, memberikan foto dan alamat orang tersebut kepada Rega.


''Ok,,nanti coba ku hubungi teman ku dulu Lan , semoga aja cepat di temukan '' ucap Rega.


****


Dua hari berlalu, Rega sudah menemukan keberadaan orang tersebut, dan informasi yang di inginkan.


Dengan segera Rega menemui Lana dan Vindra.


''Gimana ga?'' tanya Lana tak sabar.


''Ternyata memang benar yang di ucap kan Lana, orang itu yang sudah menculik Dirga, menurut mata mata ku , mereka tinggal di daerah xx sekarang, dan Dirga ada pada mereka ''


''Trus keadaan Dirga bagai mana? apa dia baik baik saja?''


''Dirga seperti nya kurang baik Lana, dia sering menangis '' Lana yang mendengar kabar anak nya kurang baik sangat sedih.


''Sabar Lana kita pasti bisa menemukan anak kita'' ucap Vindra mencoba menenangkan Lana.


''Jadi bagai mana rencana selanjutnya '' tanya Rega.


''Aku harus ke sana , mereka begini karna menginginkan aku, jadi harus aku sendiri yang datang menjemput Dirga'' ucap Lana dengan tekat yang kuat .


''Tapi Lana, ini beresiko besar buat kamu. Mereka bisa saja melakukan hal yg lebih buruk sama kamu lebih dari yang kemaren, aku gak mau sampai terjadi apa apa sama kamu Lana '' ucap Vindra lagi.


''Gak Vin, aku harus kesana aku harus rela berkorban demi Dirga Vin, kasian dia, sudah sebulan. Pasti dia udah cari cari aku ''


''Iya Lana, aku tau, tapi...''


''Kita harus menyamping kan ego kita dulu Vin, Lana benar, cuma dia yang bisa mengambil Dirga kembali. Soal keamanan kita kan bisa memberi pengawalan Lana dari belakang diam diam'' ucap Rega menyambung

__ADS_1


Setelah berdebat yang begitu panjang,akhir nya Vindra setuju Lana yang akan menjemput Dirga, dan Vindra serta Rega akan mengikuti dari belakang.


Mereka pergi secara ter pisah .Lana membawa mobil nya sendiri dan Vindra ,Rega juga anak buah nya dengan kendaraan lain.


sampai di tempat yang dituju , Lana turun dari mobil dan melangkah masuk ke dalam rumah tersebut dengan hati hati.


Dia berusaha untuk tidak berisik , Lana memperhatikan sekitar rumah yang terlihat sepi, tak terlihat seorang pun manusia di rumah itu.


Lana mendekat ke pintu lalu membuka pintu itu dengan kasar , dia sudah tak sabar ingin bertemu anak nya, di dalam rumah tak terlihat siapa siapa,


''Bibi Rina, keluar..'' teriak Lana.


''Azila, keluar kamu , kalian sembunyi kan dimana anak ku'' teriak nya lagi.


''Hahaha akhir nya datang juga kamu kesini Lana, bagus ini yang aku tunggu tunggu.'' ucap Bibi Rina.


''Mana anak ku, kalian sembunyi kan dimana dia? '' tanya Lana emosi.


''waw ,, tunggu dulu jangan marah marah di sini, ini bukan tempat mu, '' ucap Bibi Rina.


''Apa mau mu sebenarnya bik. Apa kurang cukup bibi sudah menghancurkan hidup ku dan kebahagiaan ku, sekarang anak ku juga Bibi curi,'' ucap Lana


''Kenapa kamu menyalahkan aku bi? apa yang sudah aku lakukan pada Zila, bukan kah dia yang sudah merebut suami ku hingga akhirnya kami bercerai ? lalu kenapa sekarang bibi malah menyalahkan ku?'' tanya Lana tak terima,


''Ya anak ku Azila gila karna mu Lana, kamu sudah merebut kebahagiaan nya,,''


''A,,, apa? Azila gila? maksud bibi? aku tak mengerti,'' tanya Lana lagi.


''Kalau bukan karna kamu yang datang di acara pernikahan nya, mungkin dia sudah menikah dengan Riko, dan hidup bahagia dengan anak mereka.''


''Itu bukan salah ku bi,, Zila yang sudah menipu mas Riko dengan berpura pura hamil anak nya, padahal dia hamil anak orang lain, jadi jangan salah kan saya"


''Diam kamu, tau apa kamu dengan kehamilan Zila," teriak Bibi Itu marah .


''Aku gak mau berdebat dengan bibi, sekarang kembalikan anak ku bi,''

__ADS_1


''Tak akan, aku akan membunuh anak itu.biar kamu tambah menderita, dan aku puas'' ucap bibi Rina. Dari dalam kamar terdengar suara tangisan bayi, dan Lana pun segera menuju arah suara tersebut.


''Lana mau kemana kamu''. tak di hiraukan Lana teriakan bibi itu, dia terus maju dan masuk ke sebuah kamar yang terlihat sangat berantakan.


Di dalam kamar terlihat pemandangan yang sangat memilukan, bagai mana tidak, Azila yang biasa tampil cantik dan glamour sekarang terlihat seperti wanita tak ter urus, dia tertawa sendiri dan kadang menangis memanggil nama Alana,


''Alana akan ku balas perbuatan mu, aku benci kamu Riko, aku benci kalian semua'' ucap nya .


Sementara Dirga berada di sebuah tempat tidur kecil ,dia terlihat memprihatinkan, terlihat kurus dan tak terawat. hati Lana hancur melihat semua itu.


Tapi bibi Rina menahan Lana dan mengancam akan menusuk Dirga dengan pisau yg sudah di persiapkan nya.


''Jangan coba coba mendekat, aku akan menusuk anak ini jika kamu nekat, '' ancam bibi nya.


Lana tak bisa berbuat apa apa .dia diam memperhatikan Zila dan Dirga bergantian.


''Kamu lihat Lana ,gimana kondisi Zila, dia benar benar mencintai Riko, dan berharap Riko ber tanggung jawab dengan anak yang di kandung nya. Tapi lihat apa yg kamu per buat? bahkan bukan cuma itu, karna perbuatan mu yg menyebar kan rekaman vidio Asusila nya ,orang orang jadi tau keburukannya, dan dia di hina oleh semua orang '' ucap bibi Rina berapi api.


Lana tak bisa berkata apa apa, karna dia merasa tak bersalah, ini semua terjadi karena ulah Zila sendiri.


''Kalau saja Zila jadi menikah dan melahirkan , Aku bisa menjual nya lagi dan menjadikan nya ladang uang ku seperti dulu lagi. tapi semua gara gara kamu, perempuan pembawa sial''


''A ,,,apa bi? jadi bibi sengaja menjual Zila ke pria hidung belang hanya demi uang, Zila anak bibi sendiri bi !''


Alana sangat terkejut dengan kenyataan yang di dengar nya dari bibi Rina, bagai mana mungkin seorang ibu tega menjual anak nya ke pria hidung belang hanya demi uang,Lana benar benar tak habis pikir dengan kegilaan bibi nya ini.


''Diam kamu, jangan sok suci , ini semua gara gara kamu dan ibu mu yang ****** itu , merebut semua dari ku'' ucap bibi nya menggila.


''Sekarang aku akan membunuh anak ini, biar kamu sama sama gila dan tersiksa nya dengan perempuan gila itu, hahaha'' ucap bibi nya dan berlari ke arah Dirga yang tergeletak di sebuah tempat tidur bayi.


Tanpa pikir panjang Lana juga ikut mengejar bibi Rina, baru saja pisau itu akan mengenai Dirga ,Lana sudah menangkap tubuh bibi Rina, dan menarik nya menjauh dari Dirga.


Bibi Rina meronta berusaha melepas kan diri dari Lana, dia menyikut perut Lana hingga pelukan Lana terlepas, tak menunggu kesempatan ke dua, Bibi Rina menikam kan pisau itu ke Arah Lana, dan...........


.....

__ADS_1


.....


******


__ADS_2