
" Kamu kok lama sih Vin, sakit banget rasa nya Vin" ucap Lana.
"Iya sayang, maaf ya, ayo kita sekarang kerumah sakit, Mbok tlong bawa tas nya ke mobil, biar saya yang bawa Lana ?" ucap Vindra dan langsung menggendong istrinya, karna Lana sudah tidak sanggup lagi Berjalan.
''Cepat Vin, aku udah gak kuat lagi , huf huf'' ucap Lana .
''Iya sayang, sebentar lagi sampai, kamu yang sabar, ''
Sampai di rumah sakit Vindra segera menggendong Lana dan membawa masuk ke dalam.
''Dok . dokter tolong istri saya dok, seperti nya mau melahirkan''
Dan kebetulan ad saeorang dokter lewat , dokter itu pun cepat menolong Lana dan menyuruh beberapa suster untuk membantunya, Lana di letak kan di bangkar rumah sakit,dan langsung masuk ruang bersalin.
Vindra sangat cemas sekali, dokter memintanya untuk menunggu di luar lebih dulu.
Di tengah ke kalutannya Vindra teringat kalau dia belom mengabari mama nya.
''Ma ,, Lana sekarang mau melahirkan,fan sekarang lagi di rumah sakit'' ucap nya.
''Iya ma, mama langsung kesini aja ya''
''Ok ma.''
Vindra menutup telfon nya.
Baru saja Vindra selesai menelfon mama nya, seorang suster keluar dari ruangan di tempat Alana di tangani.
''Pak, dokter meminta anda untuk masuk ke dalam ruangan ibu Lana.'' ucap perawat tersebut.
''O iya dok'' Vindra bergegas masuk ke ruangan bersalin.
Sampai disana Dokter langsung menghampiri Vindra.
''Ada apa dok?'' tanya Vindra langsung, mata nya terus melirik ke arah istri nya yang terlihat sudah sangat lemas, bahkan keringat sudah bercucuran di kening nya.
''Begini pak Vindra, bayi ibu Lana seperti nya sungsang, jadi sulit untuk melahirkan secara normal,saran saya lebih baik di lakukan secara sesar , jika dipaksakan normal, akan membuat ibu Lana semakin lemah, karna kondisi beliau sudah sangat lemah.'' jelas dokter.
''Lakukan yang terbaik saja dokter, yang penting istri dan anak saya selamat''
''Baik pak, kalau begitu anda sudah boleh keluar '' ucap dokter.
''Tapi dok, apa saya boleh bicara dengan istri saya sebentar?''
''Baik pak, silahkan ''
__ADS_1
Vindra pun langsung melangkah ke arah Lana.
''Sayang, kamu harus kuat ya, kamu wanita hebat, kamu pasti kuat sayang'' ucap Vindra memberi semangat pada istri nya.
''Vin, rasa nya aku ingin menyerah, aku tak sanggup lagi'' ucap Lana lemah.
''Kamu jangan bicara begitu sayang, ini demi anak kita. Kamu ingat kan, kamu mengharapkan nya sudah lama, jadi kamu jangan menyerah sayang, aku akan selalu ada di sisi mu'' ucap Vindra lagi.
''Kamu janji jangan pergi ya'' ucap Lana berharap. Vindra pun mengangguk.
''Dok, saya akan menemani istri saya di sini dok '' ucap Vindra yakin.
''Baik ,kalo itu keinginan bapak''
''Sus, siap kan Peralatan operasi sus '' perintah dokter tersebut.
Dokter memberikan Lana suntik kebal untuk orang yang akan di operasi , setelah di suntik, tiba tiba Lana merasakan sebuah dorongan dari dalam perut nya.
''Dokter saya tidak tahan lagi dok, '' ucap Lana,
''Sabar bu, kita akan melakukan operasi, ibu jangan mengejan dulu, nnati anak ibu tersangkut di pintu keluar'' ucap dokter.
Lana tak bisa lagi menahan untuk mengejan, dia memegan tangan Vindra kuat, Vindra berusaha menahan sakit yang di timbulkan oleh Lana.
Karna bayi nya lahir sungsang dan berlipat , Lana cukup 2 kali mengejan panjang anak nya langsung keluar, dengan pantat nya lebih dulu.
''Wah bu Lana anak pertama nya sudah lahir laki laki bu'' ucap Dokter tersebut kaget, untung nya dokter bergegas menyambut kelahiran bayi nya.
Lana bisa bernafas lega sedikit, tapi beberapa menit setelah itu, dia merasakan sesuatu yang mendesak lagi dari dalam perut nya.
Dokter memberi aba aba.
''Bu Lana, seperti nya anak ke dua mau keluar lagi, ibu bisa mengejan sekuat kuat nya, tarik napas dulu ,hembuskan.'' perintah dokter.
Lana pun menurut, dan langsung mengejan, bari sekali anak nya langsung lahir.
"Selamat bu, ibu melahirkan bayi kembar sepasang, anak ibu yang kedua perempuan" dokter pun menyerahkan bayi itu pada suster untuk di bersih kan.
Lana dan Vindra sangat bahagia mendengar itu,
"Selamat sayang, anak kita sudah lahir, aku sangat beruntung memiliki mu" ucap Vindra dan menciumi istri nya.
Tak terasa air mata pun menetes karna terlalu bahagia. Lana cuma bisa tersenyum mendengar ucapan suami nya.
Setelah proses melahirkan selesai, Lana langsung di pindah kan ke ruang rawat inap, Vindra meminta izin untuk bertemu anak anak nya.
__ADS_1
Dia ingin mengazankan dan mengikhomahkan anak nya yang perempuan.
Beruntung mama mertua Lana sudah sampai, dan beberapa kerabat serta sahabat nya pun datang, mereka mengikuti Lana sampai ke ruang rawat inap.
Mereka ikut merasakan kebahagiaan Lana dan Vindra karna sudah mempunyai anak kembar yang sangat lucu.
Semua yang datang memberi ucapan selamat pada Lana dan Vindra, mereka sangat antusias sekali melihat anak kembar Vindra .
"Wah, ganteng dan cantik ya bayi nya, o ya Vin, anak anak mu mau di kasih nama siapa?" tanya orang orang kepada Vindra.
"Rahasia dong, nanti pas acara syukuran aku akan kasih tau nama nama mereka" ucap Vindra dengan senyum yang mengembang.
Vindra tak mau jauh jauh dari anak anak nya, Lana dan bayi bayi nya sudah di tempat kan di kamar yang sama. Jadi Vindra bisa sekalian berada dekat dengan orang orang tersayang nya.
Begitu juga dengan Dirga. Anak itu sekarang sudah mulai bisa bicara walaupun dengan sedikit cadel, dia sangat senang sekali punya adik adik baru, dapat Dua pula.
Lengkap sudah kebahagian keluarga kecil mereka dengan kehadiran putra putri yang sangat mereka rindukan.
Mama Vindra yang berpikir tidak akan memiliki cucu langsung dari Vindra pun terlihat sangat bahagia. Ya walaupun Dirga sudah di anggap sebagai cucu kandung nya sendiri. Tapi tetap saja ini anugrah yang tak terhingga buat nya.
Tak henti henti nya dia mengucap syukur pada Ilahi atas semua yang telah di berikan sang pencipta pada keluarga nya.
Dua hari sudah Alana dirumah sakit dan besok sudah di perbolehkan pulang.
Kondisinya dan kedua bayi nya semua nya sehat dan tak ada kurang satu apa pun, Vindra selalu memperhatikan istri dan ketiga anak nya.
"Sayang, setelah ini kamu mau apa? aku janji akan memberikan apapun yang kamu minta. Jadi kamu tinggal sebutkan saja" ucap Vindra.
"Aku gak mau apa apa lagi Vin, aku cuma ingin bisa merawat anak anak dengan baik, dan kasih sayang dari kamu itu udah lebih dari cukup. Aku tidak mengharap kan apa apa lagi"
"Iya sayang, itu pasti. tapi aku ingin memberikan semua yang kamu mau, aku ingin kamu dan anak anak merasa bahagia"
"Gak kok Vin, aku sudah memiliki semua nya, dan trima kasih untuk semua yg sudah kamu berikan untuk kami ya, aku sangat bersyukur"
Vindra tersenyum menanggapi ucapan istri nya.
"I love u sayang and thank you for all"
"I love u to Mr. Ravindra "
******
akhirnya selesai juga 1 bab lagi.
selamat membaca ya semua
__ADS_1