Pembalasan Perselingkuhan Suami Ku

Pembalasan Perselingkuhan Suami Ku
Part 49


__ADS_3

Hari ini Lana pergi ke daerah tempat yang mau di buat bangunan untuk mendirikan mall baru milik nya.


Dia berangkat di dampingi oleh Rega ,mereka sengaja pergi berdua karna Vindra tidak bisa mendampingi Lana langsung.


Begitu juga anak anak, Lana tak mungkin juga mengajak mereka untuk ikut serta bersama nya, untung nya mereka mau di ajak kompromi.


Jam 4 sore Lana dan Rega sampai di tempat tujuan mereka. Tanpa mengulur waktu, Lana langsung melihat ke tempat yang mau di bikin bangunan.


Belom juga sampai dekat ketempat tersebut, Lana sudah di suguhkan oleh pemandangan yang tak mengenakan.


Di sana para warga yang lahan dan tanah nya termasuk dalam lingkup untuk di buat bangunan sudah berkumpul, kelihatan nya mereka di sana sudah sejak pagi.


Dan itu membuat pembangunan terhambat, para warga itu menghalangi jalan nya proses pembangunan.


Padahal lahan dan tanah mereka semua nya sudah di berikan ganti rugi, dan mereka awal nya sudah setuju dengan perjanjian jual beli tersebut.


Tapi entah mengapa sebagian dari mereka sekarang malah berbalik tidak setuju, menurut informasi dari orang kepercayaan yang di utus perusahaan ada yang mengompori mereka.


Bukan saja menghentikan laju pembangunan, tapi juga bahkan melukai beberapa karyawan dan merusak bahan bahan yang sudah di persiapkan di tempat itu.


''Lana, sudah seminggu mereka seperti ini, sebagian pekerja bahkan ada yang menyerah dan meminta berhenti dari proyek ini"


"Kenapa jadi seperti ini, bukan nya uang ganti rugi tanah mereka yang kita beli sudah di berikan kepada mereka masing masing ya !"


" Kamu betul, tapi seperti nya ada yang mengompori dan menghasut mereka, makanya jadi anarkis begini "


"Lalu kenapa tidak di cari dan di temui biang kerok nya"


"Bukan nya tak di cari, tapi masih belom di temukan, seperti nya ada orang dalam yang jadi dalang nya"


Lana berpikir sejenak.


''Kita balik, ke pemerintah setempat ''


''Maksud nya? '' Rega bertanya heran.


''Ya, kita akan menemui kepala daerah setempat, atau lurah nya, kita minta tolong sama lurah nya untuk mengumpulkan warga setempat.''


''Untuk ''

__ADS_1


''Kita buat penawaran baru untuk warga''


''Tapi Lan..'' Rega makin heran dengan maksud dan tujuan Lana.


''Kamu ikuti saja, kita liat aja nanti '' ucap Lana .


''Ok '' Rega pun membelokkan mobil nya dan memutar arah .


****


Pak lurah terkejut dengan kedatangan Lana kerumah nya.


Dia tidak menyangka di datangi langsung oleh pemimpin dan pemilik mall terbesar di hampir seluruh kota kota besar.


''Selamat sore ibu Lana, silahkan masuk '' ucap nya mempersilahkan Lana masuk ke ruangan nya.


Lana dan Rega pun masuk ke kantor kelurahan tersebut.


"Maaf sebelum nya jika kedatangan saya kesini sangat mendadak dan mengejutkan bapak"


"Tidak apa apa bu, justru saya sangat senang di datangi oleh orang besar seperti ibu"


Lurah pun cuma mengangguk mendengarkan yang di ucap kan Lana.


"Soal warga yang sekarang masih belom menerima bahwa tanah nya sudah kami beli, saya mohon pertolongan dari bapak. mungkin sebelum nya karyawan saya sudah memberitahukan tentang keuntungan mereka menjual tanah dan lahan mereka kepada kami, tapi tadi saya lihat mereka seperti nya tidak terima, padahal uang nya sudah kami berikan kepada mereka masing masing. Jadi saya berharap bapak untuk mau menjelaskan kembali kepada warga, dan lagian bukan kah, kami kesini dan membeli lahan di sini sudah atas persetujuan mereka dan bapak sendiri sebagai kelurahan di sini.kalau begini kami bisa saja menempuh jalur hukum, " Ucap Lana tegas.


"Maaf sebelum nya bu,saya sebenarnya juga bingung dengan mereka, padahal sebelumnya mereka sangat berterima kasih sekali kepada perusahaan ibu, karna hanya ibu yang berani membayar tinggi harga lahan mereka, tapi entah apa alasan nya mereka malah berbalik ingin tanah dan lahan mereka di kembalikan lagi."


"Dan untuk urusan menempuh jalur hukum, saya mohon kepada ibu untuk menimbang dulu, ini bisa kita bicarakan secara baik baik dan kepala dingin." lanjut lurah.


"Apa mereka tidak datang kesini terlebih dahulu menemui bapak sebagai perantara antara perusahaan saya dan mereka"


"Tidak bu, saya pun baru tau beberapa hari ini dan tidak menyangka bakal begini kejadian nya." terang pak lurah tersebut .


"Ok, sekarang begini saja pak, saya mau minta tolong kepada bapak untuk mengundang semua warga yang lahan nya saya beli untuk datang dan berkumpul disini besok. Saya yang akan menemui mereka langsung dan menjelaskan keuntungan mereka menjual lahan mereka kepada kami." ucap Lana.


''Tapi Lana, apa ini tidak terlalu beresiko untuk mu jika kamu yang menemui mereka langsung, aku takut nanti mereka anarkis dan melukai mu" sela Rega cemas.


"Tenang ga, kamu tak perlu cemas, kita pasti baik baik saja, untuk itu kita kesini menemui lurah sebagai pendamping kita untuk menemui mereka besok"terang Lana.

__ADS_1


Rega mengangguk dan lurah pun setuju dengan usulan dan permintaan Lana, karna beliau juga merasa bertanggung jawab atas semua kejadian ini.


"Baik kalau begitu kami permisi dulu pak, trimakasih untuk kerja sama dan bantuan dari bapak" ucap Lana setelah mereka memdapati kesepakatan.


Lana dan Rega undur diri kembali ke Villa .


Di perjalanan menuju Villa, Lana bertemu langsung dengan beberapa warga di jalan, Dia menyapa warga ,mungkin warga belom tau siapa yang menyapa mereka makanya mereka masih biasa saja, tak tau besok akan seperti apa jadinya jika mereka tau siapa Lana.


Sedang asik menikmati perjalanan menuju Villa, Lana seperti melihat seseorang yang dia kenal, dia mempertajam penglihatan nya, tapi malah orang itu tak terlihat lagi


"Ada apa Lana?" tanya Rega heran, karna melihat Lana seperti melihat seseorang.


"Oh tidak apa apa ga, hanya saja aku seperti melihat seseorang yang ku kenal lewat barusan" ucap nya.


"Seseorang yang kamu kenal, siapa ?" tanya Rega.


"Ah entah lah, mungkin aku hanya salah lihat, gak mungkin juga di ada disini" Rega mengangguk tanda mengerti.


Sampai di Villa ,Lana langsung ke kamar membersihkan badan nya, baru saja selesai melakukan ritual bersih bersih,ponsel nya berbunyi, Lana langsung meraih telfon nya dan mengangkat panggilan dari kesayangan nya.


''Hallo sayank, kamu udah sampai di sana ya?" ucap orang di seberang sana.


"iya Vin,ini juga baru selesai mandi, gerah banget dari tadi belom sempat mandi."


"O ya anak anak mana?"


Baru saja sehari tidak bertemu Lana sudah sangat rindu dengan ke tiga anak nya, karna baru kali ini dia berpisah jarak dengan anak anak, apalagi dengan si kembar.


****


Maaf ya semua, telat update nya. author agak sedikit sibuk. mohon di maklumi ya. semoga masih setia nungguin up dari author ya..


o ya sebentar lagi mau lebaran. semoga masih kuat puasa nya beberapa hari lagi ok.


selamat membaca ya.


salam sayang dari author.


jangan lupa vote dan komen ny yah..

__ADS_1


makasih


__ADS_2