Pembalasan Perselingkuhan Suami Ku

Pembalasan Perselingkuhan Suami Ku
Part 38


__ADS_3

Di mohon bijak dalam membaca ya, part ini ada adegan sedikit 18+ nya.


Jangan baper.. ini hanya pandangan author semata, yang masih di bawah umur menjarak dulu,


Bagi yg puasa nanti aja baca nya habis berbuka .


selamat membaca ya..


****


Selesai berpakaian Alana keluar dari kamar mandi, berjalan sedikit gugup karna dia tau Vindra dari tadi selalu memperhatikan gerak gerik nya.


Di tambah dengan pakaian yang menerawang seperti ini membuat Alana sangat malu di depan Vindra, ya walaupun suami nya, tapi tetap saja dia malu, karna baru kali ini berpakaian seperti itu di depan suami nya.


Buru buru Lana berjalan ke arah tempat tidur dan masuk kedalam selimut, melihat tingkah istri nya yang begitu lucu membuat Vindra tertawa senang.


''Sayank, kamu kenapa sih, kok langsung masuk selimut gitu, rambut kamu masih basah, keringkan dulu gih, nanti sakit kepala '' ucap Vindra.


''Nanti aja '' jawab Lana sekena nya dari balik selimut, suara nya terdengar kecil sekali karna dia sengaja menutup mulut dan mata nya juga karna malu.


Vindra menarik selimut yang di pakai Lana, tapi Lana sengaja menahan nya.


dengan terpaksa Vindra menarik kuat selimut hingga terlepas dari tubuh Lana.


''Kamu kenapa sih ? kok keluar dari kamar mandi langsung masuk selimut, gak liat nih suami jamuran nungguin kamu dari tadi'' ucap Vindra.


Karna tak ada jawaban ,perlahan Vindra bangkit dan menuju ke sisi Lana. Dia mulai duduk di dekat Lana ,dan meraih handuk yang membungkus rambut Alana.


''Sini aku keringkan rambut kamu ya,'' ucap Vindra dan beranjak ke meja rias untuk mengambil pengering rambut, dan kembali lagi ke tempat tidur untuk mengering kan rambut istrinya.


Lana yang di perlakukan manis seperti itu mau tidak mau menurut saja kepada suami nya.


Selesai mengeringkan rambut Alana, Vindra kembali meletakkan pengering di meja rias, baru lah dia kembali lagi ke tempat tidur.


''Lana kamu kenapa diam saja dari tadi? kamu menyesal nikah sama aku'' tanya Vindra pura pura merajuk.


''Gak kok Vin, aku cuma malu aja dengan berpakaian seperti ini'' ucap Lana memegang sudut baju yang di pakai nya,


''Kenapa malu? bukan kag kita sudah resmi menjadi suami istri?'' Ucap Vindra.


''Sayank kamu tau kan malam ini malam apa? '' tanya Vindra.

__ADS_1


''Ya'' jawab Lana singkat.


''Sayank apa kita boleh melakukan nya sekarang?'' tanya Vindra, Lana masih bingung menjawab apa.


Tiba tiba Vindra berdiri, buru buru Alana memegang tangan Vindra, dia takut Vindra marah padanya. Masa baru menikah sudah marahan.


''Vin, boleh kok '' cicit Lana lagi. Vindra pun berhenti dan kembali duduk .


''Kamu serius?'' Alana mengangguk.


''Aku pikir di malam pertama kita aku bakal puasa'' ucap Vindra lagi.


Setelah mengucap kan itu perlahan Vindra mendekat dan mencium kening Alana lama. Ditatap nya mata Alana.


''Kamu yakin?'' tanya Vindra,yang di tanya hanya mengangguk saja tanda setuju.


Setelah mendapat persetujuan dari Alana, Vindra pun mulai berani mendekati Lana, mereka ber*iuman lama, ciuman pertama mereka berdua.


Setelah puas dengan bibir Alana, Vindra pun melepaskan nya, menatap Ke manik mata Alana dengan sayank.


''I love u Alana, trima kasih sudah menerima ku menjadi pendamping hidup mu'' ucap Vindra.


Lana pun mengangguk dan tersenyum manis. Setelah itu baru lah Vindra melanjutkan kegiatan nya yang tertunda,menikmati ke indahan surga dunia bersama istri yang sangat di cintai nya ..


Di tambah dengan kemeja menerawang yang di pakai oleh Lana, yang memperlihat kan jelas bagaimana lekuk tubuh Lana dengan kulit putih bersih nya , di tambah dengan lingerie merah yang di pakai menambah kesan seksi pada diri nya.


Puas mencium bibir istri nya, Vindra beralih ke leher putih dan jenjang milik Alana.


( skip ya. adegan selanjut nya di bayangin sendiri aja , karna author masih di bawah umur, jadi gak berani bikin yang iya iya. hehehe)


Vindra Memperlakukan Lana bak putri raja, membelai nya dengan lembut dan sayang, menyatukan dan meleburkan diri jadi satu dengan meraih kenikmatan bersama.


Malam ini Vindra tak memberikan sedikit waktu istirahat untuk istri nya, dia melakukan penyatuan berkali kali. hingga subuh menjelang baru lah dia memberikan waktu untuk tidur buat istri nya.


Esok hari nya mereka bangun ke siangan, sehingga mereka telat untuk sarapan.


Vindra yang masih sangat menginginkan istri nya, tak memberikan kesempatan Lana untuk bangun dari tempat tidur.


Mereka pun terpaksa menghentikan kegiatan karna suara perut Lana. Cacing cacing dalam perut nya sudah berdemo minta di isi..


''Sayank kamu lapar ya, maaf ya karna ke asikan aku lupa kalau kita belom makan '' ucap Vindra,

__ADS_1


''Iya gak apa apa, kalau gitu aku mau mandi dulu biar kita bisa gantian'' ucap lana malu malu.


''Ngapain harus gantian, kan bisa barengan'' ucap Vindra menjaili istri nya.


''Gak mau, yang ada kita gak selesai selesai mandi nya,'' ucap Lana melangkah ke kamar mandi..


Vindra yg mendengar ucapan Lana tersenyum senyum di buat nya..


Selagi Lana mandi, Vindra meminta anak buah nya untuk mengambil koper Lana di kamar sebelah. Karna Lana pasti gak mau lagi memakai kemeja nya .


Apa lagi mereka berencana untuk berlibur beberapa hari ini. Jadi butuh pakaian yang layak untuk pergi kemana mana .


'' Ya bos'' ucap anak buah Vindra di seberang sana.


''Kamu ambil kan koper istri ku di kamar Dirga menginap sekarang'' ucap Vindra pada anak buah nya,


Tak lama menunggu, pintu kamar pun di ketuk, dan koper Alana pun sudah sampai di kamar mereka.


10 menit berlalu Alana keluar dari kamar mandi dengan menggunakan handuk, dia sedikit kaget karna semalam dia mencari cari koper nya tidak di temukan, sekarang kok malah ada di sini.


''Kamu sengaja ngerjain aku ya Vin?'' tanya Alana pada Vindra.


''Loh ,ngerjain gimana maksud nya?''


''Iya, semalam kamu bilang pakaian ku gak ada, sekarang koper nya ada di sini kok'' ucap Lana kesal.


''Aku gak bohong kok sayng, kok kamu gak percaya gitu sama suami sendiri''


''Ini bukti nya'' ucap Lana.


'' Ya ampun sayang, ini tu tadi mbok asih nganterin koper kamu kesini, dia bilang semalam ketinggalan di kamar Dirga, jadi mbok baru tau nya tadi pagi'' ucap Vindra berusaha meyakinkan Lana.


Lana gak percaya gitu aja sama Vindra,


''Yakin?'' tanya nya.


''Iya, masa aku bohong. ucap Vindra lagi.


Lana pun percaya dengan yang di omongkan Vindra.


''Maaf sayank, aku udah ngerjain kamu'' ucap Vindra dalam hati.

__ADS_1


Vindra pun bangkit dan segera ke kamar mandi untuk membersihkan diri nya..


__ADS_2