Pembalasan Perselingkuhan Suami Ku

Pembalasan Perselingkuhan Suami Ku
rupa nya kamu


__ADS_3

Kalo tante gak jahat gak mungkin nyulik kami dan nyekap kami disini " tambah zoya pula.


"Atau tante sengaja nyulik kami buat ngancam bunda, karna tante takut kalah sama bunda kami iya kan?" Ucap nya lagi.


"Siapa yang takut kalah dengan bunda kamu yang kampungan itu, aku tau bunda kalian mau dengan vindra karena vindra kaya iya kan?" Ucap Sesil tak mau kalah, seakan dia sedang berdebat bukan dengan anak kecil.


" Hah?? Gak mungkin lah, bunda kami juga kaya kali tante, jangan jangan tante gak tau siapa bunda kami ya?" Tanya zoey pura pura berpikir.


"Siapa yang tidak tau dengan wanita kampung itu, dulu nya bunda kalian hanya bekerja sebagai office girl di mall terkenal di kota ini. Setelah di nikahi vindra dia baru berubah jadi orang kaya kan?, Benar benar mata duitan" umpat sesil.


"Wah tante ini sok tau ya zoey, padahal cantik tapi minim pengetahuan, kalah sama kita yah?" Ucap zoya.


"Iya ,,, atau mungkin tante ini juga fans nya bunda, sampai kepoin bunda kita dan tau bunda pernah bekerja di mall kita ya zoya" zoya mengangguk dengan semangat, tak lupa juga senyum cemooh tersungging di bibir manis nya.


"Mall kita? Kalian yang punya mall?? Hey kalian jangan mimpi terlalu tinggi tau gak." Sesil menjawab kesal ejekan si kembar.


" Enggak kok tante kami ngomong apa ada nya.. tante aja yang gak tau, kalo mall itu milik bunda kami wek" ucap zoey menjeler kan lidah nya mengejek sesil, dan malah membuat sesil naik pitam.


"Aku tau zoey, mungkin tante ini ingin kaya juga kayak kita, maka nya ngebet pengen nikahin ayah dan gantiin bunda lana kita ya,,wah ternyata cantik cantik mata duitan juga ya" mereka tertawa tanpa takut sama sekali, karena mereka tau kalau bunda dan ayah mereka sekarang sudah sampai di tempat mereka di sekap.


"Diam dan turup mulut kalian" emosi sesil langsung bejalan menghampiri si kembar dan ingin menampar anak anak kecil itu.


Baru saja tangan nya terangkat dan akan terayun,, tiba tiba tangan nya di pegang oleh seseorang beriringan dengan ada nya suara gaduh dari luar .


"Coba saja kalau kau berani menyakiti anak anak ku aku akan membuat mu menyesal perempuan ******." Ucap lana dan langsung menampar balik pipi sesil.


Tentu saja itu membuat sesil sangat kaget dengan kedatangan lana , dia melihat ke arah anak buah nya yang sudah berlutut tak berdaya dan sudah di lumpuh kan oleh orang orang nya lana.


"Rupa nya kau tidak pernah kapok ya mengganggu keluarga ku" ucap vindra yang sudah ada juga di dalam ruangan itu.


"Vin,, vindra" ucap nya terbata.


"Kali ini aku tidak akan memaafkan mu sesil, kamu susah melibat kan anak anak ku , aku tidak akan segan lagi memenjarakan mu" ucap Vindra lagi.


Belom siap sesil menjawab, rupa nya tangan nya sudah dibpegang oleh beberapa oeang berseragam polisi.

__ADS_1


" Tidak ,aku tidak mau"ucap sesil meronta minta di lepas.


"Bawa dia pak" ucap vindra.


Polisi pun menuruti dan langsung membawa nya keluar, sebelum sampai di luar rupa nya sesil di kejut kan oleh kedatangan ke dua orang tua nya.


Mama nya yang melihat sesil di giring polisi menangis di samping papa nya.


"Pa tolong sesil, sesil gak salah pa" ucap sesil memohon kepada papa nya.


"Kamu sudah kelewat batas sesil. Kali ini aku tidak bisa lagi membantu mu, pertanggung jawab kan apa yang sudah kamu perbuat" ucap papa sesil lagi dam kemudian berlalu tanpa menghiraukan teriakan sesil lagi..


****


"Kalian berdua baik baik saja?" Tanya lana kepada si kembar.


Anak anak itu mengangguk dan tersenyum.


Lana dan Vindra memeluk anak nya dengan sayang. Air mata lana tak bisa di bendung , dia sangat bersyukur bisa secepat nya menyelamat kan dan menemukan anak anak nya.


Saat sedang ada rapat tadi di kantor, tiba tiba ponsel lana berbunyi, dia melihat ponsel nya sekilas, rupa nya itu dari sopir yang menjemput si kembar pulang sekolah, lana meminta izin sebentar untuk mengangkat telfon kepada karyawan nya.untung saja hanya rapat bulanan saja tang biasa mereka lakukan di akhir bulan.


Saat lana mengangkat telfon terdengar lah suara sopir nya yang sesikit mengerang menahan sakit.


"Halo pak, loh bapak kenapa?" Tanya lana heran.


" Maaf bu,, saya mau mengabar kan kalo si kembar di culik" ucap pak sopir itu.


"Apa? Yang benar saja pak?" Tanya lana tak percaya. Dia sangat syok dan kaget sekali


"Iya bu,, " lalu pak sopir itu menceritakan dengan singkat kronologi penculikan itu sampai dia di buat babak belur di hajar para penculik itu


Selesai menelfon pak ali, lana langsung menghubungi Vindra dan mengabar kan anak anak mereka di culik, vindra juga sama kaget dan syok nya dengan lana. Akhir nya vindra meminta lana untuk menunggu dan mereka sama sama akan mencari zoey dan zoya..


Tak menunggu lama, mobil yang di kendarai Vindra sudah sampai di depan kantor lana, lana yang memang sudah menunggu langsung saja masuk ke mobil .

__ADS_1


Setelah lana masuk mobil, vindra mulai mengendarai mobil nya lagi dengan kecepatan tinggi, karena dia sangat khawatir dengan si kembar.


Mereka langsung menuju lokasi yang di kirim pak ali tadi..


Belom lagi sampai di tempat itu tiba tiba ponsel vindra berdering. Karena vindra sedang menyetir, dia meminta lana untuk mengangkat telfon itu .


" Ini dari sesil" ucap lana. Kening vindra berkerut, sudah lumayan lama, ada apa tiba tiba sesil menghubungi nya kembali.


" Coba kamu angkat aja" ucap vindra. Lana mengangguk dan mengangkat telfon itu, tak lupa mengaktifkan speker nya biar terdengar oleh vindra.


"Hay vindra sayang gimana kabar kamu, sudah lama, pasti kamu kangen ya sama aku" ucap sesil tanpa malu malu lagi bicara seperti itu.


"Aku sangat sibuk dan buru buru ada apa kamu menghibungi ku" jawab vindra tak suka dengan telfon sesil.. sementara lana hanya diam dan menahan geram serta kesal nya.


"Loh kenapa buru buru. Aku ada kejutan loh buat kamu, "ucap sesil lagi.


"Aku tak butuh, kalau tak ada hal penting yang di bicarakan saya akan menutup telfon nya" ucap vindra


"Aku yakin kamu sangat butuh dengan kejutan ku ini .kamu sekarang pasti sedang buru buru mencari anak kembar mu kan?" Tanya sesil.


"Dari mana kamu tau?" Tanya vindra.


"Hahaha ya tau lah, mereka sedang sama aku kok." Jawab sesil dengan di iringi tawa nya.


"Apa? Jadi kamu yang menculik anak anak ku" kali ini lana yang menjawab


" Ya aku yang menculik anak anak mu wanita kampung" bentak sesil tak suka, karena yang menjawab ucapan nya bukan vindra melain kan lana.


" Cepat kata kan, di mana anak anak ku" desak lana.


"Aku akan mengatakan nya tapi dengan satu syarat" ucap sesil mencoba bernegosiasi.


" Apa? Cepat kata kan" lana sudah tak sabar


"Aku ingin vindra menikahi ku""

__ADS_1


__ADS_2