
''Ibu nya Riko bersekongkol dengan Azila serta ibu nya untuk melenyapkan mu. karna mereka sudah mulai curiga bahwa kamu pemilik Mall tempat Azila bekerja. mereka ingin waktu itu kamu tidak memiliki siapa siapa. jadi mereka yakin bisa mendapatkan harta mu.
Apa lagi dengan bibi Rina merupakan sudara ibu mu, jadi mereka bisa mendapatkan nya dengan mudah '' jeda nya.
''Oleh karena itu mereka membayarku untuk menculik mu,''
''Jadi mereka sebenar nya sudah saling kenal?''
''Ya, dan soal penculikan anak adopsi mu. itu juga suruhan mereka. karna mereka tau kau menyayangi anak itu. maka nya mereka ingin kau menderita kehilangan anak itu. ''
''Dari mana mereka tau aku mengadopsi Dirga?"
"Karna aku yang meletakkan bayi itu di depan rumah mu."
"A ,,,apa? jadi!"
"Ya, bayi itu merupakan anak Azila, ibu nya menyuruhku membuang bayi itu di depan rumah mu"
"Benar benar keterlaluan.
padahal Dirga kan cucu nya sendiri, tega tega nya dia membuang cucu nya" geram Rega .
Lana sebenarnya sudah tau akan hal itu, jadi dia tidak kaget lagi.
''Jadi sekarang ibu nya Riko ada di sini?''
''Ya'' .
Setelah orang itu mengungkapkan fakta yang sebenarnya, anak buah Lana dan Rega bergegas mencari keberadaan ibu nya Riko dan adik nya .
Hari itu juga mereka langsung di temukan dan di bawa ke markas tempat Alana sekarang.
''Brengsek lepaskan'' ucap ibu Riko meronta.tapi tak di hiraukan oleh siapa pun. mereka berdua di suruh berlutut di hadapan Lana.
''Diam, atau kami akan menghajar mu''
ibu Riko langsung terdiam mrndengar ancaman dari anak buah Lana.
''Apa kabar ma'' ucap Lana.
''Puih. aku bukan mama mu'' ucap nya sambil meludah ke arah Lana. Tapi Lana tidak menghiraukannya.
''Jadi kalian berdua yang menjadi dalang kebakaran di Villa ku?''
''Iya ,memang aku. Perempuan tak tau diri. kalau bukan kami yang nenampungmu, kau mungkin sudah menjadi gembel di jalan. Sekarang kau berani memasuk kan anak ku Riko ke penjara dasar perempuan tak tau untung ,Aku akan membalas mu'' ucap nya melototi Lana.
__ADS_1
''O ya?, kau pikir aku takut dengan ancaman mu ? jangan mimpi. ingat baik baik bu, jika kau berani macam macam lagi dengan ku. aku sendiri yang akan mematahkan tulang tulang tua mu itu'' ucap Lana tanpa basa basi lagi.
''Segera urus mereka berdua'' ucap Lana pada anak buah nya.
Lana sengaja tidak membawa penjahat penjahat itu ke kantor polisi, karna dia tau, di penjara pun mereka pasti tidak akan jera. Jadi Lana memutuskan akan menahan mereka di sini sampai mereka sendiri menyerah dengan kejahatan nya.
Dan tentu nya di sini lebih kejam dari penjara sungguhan.
Lana sudah tidak mau ambil pusing lagi dengan mereka, tujuan nya sekarang membina keluarga dan anak anak nya.
Setelah urusan nya di sana selesai, Lana dan Rega kembali ke Villa dan bersiap siap berangkat kembali ke rumah nya di kota.
Rega sebenarnya masih penasaran dengan siapa sebenar nya Alana. Jadi di perjalana pulang dia langsung menanyakan hal tersebut kepada Lana.
''Lan, sebenarnya orang orang yang tadi membantu mu siapa?"
Lana seperti agak enggan menjawab untuk saat ini.
"Untuk sekarang aku belom bisa cerita, tapi aku janji aku akan memberi tahu kan pada mu secepat nya, tapi aku harap kamu jangan memberi tahu kan hal ini kepada Vindra dan orang lain, cukup hanya kamu saja untuk saat ini"
pinta Lana.
Baik lah jika itu maumu" ucap Rega dan kembali fokus menyetir. .
Esok nya Lana sampai di rumah nya sudah jam Lima sore, anak anak nya menyambut dengan sangat riang .
"Bunda, kami kangen,bunda terlalu lama pergi nya" ucap si kembar.
"Iya maafin bunda ya sayang,setelah ini bunda janji akan mengajak kalian liburan" hibur Lana.
Mereka bertiga bersorak dengan riang.
Malam nya baru lah Vindra pulang dari kantor nya,dia kelihatan sangat lelah sekali karna harus lembur hari ini,dan dia tidak tau dengan ke pulangan istri nya hari ini.
Dengan wajah lesu Vindra melangkah ke kamar nya, di kamar terlihat sangat gelap sekali, Vindra berusaha mencari kontak lampu di dinding, setelah ketemu dia langsung menghidup kan nya..
"Hay sayang,,," ucap Lana tiba tiba setelah lampu hidup.
Vindra sangat syok dengan ke hadiran istri nya di kamar mereka.
"Ini benaran kamu Lana?" ucap nya tak percaya, dia mengucek mata nya beberapa kali, tapi penglihatan nya tetap sama.
Di atas tempat tidur istri nya duduk dengan sangat manis, Lana sengaja tidak memberi tahu kepulangan nya kepada Vindra untuk memberikan nya kejutan.
Melihat ekspresi suami nya, Lana sangat senang sekali bisa membuat suami nya syok.
__ADS_1
perlahan dia turun dari tempat tidur dan menghampiri Vindra.
"Sayang, kok ekspresi nya gitu? gak senang ya aku pulang?" tanya nya pura pura merajuk.
Dengan cepat Vindra menggeleng dan bergegas memeluk istrinya dengan erat, dia melepaskna segala kerinduan nya karna tidak bertemu dengan Lana beberapa hari ini.
"Bukan gitu sayaang, aku sangat senang kamu sudah pulang, aku hanya syok tiba tiba kamu sudah di rumah, tanpa mengabari ku" ucap Vindra .
Lana membalas pelukan suami nya dengan sayang.
"Iya aku sengaja ingin memberikan kejutan pada mu, sekalian me wanti wanti kalau kalau kamu bawa perempuan lain masuk ke sini, jadi aku bisa tau" ucap Lana bercanda .
"Enak saja, punya istri satu aja yang cantik nya begini gak habis habis, buat apa lagi yang lain" ucap Vindra. Lana tersenyum mendengar nya.
"Gombal ,,,"
"Beneran sayang, aku gak bohong"
"Makasi ya ga, udah setia menemani ku dalam segala hal" ucap Lana.
"Harus nya aku yang berterima kasih karna sudah bisa memiliki kamu dan di beri anugrah terindah dengan ke tiga bocil kita" ucap Vindra lagi.
Setelah mengurai pelukan mereka, Vindra bergegas kekamar mandi untuk membersihkan diri nya, dan Lana pun menyiapkan makan malam untuk mereka berdua.
Lana sengaja makan sedikit tadi bersama anak anak nya agar bisa menemani dan makan malam kembali bersama suami nya tercinta.
Keluar dari kamar mandi, Vindra di suguhkan dengan pemandangan kamar yang berbeda.
Lampu kamar sengaja di matikan dan di gantikan dengan cahaya lilin warna warni, entah kapan Lana menyiap kan ini semua, padahal seingat nya tadi pas pulang dan masuk ke kamar mandi, kamar ini biasa bias aja, tapi kenpa sekarang tampilan nya berubah.
Vindra tak habis pikir mempunyai istri ajaib seperti Lana, Bahkan makanan pun sudah tersedia di sana dengan suasana yang sangat romantis.
Vindra memutar mencari keberadaan Lana ,tapi sekeliling tidak di temukan istri nya.
Tiba tiba ada tangan yang memeluk nya dari belakang. dan ternyata istri nya. segera dia memutar badan ke arah istri nya.
Istri nya yang sekarang tampil beda dari yang tadi, sangat cantik dan Alami apalagi memakai pakaian yang sangat Vindra suka, seketika sesuatu dalan siri Vindra bergejolak, dia langsung memeluk istri nya erat.
''Kamu sengaja ya?'' tanya Vindra
"Sengaja apa?" Lana bertanya malu malu.
"Memancing ku" suara Vindra sudah mulai serak. buru buru Lana menghentikan kegiatan Vindra.
"Sayang ayo makan dulu, nanti di lanjutkan" ucap Lana dan bergegas menuju makanan yang sudah di hidang kan.
__ADS_1
Malam ini mereka makan dengan romantis...
******