Pembalasan Perselingkuhan Suami Ku

Pembalasan Perselingkuhan Suami Ku
part 59 Pov Lita dan Rega


__ADS_3

''Makasi ya Lit, sudah bantuin gue tadi dari Sesil''


ucap Vindra setelah mereka di dalam mobil menuju kantor.


''Sama sama Vin, tenang aja, perempuan kayak Sesil mah kecil buat gue, '' jawab Lita .


''Iya deh, tapi menghadapi Rega kok lo ciut sih?'' Vindra mulai menjahili Lita.


''Itu beda lagi cerita nya, lagian siapa yang ciut menghadapi tikus kayak Rega sih?'' sewot Lita.


''Buktinya, sekarang lo gak mau ketemu Rega, lo lagi ada masalah sama dia ya?'' tanya Vindra lagi.


''Gak ada, biasa aja sih, gue lagi malas ketemu dia''


''Ya udah sih kalo lo gak mau cerita''


Vindra pun memarkirkan mobil nya setelah sampai di parkiran kantor mereka.


Lita dan Vindra turun dan langsung masuk ke kantor.


Di loby mereka bertemu dengan Rega, yang kebetulan dari tadi Rega sengaja datang dan menunggu Lita.


''Kan baru saja di bilangin udah nongol aja tu anak'' ucap Vindra.


''Heh ngapain lo jam segini di kantor gue?''


''Nah loh kemana aja sih, kok dari tadi di tungguin gak datang datang, di telfon juga gak di angkat angkat '' tanya Rega tanpa menjawab pertanyaan Vindra.


''Kebiasaan lo ya, di tanya lain malah jawab lain, balik nanya pula'' sewot Vindra.


Lita yang dari tadi mengikuti Vindra tidak bicara seatah kata pun.


''Lit , lo kenapa diam. Usir tuh pacar lo di kantor sini, '' ucap Vindra menghadap Lita.


Lita cuma mengangkat bahu tak menghiraukan Vindra dan Rega.


''Loh loh kok di tinggal, gue bos lo nih lagi ngomong''


''Tau ah, urus sendiri'' lita langsung masuk ke lift.


''Lit ,Lita,, '' teriak Rega.


Rega berlarian mengejar Lita dan untung nya pintu lift belom tertutup, jadi masih sempat untuk masuk .


Tanpa menghiraukan Vindra lagi, dan meninggal kan Vindra sendirian di loby.


Vindra yang melihat tingkah dua orang itu geleng geleng kepala.


Vindra sebenar nya juga ingin masuk ke lift, tapi karena pintu lift sudah keburu tertutup,Vindra terpaksa menunggu lift berikut nya untuk naik ke lantai atas menuju ruangan nya.


Setelah naik dan sampai ke lantai atas, Vindra berjalan menuju ruangan nya. Sebelum sampai ke ruangan nya, dia melewati meja sekretaris nya yaitu Lita terlebih dahulu.


Karena meja sekretaris berada tepat di depan pintu masuk ke ruangan Direktur utama.

__ADS_1


''Kalian berdua keterlaluan .Ninggalin gue sendirian di loby '' ucap Vindra kesal.


Belom sempat dia melanjutkan omongan nya,,


''Diam.'' ucap Lita dan Rega bersamaan, dan mereka menatap ke arah Vindra dengan garang.


Vindra sampai kaget di buat nya .Lita dan Rega kompak membentak nya.


Ada apa dengan mereka, ucap nya dalam hati.


Vindra tak lagi melanjutkan ucapannya, dia langsung pergi dari hadapan Rega dan Lita.


Sementara itu, Rega masih sibuk membujuk Lita untuk tak lagi merajuk pada nya.


''Lita Aku beneran gak bohong sama kamu, kamu boleh nanya sama Alana deh. Aku gak pernah genit genit sama perempuan lain'' ucap Rega memelas.


''Terserah lo deh, mau ngomong apa, gak ada urusan sama gue '' cuek Lita.


Jangan ngomong gitu dong Lit, kamu jangan merajuk dong '' rayu Rega.


''Ngapain gue merajuk sama lo, emang gue siapa lo ?'' Lita masih saja cuek dan jutek. Padahal di dalam hati sebenar nya dia suka di bujuk seperti ini oleh Rega.


Dia sengaja bersikap begitu agar Rega mau ungkapin perasaan nya pada Lita dan jujur pada nya.


Mendengar jawaban Lita yang jutek dan bersikap cuek membuat Rega kelimpungan kehabisan akal dan mati kutu untuk membujuk Lita.


''Lita kamu kenapa? jujur aku bingung harus gimana, aku minta maaf kalau aku berbuat salah sama kamu'' Lita diam saja dan masih pura pura sibuk dengan kegiatan nya, tanpa menghiraukan Rega yang sedang duduk dengan wajah yang sangat memelas di depan nya.


Dari dalam ruangan nya, Vindra yang mendengar Rega membujuk Lita hampir saja tertawa besar.


Selama ini Hidup Rega hanya monoton dan cuma bekerja dan bekerja, baru pada Lita dia berbuat demikian.


Tapi Vindra tak jadi menelfon istrinya, dia pikir lebih baik nanti saja memberi tahu Lana saat mereka nanti ketemu langsung bersama Lita atau Rega.


Pasti lucu nanti meledek mereka bersama Lana.


Karena sudah terlalu lama Rega mengganggu Lita, Vindra menelfon Lita melalui interkom ,


''Lit, mau sampai kapan pacar kamu di sana gangguin kamu, dia gak ada kerjaan lain ya, ini masih jam kerja, kalau dia masih belom pergi , jangan salah kan saya jika nanti gaji kamu saya potong '' ucap Rega.


''Baik pak '' ucap Lita dan mematikan sambungan telfon secara sepihak.


''Lo dengar gak ,sekarang mending lo kembali ke kantor lo deh, jangan ganggu gue''


''Tapi Lit ''


''Gak ada tapi tapian, gue gak mau gaji gue ntar di potong gara gara lo,''


Mau tak mau Rega terapaksa pergi dari kantor Vindra karena memang sebenar nya pekerjaan nya sedang menunggu.


Dia sengaja ketemu Lita terlebih dahulu dan meninggalkan pekerjaan nya demi mendapatkan perhatian Lita lagi.


Malam nya Rega mendatangi rumah Lita, dia tak tenang jika masalah nya dan Lita belom kelar .

__ADS_1


Hati dan Cinta Lita belom kelar, malah timbul masalah baru, jadi dia berjuang buat dapatkan hati Lita lagi.


Sampai di depan rumah Lita, Rega mengetok pintu.


'tok tok '. tak lama menunggu pintu rumah Lita pun di buka.


Lita sedikit terkejut dengan kedatangan Rega yang Tiba tiba.


''Ngapain lo kesini? '' ucap nya jutek.


''Ada tamu tu di suruh masuk dulu di bikinin minum baru di tanya'' ucap Rega tak tau diri dan nyelonong saja masuk ke dalam rumah Lita, tanpa izin terlebih dahulu.


''Eh eh,, ngapain lo masuk ke rumah gue, gue kan belom ngizinin'' ucap Lita tak terima.


''Jangan kan kerumah , bentar lagi juga aku masuk ke hati kamu'' ucap Rega dan langsung duduk di sofa di ruang tamu Lita..


Mau tak mau Lita terpaksa ke dapur dan membuatkan minum untuk Rega, setelah itu baru dia kembali ke ruang tamu .


Rega tersenyum melihat tingkah Lita yang masih sangat jutek pada nya.


''Niih minum, habis tu pulang sana '' usir Lita, dia meletakkan minum dan duduk di sofa si seberang Rega.


''Ih baru juga nyampe udah di usir, sama tamu gak boleh jutek jutek gitu ,nanti cantik nya hilang.'' Lita diam saja .


''Lit, jangan ngambek gini dong, aku beneran gak nyaman nih'' ucap Rega.


''Siapa yang ngambek, gue biasa aja tuh '' ucap Lita dan gak mau menatap Rega.


Melihat sikap Lita yang masih saja cuek. Rega tiba tiba berdiri, dia berjalan menuju sofa tempat Lita duduk.


''Mau ngapain lo?'' ucap Lita kaget melihat Rega ikutan duduk di dekat nya.


Rega menghadap ke arah Lita.


''Lita, kamu jangan gini dong Lit, masa cinta kamu belom di dapat, tapi kamu udah keburu marah marah dan ngambek gini '' ucap Rega memelas, dan mengambil kedua tangan Lita.


Lita ingin menarik tangan nya,tapi di genggam erat oleh Rega.


Lita merasa mukanya sangat merah dengan perubahan sikap Rega seperti ini, jantungnya deg degan tak karuan.


''Lit, liat mata ku, kamu gak ngerasain kalo aku tu sayang sama kamu, aku gak bisa di cuekin begini, aku gak bisa liat kamu jutek dan marah marah begini, kamu tau gak aku tu sayang sama kamu'' ucap Rega.


Mendengar ucapan Rega muka Lita semakin memerah, dia sangat senang.


''Aku juga sayang sama kamu ga'' ucap Lita tanpa sadar.


*****


Terima kasih masih setia baca Novel ku ya. hari ini kita selipin cerita tentang Rega dan Lita dulu ya.


Tetap setia menunggu up selanjut nya ya teman teman.


salam sayang dari author..

__ADS_1


;D


__ADS_2