
Hingga memasuki usia kepala tiga seperti sekarang ini baru lah dia merasakan menyukai seseorang dan merasakan kenyamanan setelah bertemu dengan Rega.
Jadi wajar dia masih ragu untuk mengungkapkan perasaan nya, dia takut di permainkan dan kecewa nanti nya .
Maka nya dia belom berani untuk mengungkap kan isi hati nya itu.
Melihat keraguan di mata Lita. Rega berusaha untuk meyakin kan diri .
''Lita, kamu gak perlu takut dan ragu sama aku. Aku tulus suka dan sayang sama kamu.aku gak bisa berjanji, tapi aku akan berusaha untuk menjadi yang terbaik buat kamu. Kamu gak perlu ragu kalau aku akan mempermainkan kamu, karena di usia ku yang sekarang bukan waktu nya untuk main main lagi.Aku bener bener berharap kita berjodoh.Dan aku mau kamu perempuan pertama dan terakhir yang akan menjandi pendamping hidup ku kelak.
Mendengar ucapan Rega, Lita merasa terssnjung dan senang.
Setelah berpikir beberapa lama, akhir nya Lita membuka diri dan mencoba mengungkap kan isi hati dan perasaan nya pada Rega.
''Aku tau ga, tapi aku masih takut'' Rega mendengar kan Lita. dan Lita mrlanjutkan perkataan nya.
''Aku takut kecewa ga.karena ini pertama kali nya buat aku . dan aku belom siap untuk hal itu'' aku nya.
Rega terkejut mendengar pengakuan Lita, dia tidak menyangka dia orang pertama yang Lita suka. Tapi dia juga sangat senang dengan semua itu.
''Aku akan berusaha sepenuh hati untuk menjadi yang terbaik buat kamu Lita.Karna di usia ku yang sekarang sudah bukan waktu nya untuk bermain main lagi'' Rega terus berusaha meyakinkan Lita dan meluluh kan hati lita.
Karena memang dia sudah ingin menikah.Apalagi Lita mrrupakan wanita idaman nya dan yang terpenting dia mencintai nya..
Rega menyukai Lita bukan cuma karna kecantikan nya saja, tapi kesederhanaan dan apa adanya Lita lah yang membuat nya jatuh hati.
"Kamu takin ga gak bakal mengecewakan aku" tanya Lita lagi.
Rega menatap mata Lita lekat lekat.
"Kamu liat mata ku Lita, apa di mata ku ada tanda tanda kebohongan di sana"
Lita menatap mata Rega mencoba mencari kebenran nya, tapi yang dia liht hanya kejujuran.
Lita pun menggeleng.
" Seperti yang aku bilang sebelum nya, Aku gak bisa janji, tapi aku akan berusaha sebaik mungkin untuk menjadi yang terbaik buat kamu, dan kamu bisa pegang kata kata ku."
__ADS_1
Setelah menimbang dan berpikir dengan matang Lita pun memutus kan menerim Rega.
"Baik lah ,mari kita coba" ucap Lita.
"Kamu beneran?" tanya Rega setengah tak percaya.
Rega sangat antusias sekali dan sangat senang.
Untuk membuat nya tambah yakin dia pun bertanya kembali ke pada Lita.
''Coba kamu ulangi sekali lagi.''
Lita mengangguk
''Iya mari kita coba, ayo kita pacaran'' ucap Lita sedikit malu malu.
Hampir saja Rega berteriak karna senang, untung dia cepat sadar ,akan tetapi di memeluk Lita dengan sangat bahagia.
Lita merasa geli melihat tingkah kekasih baru nya itu. sekaligus deg degan, karna baru kali ini dia di peluk oleh seorang kekasih.
''Makasih ya Lit, aku sangat senang dan bahagia sekali,'' ucap Rega tanpa mengurai pelukan nya terhadap Lita.
Jiwa Lita sedang berkelana entah kemana.Dengan terpaksa karyawan tersebut memanggil Lita dengan sedikit keras agar Lita kembali ke dunia nyata.
''Mbak, mbak Lita, ''panggil nya lebih keras lagi. Kali ini hampir setengah berteriak.
''Iya'' jawab Lita terkejut dan kaget bukan kepalang.
''Maaf mbak, saya terpaksa sedikit berteriak, karna dari tadi mbak saya panggil panggil tapi diam aja, hayo,,, mbak lagi melamun ya. melamunkan apa sih mbak?'' tanya karyawan perempuan itu kepo.
''Kepo, ya sudah kamu mau ngapain kesini?'' bukan nya memberi jawaban yang di inginkan Lita malah bertanya balik apa tujuan teman kerja nya itu datang ke meja nya.
Wanita itu sedikit cemberut, karena tidak mendapatkan jawaban apa apa dari Lita, kalo Lita cerita kan dia nanti bakal dapat bahan buat ngerumpi dengan sesama karyawan lain.
''O iya hampir lupa, mbak saya ke sini ngantar berkas yang harus mbak periksa dan harus di tanda tangani oleh si bos hari ini juga, nanti kalo udah selesai saya jemput lagi ya mbak, makasih dan maaf sebelum nya.'' Lita menerima brrkas tersebut dan memeriksa nya.
''Ya sudah kalo gitu sya kembali kerja lagi ya mbak,'' wanita itu pun pamit dan segera berlalu dari hadapan Lita.
__ADS_1
Setelah selesai memeriksa berkas itu Lita bangkit dari tempat duduk nya dan melangkah masuk ke ruangan Vindra sambil membawa berkas yang tdi di periksa nya.
''Permisi pak, saya mau ngantar berkas ini untuk bapak tanda tangani'' ucap Lita tanpa menengok kedepan, dia sibuk menutup Pintu.
Selesai menutup pintu Lita kembali menghadap Vindra untuk mengantar kan berkas yang ad ditangan nya.
''Loh Lana lo kok ada di sini. kapan nyampe nya?'' tanya Lita yang kaget dengan kehadiran Lana di ruangan Vindra.
''Lo gak tau Lit kalo Lana di sini, bukan ny tadi Lana lewat depan lo ya??'' tanya Vindra . Lita hanya menggeleng dengan malu karna dia dari tadi sibuk bengong dan melamun.
''Aku udah manggil manggil kamu dari tadi lo Lit, tapi kamu gak menjawab, ya udah aku masuk aja.kamu keliatan melamun dari tadi. kamu kenapa? ada masalah ??'' tanya Lana pura pura gak tau.
dengan cepat Lita menggeleng.
''Gak kok gak ada masalah apa apa '' jawab nya gugup.
''Masa sih ? ''
''O... mungkin dia sibuk melamun kali yank, pasti lgi melamunin Rega ya'' ucap Vindra menimpali.
''Gak kok kata siapa??'' Lita menjawab sedikit ngegas.
''Ini bukti nya lo gak fokus kerja, dari tadi melamun terus, padahal kemaren gak begini. Jangan jangan lo di pelet lagi sama si Rega''
''Masa sih yank?'' Lana yang gak tau pun akhir nya kepo juga.Vindra mengangguk dengan sangat antusias sekali.
''Kemaren dia biasa biasa aja yank,cuma. hari ini aja yang kelihatan beda''
''Oh, apa jangan jangan terjadi sesuatu kali yank semalam '' tebak Lana.
Lit yang mendengar pasangan suami istri itu sedang membicarakan nya di depan dia sendiri pun malu .
Lana iseng melihat reaksi Lita ,dia tersenyum senang karena sekarang muka Lita yang biasa nya putih sekarang berubah menjadi merah, semerah tomat.
''O,,, atau jangan jangan tadi pagi, soal nya Rega datang ke kantor nya juga telat, padahal biasa nya selalu on time gak pernah ngaret'' tambah Lana.
***
__ADS_1
.