
Setelah pulang dari kampus alisa langsung membersihkan dirinya dan berdiri sambil menikmati pemandangan sore hari dari jendela kamarnya. Alisa kaget sebuah tangan kekar melingkar lembut di pinggangnya.
" mas sudah pulang, kok aku ngak dengar mas masuk." tanya alisa pada suaminya
" gimana mau dengar, orang istri mas ini lagi sibuk dengan lamunannya." sahut mas fian
" alisa ngak melamun kok mas, cuma menikmati keindahan sore aja." jelas alisa
" iya mas tau kok dek, gimana skripsinya udah selesai. " tanya mas fian
" dikit lagi mas, tinggal daftar pustakanya habis itu di serahin deh. " ucap alisa
" syukurlah dek, mudah-mudahan semua berjalan lancar. "
" aamiin. " ucap alisa.
*****
" Alhamdulillah selesai juga semua. " ucapku setelah menyelesaikan skripsi ku
" sepi juga ya ngak ada mas fian, jadi kangen." monolog ku
Aku meraih ponselku dan mencari kontak mas fian dan langsung menghubunginya.
Tut.. Tut.....
" hallo, assalamualaikum adek. " salam mas fian begitu panggilan terhubung
" waalaikumsalam mas," jawabku
" tumben nelpon, kangen ya sama mas?"
" iihh mas GR deh."
" kalau bukan kangen kenapa kamu nelpon mas?" tanya mas fian
" ya adek mau denger suara mas aja, mas ngak sibuk kan?" tanya ku
" hahaha, itu namanya kangen adek, ngak kok mas ngak sibuk. " jawabnya
" iya deh adek kangen." jawabku pasrah
__ADS_1
" oh ya mas, kapan mas mau kesini sama alisa? "
" inshaallah lusa dek, ngak enak sama ayah dan bunda kalau buru-buru. "
" iya juga ya mas,"
" alisa mana mas? " tanya ku
" lagi bantuin bunda masak dek di dapur."
" ooohh, udah dulu ya mas adek mau mandi dulu, assalamualaikum. " akhir ku
" waalaikumsalam." jawab mas fian dan menutup teleponnya.
*****
Fika berjalan ditaman yang ada di dekat rumahnya." ya allah kuatkan hatiku menerima semua ini, dan luluhkanlah hati alisa untuk bisa memaafkan aku. " batinnya.
Brakk
Fika tersadar dari lamunannya setelah menyadari kalau dia menabrak seseorang.
" maaf saya tidak sengaja." ucap fika sambil melihat laki-laki itu
" kak rian. " teriak fika menatap laki-laki di depannya
" hy fika, apa kabar?" ucap laki-laki itu santai
" Alhamdulillah aku baik kakak sendiri? " tanya fika
" Alhamdulillah ka, aku baik juga."
" syukurlah, btw kak masih lanjut S2?"
" ngak ka, sekarang aku bekerja di perusahaan peninggalan orang tua aku." ucapnya santai
" orang tua kak dah meninggal, maaf kak fika ngak tau. " ucapnya merasa bersalah
" iya tidak masalah kok," sahut laki-laki bernama rian itu
" oh ya ka, kakak kamu kenal sally ngak? "
__ADS_1
" yang satu kampus sama kita dulu? " tanya fika
" iya." jawabnya
" kenal kak, sally wanita yang sangat baik kak, sabar, pemaaf dan juga selalu menjaga kehormatannya. " ucap fika mengagumiku
" iya fika, sikapnya itu lah yang membuatku ingin meminangnya menjadi istriku." batin rian
" kak," ucap fika sambil melambaikan tangannya di depan rian
" iya ka, maaf. " ucap rian tersadar dari lamunannya
" kok diam sih kak, ada yang salah dengan perkataan ku? "
" ngak ada yang salah, ya sudah kalau begitu kak permisi ya, assalamualaikum." akhir rian
" waalaikumsalam kak." jawab fika.
" bantu hamba mencari alamatnya ya allah, ridhoilah niat hamba untuk menjaga dan menjadikannya sebagai bidadari surgaku. Aamiin." batin rian
*****
Setelah mengganti pakaian dengan piama panjang alisa membaringkan tubuhnya di samping suaminya. Mas fian yang menyadari alisa disampingnya segera meletakkan ponselnya dan berbalik menghadap sang istri.
" adek," sapa mas fian
" iya mas,"
" udah ngantuk ya?" tanyanya ragu
" ngak kok mas, ada apa?" sahut alisa
" apa bisa mas meminta hak mas malam ini?" ucap mas fian sambil menatap istrinya
Alisa terdiam dengan pipi yang mulai memerah mendengar permintaan suaminya
" kalau adek belum siap mas ngak akan maksa adek kok, ya sudah adek tidur ya biar besok pagi lebih segar. " ucap mas fian lembut
" mas, adek siap kapan pun mas menginginkan adek. Adek tidak punya hak menolak permintaan suami adek, apalagi itu menyangkut kewajiban adek. " ucap alisa menatap suaminya
" terima kasih adek, mas beruntung memiliki istri yang sholehah seperti kamu." ucap mas fian yang di balas senyumanan oleh alisa.
__ADS_1
Setelah membaca doa mas fian mencium kening istrinya memulai kegiataan mereka. Kini keduanya terhanyut dalam kemesraan yang di penuhi kebahagiaan.
# selamat membaca semoga kalian tidak bosan dengan ceritaku ya, jangan lupa komentar dan like juga sahabat.....