
Keadaan sudah kembali normal, mas fian dan yang lainnya juga sudah pulang kerumah mereka masing-masing. Kini tingga aku, kak rey dan asisten serta pengawal rumah ini. Setelah kejadian penculikan ku kemarin kak rey memperketat penjagaan rumah ini dan dia juga menunjuk bagas menjadi pengawal pribadiku.
Kemampuan bagas memang tidak di ragukan lagi, selain sebagai pengawal ia juga sangat handal dalam mengemudi itu lah sebabnya kak rey memintanya menjadi pengawal pribadi ku.
" kak, apa ini tidak terlalu berlebihan. Fikri kan sudah di tangkap tidak ada yang akan mencelakai aku lagi kok." ucap ku tanpa melihat kak rey.
Kak rey membalik badanku menghadapnya.
" aku cuma waspada sal, aku nggak mau hal kemarin terulang lagi." balasnya sambil menatapku.
" maafkan aku kak.... "
" aku yang harus minta maaf, aku nggak bisa jagain istri ku sendiri..." sesal kak rey.
" udah ya nggak usah di bahas lagi, lebih baik kita turun sekarang aku lapar.... " ucap ku.
" ya sudah yuk... " balas kak rey.
Sesampainya di meja makan aku mengambil nasi untuk kak rey terlebih dahulu, setelah selesai baru aku mengambil bagian ku.
" kak, kenapa badan kakak jadi kurus gini... " tanya ku memperhatikan tubuh kak rey.
" aku nggak papa kok, biasanya juga gini kan...." balas kak rey terus fokus dengan makanannya.
" gimana nggak kurus nyonya, semenjak nyonya di culik tuan susah sekali untuk makan... " sambung bi inah.
" bik......, apa-apaan sih...." ucap kak rey.
" yang benar bik...? " tanya ku.
" iya nyonya...., sampai-sampai saya bu......" ucap bi inah namun kak rey segera menutup mulut bi inah dengan tangannya.
" bi jangan buat aku malu dong...." bisik kak rey.
__ADS_1
" sampai apa bik...? " tanya ku.
" nggak ada sal, bi inah cuma bercanda...., iya kan bi.... " ucap kak rey melepaskan tangannya.
" iya nyonya...., saya kebelakang dulu." ucap bi inah sambil menahan tawanya.
" tuan....tuan, pas orangnya di depan mata anda cuek sekali, tapi pas dia jauh anda setengah mati merindukannya...., dasar anak muda... "
******
Setelah kembali ke perusahaannya kak rian merasa banyak yang berubah, namun rasa bangga terbesit di benaknya melihat semua karyawannya yang semakin rajin dan sangat profesional.
" selamat pagi pak...." sapa seorang karyawan.
" pagi, apa fika sudah datang...?" tanya kak rian.
" sudah pak, buk fika selalu datang lebih awal pak..." ucapnya.
" sama-sama pak." balas karyawan itu dan kembali bekerja.
" pantas saja semua karyawan jadi disiplin..., atasan mereka sangat on time. "
" Assalamualaikum..." ucap kak rian setelah tiba di ruangan fika.
Beberapa menit kak rian menunggu namun tidak ada yang menjawab salamnya. Ia mengucapkannya sekali lagi namun tetap sama, akhirnya kak rian memutuskan untuk langsung masuk.
Mata kak rian membulat melihat sosok wanita yang ada di depannya, lagi-lagi ia di buat kagum oleh sosok fika yang sangat jauh berubah dari beberapa tahun yang lalu.
Fika tengah melipat mukenanya, dan langsung berdiri setelah menyadari kehadiran kak rian.
" kak rian, kapan datangnya....?" tanya fika.
" baru saja ka, aku udah ucap salam tapi nggak ada jawaban..." aku kak rian.
__ADS_1
" maaf kak, aku lagi sholat duha.." jawab fika.
" iya aku tau kok...." ucap kak rian dan duduk di sofa ruangan fika.
" baiklah kak, kakak kan sudah kembali jadi tugas ku sudah selesai kan....? " tanya fika.
" fika saya melihat banyak perubahan semenjak kamu memasuki kantor ini, bisa kah kamu tetap disini...? " tanya kak rian.
" tapi kakak sudah disini kan, apa aku masih di butuhkan....? " tanya fika.
" ya kami sangat membutuhkan mu..."
" tapi kak...."
" fika, kamu tetaplah di sini sebagai asisten ku... " ucap kak rian.
" tapi kan kakak sudah punya sekretaris..."
" dia akan tetap di posisinya dan kamu tetap menjadi atasannya. " jelas kak rian.
" baiklah jika itu yang terbaik.... " ucap fika.
" terima kasih fika.... " jawab kak rey.
" sama-sama kak. "
" ini tetap menjadi ruangan kamu dan di sebelah adalah ruangan saya.... " jelas kak rian.
" baik kak. "
" saya ke ruangan saya dulu, assalamualaikum. "
" iya kak waalaikumsalam....." balas fika dan kembali pada pekerjaannya.
__ADS_1