Penantian Suci.

Penantian Suci.
Bab. 30


__ADS_3

" kak, kok bengong sih? " tanya ku.


" sally, kamu baru saja sadar dari koma. Untuk sementara waktu kamu di sini dulu sampai kamu pulih betul." ucap kak reyhan


" tapi kak, aku mau ketemu mas fian dan yang lainnya mereka pasti nyariin aku kak." ucapku dengan mata berlinang.


" maaf sally, untuk saat ini saya belum izinkan kamu pulang." tegas kak reyhan.


" kenapa kak, mas fian pasti jagain aku kok kalau sudah sampai sana. "


" nggak sally, saya permisi. " jawab kak reyhan dan berlalu meninggalkan ku.


" mas, adek mau pulang mas... Hikss...., jemput adek mas.. Hikss...... " tangisku.


" dasar cengeng, apa semua wanita seperti itu? " batin kak reyhan yang sudah berada di luar ruang rawat.


******


" halo revan, apakah anda masih mengenal saya. hmmm??? " tanya kak reyhan


" reyhan, apa kabar kamu? " tanya mas revan.


" nggak usah sok baik lo, " bentak kak reyhan.


" reyhan sampai kapan kamu akan memusuhi aku seperti ini, kita saudara rey. Tolong berhenti bersifat bodoh seperti ini. "


" haah, lo nanya sampai kapan. Sampai gue bisa liat lo menderita, lo dan adik kesayangan lo itu harus ngerasain apa yang gue rasain." tegas kak reyhan.

__ADS_1


" rey mana reyhan yang dulu, yang kalem, pendiam sabar dan lemah lembut. Mana rey? " tanya mas revan dengan nada yang agak tinggi.


" reyhan yang dulu hilang van, semenjak kamu menuruti keinginan mama dan papa. "


" rey dengarkan aku, itu sudah lama berlalu. Dan sekarang mama papa juga sudah nggak ada, aku mohon sama kamu kembalilah rey, jadilah reyhan yang dulu, reyhan yang mas kenal mas mohon sama kamu. " ucap mas revan dengan lembut.


" aku akan kembali revan, tapi setelah menikah. " ucap kak reyhan.


" apa, kamu serius rey? Mas akan menunggu kamu, mas berharap kamu secepatnya kembali ya mas rindu reyhan yang dulu. " ucap mas revan.


" lo tenang aja, bentar lagi gue akan kembali bahkan sebelum acara pernikahanku. "


" benarkah? " tanya mas revan dengan nada riang.


" ya, karna kami butuh restu dari keluarga calon istriku dan kami akan ke sana dalam bulan ini. "


" tentu saja anda sangat mengenalnya, karna dia dan keluarga sangat dekat dengan anda. Baiklah saya tutup dulu, saya harus ke rumah sakit dulu calon istri saya mengalami kecelakaan dua minggu yang lalu. " akhir kak reyhan.


" apa, rey..." tut... tut... Panggilan terputus.


" apa maksud reyhan aku sangat mengenalnya dan kecelakaan dua minggu yang lalu, siapa wanita yang dia maksud. " monolog mas revan.


*******


Aku masih bingung dengan sikap kak rey yang begitu melarang aku untuk pulang, dia seperti menyembunyikan sesuatu dan seolah sengaja menahan ku, apa maksudnya aku benar-benar tidak tau.


" sally, kita pulang sekarang. " ucap kak rey tiba-tiba nongol di depan pintu.

__ADS_1


" astagfirullah kak, kalo masuk itu ucap salam kek." pinta ku.


" iya, assalamualaikum." jawabnya malas.


" waalaikumsalam, gitu dong." ucapku sambil tersenyum.


" kenapa nie anak, Tiba-tiba manis selama ini juga kalau gue kesini pasti marah kalau nggak nangis, lah ini kok malah senyum. Kesambet kali nie makanya jadi aneh. " batin kak reyhan.


" kak..., kok nglamun sih? " tanya ku.


" nggak kok, ya udah ayo pulang." sambungnya sambil mendekati ku dan mengulurkan tangannya berniat membantu ku.


" kita akan pulang kak,? " tanya ku riang.


" iya, makanya cepat. " tegasnya


" maaf kak, bisa minta tolong mbak mita aja yang mapah aku sampai mobil. " pinta ku memelas.


" memangnya kenapa kalau aku? kamu takut aku jatuhin haaa." ucapnya cuek.


" nggak kak, masalahnya bukan muhrim kak."


" ya sudah tunggu di sini. " ucapnya mendecih kecil.


" iya kak, " ucapku sambil tersenyum.


# selamat menikmati..😅😅😅

__ADS_1


__ADS_2