
" kak, apa kakak baik-baik saja." tanya fika ragu.
" aku baik-baik saja." jawab kak rian dan tetap fokus menyetir.
" maafkan fika kak," ucap fika.
" kamu nggak salah kok, ya sudah masuk gih dah sampai." ucap kak rian.
" terima kasih kak, fika masuk dulu assalamualaikum. " akhir fika setelah keluar dari mobil.
" waalaikumsalam." jawab kak rian dan langsung melajukan mobilnya.
******
Kak reyhan sedang duduk di teras depan rumah, seperti orang yang sedang berfikir dan juga ada tampang sedih gitu, tapi aku tidak tau apa yang sedang dia fikirkan.
" Assalamualaikum kak. " ucapku
" Waalaikumsalam." jawabnya
" bik, temani kita bentar ya, aku mau ngobatin luka kak rey." pintaku pada art kami.
" baik non."
" lo takut sama gue?" tanya kak rey tiba-tiba.
" nggak lah, kok kakak nanya gitu sih." jawab ku yang tengah membuka kotak obat.
__ADS_1
" kalau lo nggak takut ngapain mintak bibi untuk nemanin kita. " lanjut kak rey.
" hmmm, bukan muhrim kak. Nggak baik berduaan, makanya aku ajak bibi biar bertiga gitu." jawabku.
" Oooo, kirain takut. " lanjut kak rey dan fokus pada ponselnya.
Tak berapa lama aku pun selesai mengobati luka kak rey.
" udah kak, aku masuk dulu ya. Oh ya kamar tamu nya udah aku bersihin jadi kakak bisa langsung istirahat. " akhir ku dan melangkah masuk.
" sally.... " panggil kak rey menghentikan langkahku.
" ada apa kak, kakak perlu sesuatu? " tanya ku.
" terima kasih ya. " ucapnya.
" iya kak, ya sudah aku masuk dulu. Assalamualaikum. " jawab ku sambil tersenyum.
" Waalaikumsalam."
******
Kak rian meraih ponselnya dan menghubungi seseorang.
Tut......tut......
" Assalamualaikum mas. " salamnya setelah tersambung.
__ADS_1
" Waalaikumsalam," jawab mas revan.
" mas kapan kak rey dan sally akan menikah? " tanya kak rian.
" mas dengar dari fian besok malam mereka akan menikah, karna reyhan katanya nggak bisa lama-lama ninggalin kantornya." jelas mas revan.
" Ooo, begitu baiklah mas. Rian tutup dulu."
" kamu baik-baik saja kan? ", tanya mas revan.
" inshaallah aku baik-baik saja. Mas tenang saja, besok malam juga aku akan usahakan hadir kok. " jelas kak rian.
" baguslah kalau kamu baik-baik saja. Ya sudah istirahatlah mas tau kamu lelah. " ucap mas revan.
" baik mas, assalamualaikum." akhir kak rian.
" waalaikumsalam. "
******
" mengapa gue nggak merasa puas ya setelah kajadian tadi, padahal gue bisa liat rian sedih banget. " monolog kak rey.
" tau ah, mending gue tidur. Karna besok malam akan jadi malam yang paling melelahkan untuk gue." keluhnya.
Di sisi lain sally sedang melamun sambil menatap langit malam yang indah.
" masyaallah, sungguh indah ciptaan mu ya robb, " ucapku sambil menikmati pemandangan langit malam.
__ADS_1
" ya allah kuatkan hati hamba melalui semua ini, tegarkan hati hamba menghadapi segala sifat kak rey nantinya, perluas kesabaran hamba menerima semua yang telah engkau gariskan ya robb, hamba percaya skenario mu adalah yang terbaik. Meski sekarang terasa begitu berat namun hamba yakin engkau tengah menyiapkan sesuatu yang jauh lebih indah dari apa yang aku harapkan. " batin ku.
# tinggalkan jejak kalian ya sahabat, terima kasih 😆😆😆