
" hai sally, nggak ada keperluan apa-apa kok. Cuma mau ketemu kamu aja." ucap deni dengan santainya.
" maaf tuan..., kalau memang tidak ada yang mau tuan sampaikan saya permisi." ucap ku berbalik hendak menuju dapur.
" sally tunggu....." ucap deni.
" ada apa tuan? "
" apa malam ini kamu free? "
" maksud tuan? "
" saya mau mengajak kamu makan malam di rumah saya bersama keluarga saya juga, apakah kamu ada waktu? " ucapnya penuh harap.
" maaf tuan saya tidak bisa."
" saya mohon sally, saya hanya ingin mengenalkan kamu pada keluarga saya. "
" tapi untuk apa tuan?"
" sally, orang tua saya akan menjodohkan saya dengan wanita pilihan mereka jika saya tidak mengenalkan pacar saya pada mereka." ucapnya.
" jadi maksud tuan saya harus menjadi pacar pura-pura tuan? " tanya ku dengan nada meninggi.
" iya sally, saya tidak tau harus minta tolong sama siapa. Hanya kamu yang bisa nolongin saya sal. "
" maaf tuan saya tidak bisa, tuan bisa menemui wanita lain, di luar sana masih banyak yang bisa bantu tuan. " ucapku belalu meninggalkan ruang tamu.
" sally....sally......." panggil deni.
" aghh......, sial bagaimana ini." ucapnya keluar dengan penuh kekesalan.
" dasar anak muda aneh, kenapa juga harus nyonya sally. "
*******
" mas aku kangen deh sama sally." ucap alisa.
" iya sayang mas juga, udah lama juga kita nggak ketemu sama dia." sambung mas fian.
" mas kita kerumahnya yuk." ajak alisa.
" tapi kamu lagi hamil sayang nggak boleh jalan jauh gitu." balas mas fian.
__ADS_1
" tapi mas....."
" tunggu sampai minggu depan ya, setelah kandungan kamu genap tiga bulan baru kita kesana. " bujuk mas fian.
" janji ya!!! " ucap alisa mengajukan jari kelingkingnya.
" iya janji. " balas mas fian menyatukan jari mereka.
*******
Aku duduk di balkon kamarku sambil menatap indahnya langit malam, aku larut dalam lamunan tanpa menyadari kak rey yang telah masuk ke kamarku.
" sally..." sapanya
" kak rey...., kok nggak ketuk pintu dulu kak?" tanya ku.
" udah, kamunya aja yang nggak dengar." balasnya.
" Oooo." ucap ku santai.
" kamu ngapain disini?" sambungnya dan duduk di samping ku.
" melihat bintang..." jawab ku yang terus menatap langit.
" kakak nggak akan faham. " balas ku.
" maksud kamu? "
" hanya orang baik yang bisa memahaminya." ucap ku.
" jadi maksud kamu aku orang jahat ha..." balas kak rey menatap ku tajam.
" hehehehe, bisa jadi. " ucap ku sambil tersenyum.
" berani kamu ya...., ha.....rasain nie." ucap kak rey sambil mengelitiki ku.
" hahaha....haha...., ampun kak.., ampun...." teriak ku sambil tertawa.
Kak rey menghentikan kejahilannya dan menatap ku dengan tatapan serius.
" ada apa kak?" tanya ku.
" sal maafin aku ya...., aku terlalu egois selama ini." ucapnya.
__ADS_1
" kakak mau minta maaf sampai kapan...., nggak capek. " ledek ku di iringi tawa kecil.
" oh ya kak, tadi kak deni ke sini." ucap ku.
" aku tau..." jawabnya.
" tau dari mana, bi inah udah cerita sama kakak. " tanya ku.
" nggak..., aku tau dari cctv." ucap nya terus menatap langit.
" Ooooo, " ucap ku.
" sal, nina sudah memindahkan semua barang-barang kamu. "
" maksud kakak......?"
" iya, mulai sekarang kamu tidur sama aku dikamar aku. " jelasnya.
" kenapa kak, apa aku membuat kesalahan..? " tanya ku dengan polosnya.
" hahahaha, iya kamu telah membuat kesalahan yang sangat fatal. " balas kak rey.
" apa kak, perasaan aku nggak ngelakuin apapun yang melanggar perjanjian kita. "
" sudahlah ini sudah larut ayo tidur. " ajak nya.
" tunggu, katakan dulu apa kesalahan ku." ucap ku penuh penasaran.
" itu tidak penting...., ayo tidur. "
" aku akan tidur disini kalau kakak tidak memberitahu ku" ancam ku.
" kau mengancam ku." ucap kak rey.
" aku hanya bertanya kak, apa susahnya sih menjawabnya." kesal ku.
" baiklah karna kamu telah membuat aku nggak bisa tidur tanpamu." jawabnya yang membuat ku membulatkan mata ku.
" ayolah sally, sampai kapan kau akan disini, aku sudah ngantuk." kesal kak rey.
" iya iya.., ayo. " jawabku melangkah mengikuti nya.
# salam dari author untuk semua yang setia nungguin up dari saya. 😉😉😉😉
__ADS_1