Pencopet Cantik

Pencopet Cantik
Sweet Moment


__ADS_3

Setelah kembali dari butik Tante Mery, Tomi mengajak Rania makan malam di restoran.


Kali ini bukan restoran bintang lima, tapi restoran yang terletak diatas danau buatan. Dan mereka makan malam diatas perahu. Menggunakan lampu hias kerlap kerlip dan lampu kecil di dalam sebagai penerang.


Suasananya sangat berbeda dan sangat romantis menurut Rania.


Mata Rania berbinar bahagia. Dia sangat terharu melihat Tomi bisa seromantis ini. Sangat romantis. Lebih romantis dari drama drama Korea yang pernah di tonton nya sebelumnya.


Rania memeluk Tomi."Terima kasih sayang." ucapnya pelan.


Tomi tersenyum, dia sangat senang, Rania sangat menyukai pilihannya. Tidak sia sia tadi dia browsing di internet mencari tempat makan romantis. Setelah mendapatkan alamat dan nomor telepon yang bisa di hubungi, Tomi melakukan booking. Tempatnya nyaman dan sangat privasi, Hanya menerima sepuluh pasangan perhari nya. Demi kenyamanan para customer.


Tomi dan Rania sudah berada di tengah tengah danau. Pemandanganya sangat cantik dan indah. Rania berdiri dan merentangkan tangannya, seperti dalam film Titanic. Tomi maju dan memeluk Rania dari belakang. Menempelkan kepalanya di pundak Rania.


Rania yang ingin menoleh, terhenti saat Tomi mengatakan sesuatu yang membuat jantungnya semakin berdetak kencang.


"Di tepat ini dan di saat ini, aku Tomi berjanji dan bersumpah, jika aku hanya mencintai seorang wanita dan wanita itu adalah dirimu. Aku ingin menjadikan mu ibu dari anak anak ku nanti. Apakah kau bersedia'? tanya nya.


"Tentu saja aku bersedia. aku juga mencintai mu dengan setulus hati ku." jawab Rania cepat.

__ADS_1


"Kenapa kau menanyakan nya lagi?"


"Dulu aku melamar mu dengan cara yang salah, kini kita sudah tahu semuanya. Kau telah mengetahui isi hatiku dengan sejujur jujurnya, maaf jika niat awal ku mendekati mu salah. Aku menyesal untuk itu. Tapi aku tidak menyesal mengenalmu, karena akhirnya aku mendapatkan bidadari surga ku, pelabuhan cintaku." ucap Tomi.


Sontak saja wajah Rania berubah menjadi merah merona. Rania tertunduk malu.


Tomi kembali berbisik lembut, Will you marry me?" tanya nya.


Rania mengangguk pelan.


Kini Tomi membalik tubuh Rania menghadap nya. Wajah mereka saling mengunci.Tomi sudah memajukan wajahnya pelan, Rania pun sudah mejamkan matanya. Saat posisi mereka semakin dekat. Tiba tiba perahunya sedikit oleng hingga membuat keduanya terkejut.


"Maaf tuan", ucap pengemudi kapal.


Rani dan Tomi saling pandang kau keduanya pun tertawa.


Mereka mentertawakan kebodohan nya, yang tidak menyadari ada orang lain disana.


Rania jadi merasa malu dan merona. Tomi tahu, lalu coba mengalihkan perhatian Rania dengan mengajak Rania makan. Mereka tidak memesan makanan khas seperti restoran.

__ADS_1


Tomi hanya memesan burger, Tomi tak mau direpotkan dengan meja makan dan acara makan yang mengurangi sesi romantis romantisan dengan Rania.


Tomi duduk disamping Rania, mereka menikmati pemandangan sambil makan burger, kentang goreng dan minuman yang telah di pesan Tomi. Tanpa ada meja, jadi mereka berdua leluasa duduk di pinggir perahu dan memasukkan kakinya kedalam air. Mengobrol berdua, bercanda dan tertawa. Sesekali Tomi mencuri curi ciuman Rania. Walau singkat, hanya menempelkan bibirnya ke bibir Rania.


Rania yang merasa malu, memukuli lengan Tomi. Bukannya marah, Tomi malah mentertawakan Rania. Awalnya Rania kesal karena ditertawakan oleh Tomi, namun lama kelamaan dia ikut tertawa bersama dengan Tomi.


Menjelang pukul sebelas malam, Rania dan Tomi pulang ke rumah. Tomi mengantar Rania Samapi kerumahnya. Menunggu hingga Rania masuk kedalam, kalau melajukan mobilnya kembali ke apartemen nya. Wajahnya berseri seri.


Inikah yang namanya jatuh cinta?


Tomi terus tersenyum mengingat momen indah mereka berdua.



Rania merebahkan dirinya di atas tempat tidur, Sama dengan Tomi. Rania tak dapat menutupi rasa bahagianya. Dia tersenyum sendiri mengingat betapa romantisnya Tomi. Sungguh indahnya jatuh cinta.



Dukung penulis dengan like, vote dan koin seikhlasnya. Terima kasih

__ADS_1


__ADS_2