Penguasa Benua Tujuh Bintang

Penguasa Benua Tujuh Bintang
PBTB 11 - Kerjasama


__ADS_3

PBTB 11 - Kerjasama


Fei Chen mengumpat saat kembali tidak merasakan hawa keberadaan Hea Eun Soo. Ia merasa aneh karena tidak menyadari hawa keberadaan Nam Yoon Ji dan Hea Eun Soo.


‘Sial, apa wanita Munjong lebih sakti dari yang aku kira? Ada yang tidak beres disini.’ Fei Chen membatin dan mencoba merasakan aliran qi dalam tubuhnya.


‘Apa ini ulah Yue‘er?’ Fei Chen bertanya-tanya dalam hati sebelum dia kembali menatap Hea Eun Soo.


“Aku tidak menyangka akan ada penyusup di kediaman keparat ini. Namamu Fei Chen bukan? Apa kau Fei Chen sungguhan yang memiliki julukan Kaisar Penakluk Wanita?” Hea Eun Soo berjalan mendekati Fei Chen dan memegang pundak pria tersebut.


“Nyonya Hea, sebaiknya kau tidak ikut campur masalah ini!” Nam Yoon Ji menegur dan sudah bersiap membunuh Hea Eun Soo.


“Nyonya Nam... Maaf... Tidak, mungkin kata maaf tidak cukup bagimu. Tetapi yang telah membuatmu menderita adalah suamiku. Dia juga mengancamku sehingga aku bersedia menikah dengannya lima tahun lalu.” Hea Eun Soo menunduk dan mengatakan permintaan maaf.


“Tidak, Nyonya Hea. Kau sama sekali tidak bersalah. Orang yang bertanggung jawab atas semua ini adalah suamimu. Jangan dendam padaku karena aku ingin membunuhnya.” Nam Yoon Ji mengatakan niatnya.


Hea Eun Soo tersenyum, “Aku tidak akan dendam justru aku akan membantumu.”


Fei Chen yang melihat kedua wanita paruh baya ini menjadi gemetar. Wajah keduanya terlihat lebih muda dan cerah, dibalik usianya. Namun sifat keduanya membuat Fei Chen merasa seperti tidak dapat mengendalikan keduanya.


“Maaf Nyonya Hea dan Nyonya Nam. Kalian berdua tidak akan membeberkan identitas ku bukan? Jika kalian berdua melakukan itu aku tidak akan segan-segan membunuh kalian.” Fei Chen mengancam dan membuat Hea Eun Soo tertawa kecil.


“Pemuda, kau tidak perlu khawatir. Aku akan merahasiakan semua ini,” ucap Hea Eun Soo.


“Aku juga akan merahasiakan ini,” sahut Nam Yoon Ji.


“Daripada itu bukankah kau belum menjelaskan rencanamu itu,” ujar Hea Eun Soo.


“Baiklah...” Lalu Fei Chen menjelaskan kepada Hea Eun Soo dan Nam Yoon Ji tentang keberadaan sosok yang Fei Chen incar.


Sebenarnya Fei Chen tidak terlalu peduli dengan kondisi Kerajaan Munjong namun karena keberadaan Tujuh Permata Bintang maka mau tidak mau ia harus terlibat dengan semua ini. Dan yang menjadi incaran utama Fei Chen bukanlah Penasehat Dae ataupun Raja Kim melainkan orang yang mengendalikan mereka semua.


“Tiger dan Vista. Kedua orang ini yang telah menjadi penyebab semua ini. Namun kalian berdua belum mengetahui orang dibalik keduanya. Aku yakin jika orang itu adalah Zmeya, orang yang telah lama menjadi incaranku.” Fei Chen menjelaskan.


“Awalnya aku ingin membuat kegaduhan dan langsung mencari keduanya, namun aku tidak menyangka ada orang baik yang menyelamatkan dan menerima kami. Dan orang itu adalah Paman Chul. Semua orang tidak mengetahui jika selama ini Paman Chul telah diracuni dan bukan itu saja, Raja Kim dan dua orang yang ke sebutkan tadi merencanakan sesuatu yang lebih buruk.” Fei Chen menambahkan.


Mendengar penjelasan Fei Chen membuat Nam Yoon Ji dan Hea Eun Soo menahan nafas. Keduanya tidak menyangka akan mendengar hal ini namun Fei Chen sendiri kekurangan informasi dan membutuhkan bantuan keduanya.


“Tunggu jangan bilang Proyek Manusia Langit adalah hal yang direncanakan suamiku dan Raja Kim? Aku pernah mendengar obrolan mereka dan kalau tidak salah aku mengingat dimana orang itu menyimpan dokumennya...” Wajah Hea Eun Soo pucat pasi saat mengatakan itu.

__ADS_1


“Aku akan mengambilnya...” Segera Hea Eun Soo mengambil dokumen yang dimaksud.


“Aku tidak menyangka akan secepat ini.” Fei Chen menghela nafas karena merasa pertemuan dengan Nam Yoon Ji dan Hea Eun Soo seperti benang takdir yang sudah ditulis pembuat cerita.


“Chen‘er, jika benar kedua orang itu memiliki kemampuan yang tinggi apa kau bisa mengatasinya?” Nam Yoon Ji bertanya.


“Ini hal yang mudah. Hanya saja aku tidak ingin terlalu ikut campur masalah negeri orang lain. Jika aku memiliki seorang teman atau istri dari negeri ini itu masalah lain.” Fei Chen menatap Nam Yoon Ji dan tersenyum tipis.


Nam Yoon Ji mengernyitkan keningnya dan menjitak kepala Fei Chen dengan sebal, “Dasar kau benar-benar pandai menggoda! Julukanmu itu terdengar menyebalkan tapi sayangnya aku tidak akan jatuh kepelukan pemuda sepertimu.”


Fei Chen menggelengkan kepalanya karena berniat bercanda malah menjadi hal yang serius.


“Hati-hati Nyonya Nam, kau akan menelan kata-katamu sendiri.” Fei Chen memberikan peringatan jika tidak ada yang tahu apa yang terjadi dimasa depan.


Dan tak lama Hea Eun Soo datang membawa sebuah dokumen lalu memberikannya kepada Fei Chen.


“Jadi ini dokumen yang berisi catatan Proyek Manusia Langit...” ucap Fei Chen sambil membuka dokumen tersebut.


Nam Yoon Ji yang ingin melihat menempel pada Fei Chen dan membuat dadanya menyentuh lengan kanan Fei Chen sedangkan lengan kiri Fei Chen bersentuhan dengan dada Hea Eun Soo.


‘Mereka berdua... Apa mereka menggodaku? Wanita-wanita ini mencoba membangunkan seekor Naga yang sedang berpuasa selama berminggu-minggu.’ Batin Fei Chen tersenyum dingin sambil membaca dokumen tersebut.


‘Liu Fang? Salah satu murid Kucing Manis...’ Fei Chen membatin dan ingin mengetahui alasan mengapa Liu Fang membuat kekacauan di Dunia Bulan dan semua itu membuat para Raja Iblis Agung saling bermusuhan.


‘Apa dia tidak ingin para Raja Iblis Agung bersatu dan mengalahkannya? Mungkin ini alasan utama mengapa dia bekerja di balik layar dan membuat kekacauan semua ini.’ Fei Chen membatin dan memikirkan segala hal.


Setelah beberapa halaman Fei Chen menemukan informasi yang berharga tentang banyaknya korban tak bersalah yang mati karena tidak memiliki kecocokan terhadap Ramuan Manusia Langit.


Panglima Chul Ji Sung adalah salah satu dari ribuan orang yang mati karena tidak mendapat kecocokan. Orang-orang yang mendapatkan kecocokan itu adalah Jendral Park Ki Kyong, Jendral Kang Bora dan Raja Kim Baek Jun.


Zmeya berniat menjadikan Jendral Park Ki Kyong sebagai petingginya karena mendapatkan kecocokan dengan Ramuan Manusia Langit.


“Nyonya Hea boleh aku bertanya padamu...” ucap Fei Chen.


“Apa yang ingin kau tanyakan pemuda?” jawab Hea Eun Soo.


“Bagaimana menurutmu tentang Raja Kim dan Jendral Kang Bora?” tanya Fei Chen.


“Raja Kim adalah pria tampan yang jenius. Dia berwibawa dan ambisius. Dia akan mendapatkan semua yang dia inginkan bagaimanapun caranya dan Jendral Kang Bora adalah orang yang setia terhadap Raja Kim.” Hea Eun Soo menjawab.

__ADS_1


“Berbeda dengan suami sialan itu dan Jendral Park, Jendral Kang Bora tidak pernah bermain-main dengan wanita. Dan dia memiliki satu istri dirumahnya yang sederhana. Disisi lain Raja Kim memiliki satu istri dengan sepuluh wanita yang cantik menjadi selirnya.” Hea Eun Soo menambahkan.


“Jumlah itu masih di bawahmu bukan, Kaisar Penakluk Wanita?” ledek Nam Yoon Ji.


“Benar, aku menjadi penasaran mengapa semua istrimu mau berbagi suami sepertimu.” Hea Eun Soo menanggapi.


Fei Chen menatap kedua wanita paruh baya ini dengan tajam lalu mengatakan hal yang membuat keduanya terdiam seribu bahasa.


“Apa kalian berdua ingin membuktikannya? Aku tidak keberatan dan aku bisa menjamin kalian berdua tidak akan bisa mengimbangi permainanku.” Seketika Hea Eun Soo dan Nam Yoon Ji saling menatap satu sama lain dengan wajah memerah.


Jika diperhatikan kembali oleh kedua wanita ini tentu saja Fei Chen memiliki paras yang rupawan. Terlebih sikap dingin Fei Chen barusan sangat mendominasi dan membuat keduanya tidak dapat berkutik.


Namun Nam Yoon Ji menimpali dengan sebuah candaan.


“Jika kau dapat membalaskan dendamku aku akan mempertimbangkannya.” Nam Yoon Ji berkata dan Fei Chen menanggapinya serius.


“Aku harap kau menepati ucapanmu ini Nyonya Nam,” ucap Fei Chen.


Lalu Fei Chen melirik Hea Eun Soo yang wajahnya merah padam.


“Sebaiknya kita akhiri pertemuan kita disini. Sebelum itu aku ingin kita tetap berkomunikasi menggunakan ini.” Fei Chen menjentikkan jarinya dan seketika dipundak Hea Eun Soo dan Nam Yoon Ji muncul ular putih kecil.


“Kyaaaa! Ular!” Nam Yoon Ji panik dan langsung memeluk tubuh Fei Chen.


Sedangkan Hea Eun Soo memegang ular putih kecil tersebut dan membantingnya.


“Ini menjijikkan! Bisa-bisanya kau melakukan ini pemuda?!” Hea Eun Soo menatap sebal Fei Chen.


Sementara itu Nam Yoon Ji yang menyadari dirinya memeluk Fei Chen tiba-tiba mendorong tubuh Fei Chen dan menampar pipinya.


“Bisanya kau memeluk diriku?!”


“Hah? Kau yang memeluk diriku Nyonya Nam!” Fei Chen tidak habis pikir dengan tindakan Nam Yoon Ji yang menampar pipinya.


“Sebaiknya kita pergi!” Nam Yoon Ji langsung meninggalkan Fei Chen diikuti Hea Eun Soo.


“Pemuda, tiga hari lagi temui aku di tempat ini. Aku ingin membuktikan ucapanmu itu.” Bisikan lembut dan menggoda membuat darah Fei Chen berdesir.


“Benar-benar merepotkan.” Fei Chen menghela nafas ringan dan memilih untuk menikmati Ibukota Korain dengan uang pemberian Penasehat Dae.

__ADS_1


__ADS_2