Penguasa Benua Tujuh Bintang

Penguasa Benua Tujuh Bintang
PBTB 42 - Ancaman Machina


__ADS_3

PBTB 42 - Ancaman Machina


Mendengar nama Machina membuat Heng Long memejamkan matanya dan mengingat pertarungannya dimasa lalu.


“Dahulu kita bertiga adalah manusia biasa yang menempa jalan kerasnya dunia persilatan. Aku tidak tahu sejak kapan kita menjadi sosok Iblis yang mengerikan. Dunia lah yang membuat kita menjadi seperti ini.” Heng Long mulai berbicara dan terlihat ekspresi penyesalan dimatanya.


“Namun aku rasa orang seperti Jing Yunfei tidak terlibat dengan Mao Gang. Aku mengenalnya dengan baik, Xiao. Apa kau berusaha menipuku?” Lalu Heng Long menatap Xiao Ho Chi membutuhkan kepastian.


‘Seperti yang diduga. Heng Long akan merasa terus bersalah karena gagal melindungi orang-orang terdekatnya dimasa lalu dan Jing Yunfei adalah orang terdekatnya yang menjadi penyebab dia seperti ini.’ Batin Xiao Ho Chi memperhatikan Heng Long sebelum memberikan jawaban.


“Aku hanya memberitahu yang sebenarnya, Heng Long.” Xiao Ho Chi memberikan jawaban singkat.


“Xiao, kuharap kau juga tidak lupa tentang ulahmu dimasa lalu yang berusaha membunuhku. Perjamuan ini tidak berguna karena kita tidak sejalan.” Mo Qiong Shan tiba-tiba berdiri dan tidak menunjukkan ketertarikan.


“Selama kalian tidak mengusik diriku maka kalian tidak akan berurusan denganku,” ucap Mo Qiong Shan sebelum pergi meninggalkan ruangan tersebut.

__ADS_1


“Sepertinya perjamuan ini berakhir, Xiao. Aku tidak tahu apa yang kau rencanakan. Namun aku sarankan padamu agar jangan berurusan denganku, jika kau ingin hidup lebih lama.” Heng Long memberikan peringatan kepada Xiao Ho Chi sebelum pergi.


Xiao Ho Chi tertawa karena Mo Qiong Shan dan Heng Long benar-benar mengabaikan perjamuan yang dia adakan.


“Sepertinya tidak berhasil. Berbeda dengan Qi Che yang bodoh, orang-orang yang setara denganmu memiliki otak yang lebih pintar,” ujar sosok pria yang tiba-tiba muncul dibelakang Xiao Ho Chi setelah Mo Qiong Shan dan Heng Long menghilang.


“Tuan Machina, tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Cepat atau lambat, pertempuran akan terjadi seperti yang telah kita bicarakan.” Xiao Ho Chi tersenyum lebar melirik orang dibelakangnya.


“Mao Gang dan Fei Chen akan terlibat dalam pertempuran besar. Saat itu aku akan membunuh salah satu dari mereka berdua.” Xiao Ho Chi memberikan keyakinan.


“Tuan Machina, apa kau serius mengatakan ini? Mengorbankan semua orang di Benua Su?” Xiao Ho Chi bertanya untuk memastikan.


Machina tersenyum dingin, “Apa wajahku ini terlihat tidak serius, Xiao? Dengan mengorbankan semua penduduk Benua Su, maka Tuan Liu Fang dapat bangkit sepenuhnya. Kita membutuhkan orang sepertinya untuk menaklukkan Dunia Atas.”


Xiao Ho Chi menelan ludah. Bagi Xiao Ho Chi tentu saja Benua Su adalah surga yang sudah dia ciptakan dengan memanipulasi semua penduduknya. Jika harus membunuh semua penduduk disana, maka ia akan kehilangan surga yang ia ciptakan.

__ADS_1


“Beri aku kesempatan Tuan Machina... Aku akan membunuh semua orang di Benua Sembilan Petir dan Benua Tujuh Bintang.” Xiao Ho Chi mencoba meyakinkan Xiao Ho Chi.


“Jangan bodoh, Xiao! Kerajaan Munjong telah jatuh ke tangan Fei Chen! Kau tahu maksudku bukan? Bocah itu selangkah... Tidak lima langkah lebih maju dari kita semua! Selanjutnya dia akan memburu kalian para Raja Iblis Agung!” Machina marah dan mengingatkan Xiao Ho Chi betapa bahayanya Fei Chen.


“Selain Fei Chen, seharusnya kau sadar jika bukan dia saja yang menjadi ancaman. Pulau Peri Hitam yang dipimpin Shen Lao selama ratusan tahun terakhir belum terjamah oleh kalian. Selain itu orang yang telah mengalahkan kalian, Jing Yunfei, dia orang yang berbahaya.” Machina kembali mengingatkan Xiao Ho Chi tentang dominasi Raja Iblis Agung yang diujung era.


“Tuan Liu Fang sudah menduga hal ini. Jika bukan karena aku yang menyegel Jing Yunfei, maka kalian sudah tiada. Aku ingin memastikan bahwa kau sanggup melakukannya sendiri. Jika kau tidak sanggup maka aku bersedia menjadi Iblis yang memakan manusia didalam tembok, Xiao.”


Setelah berkata demikian Machina lenyap. Xiao Ho Chi yang diterpa masalah menggertakkan giginya. Dominasi ratusan tahun Raja Iblis Agung sudah goyah. Xiao Ho Chi sendiri akhirnya memilih untuk bergerak dan membuat perhitungan dengan Fei Chen.


“Ini semua karena bocah itu!” ujar Xiao Ho Chi.


Sementara itu Fei Chen menemani Fu Jun berpamitan dengan Fu Diao.


____

__ADS_1


Cuma mau ngasih tau, Crazy Up tanggal 3 Januari ya.


__ADS_2