Penguasa Benua Tujuh Bintang

Penguasa Benua Tujuh Bintang
PBTB 52 - Janji Didalam Gua


__ADS_3

PBTB 52 - Janji Didalam Gua


Untuk beberapa saat Fei Chen menunggu Masayu terbangun dan itu membutuhkan waktu hingga berjam-jam. Setelah Masayu terbangun, Fei Chen pun menyapanya hangat.


”Kau... Kenapa kau belum pergi?!” Masayu malah terlihat marah dan langsung mencoba berdiri.


Jangankan berdiri tegak, saat mencoba bangkit saja tubuh Masayu langsung jatuh. Fei Chen membantunya berbaring dan menjelaskan kepada Masayu mengenai kondisi tubuh wanita tersebut.


”Aku sudah mengetahuinya dan aku sudah siap untuk mati. Namun sebelum aku mati aku ingin Kakak Shirayuki selamat. Aku mohon padamu... Pergi dan selamatkan dia.” Masayu berkata dengan nada memohon.


Melihat tatapan lemah dan pasrah Masayu membuat Fei Chen merasa iba.


”Nyonya Masayu, aku akan menyelamatkan kalian berdua. Aku berjanji.” Fei Chen berkata penuh keyakinan dan membuat Masayu tersenyum.


”Kau tidak usah menghibur diriku. Dalam beberapa jam kedepan aku akan mati.” Masayu mengepalkan tangannya sebelum menggigit bibirnya hingga berdarah.


”Semua ini karena para pengkhianat itu! Hijiyama dan Toshi! Aku tidak menyangka jika dua orang itu masih hidup hingga saat ini! Mereka menghancurkan Fuyumi lebih parah dari Taisei!” Masayu berkata penuh emosi dan membuatnya batuk darah.


Fei Chen memberikannya minuman hangat untuk menenangkan Masayu. Setelah meminum minuman hangat yang dibuat Fei Chen akhirnya Masayu terlihat tenang.


Masayu pun menceritakan kepada Fei Chen tentang betapa bahayanya kelompok samurai Elang Es. Selain itu kepemimpinan Tojo Minamito sudah mutlak di Negeri Kai, kondisi tubuhnya dan Shirayuki juga sudah diketahui Tojo Minamito.

__ADS_1


Masayu menebak jika Tojo Minamito ingin mengendalikan Naga Es Sulong untuk sesuatu yang besar. Beruntung Masayu dapat melarikan diri dari Hijiyama dan Toshi yang hendak menyerahkan dirinya pada Tojo Minamito.


”Bagaimana kau bisa melarikan diri dari mereka sementara kondisi tubuhmu seperti ini?” tanya Fei Chen penasaran.


Masayu menjawab malu, ”Mereka berdua berniat menodaiku namun aku tiba-tiba bangkit dan menendang celah paha mereka.”


”Keduanya pingsan dan aku menggunakan kesempatan itu untuk melarikan diri.”


Mendengar itu Fei Chen menahan nafas karena tidak menyangka Masayu selamat dari kejadian memilukan itu.


”Fei Chen, tadi kau berkata akan menyelamatkanku bukan? Meskipun itu kebohongan tetapi itu membuatku senang. Terimakasih...” ucap Masayu.


”Tidak, itu bukanlah kebohongan Nyonya Masayu.” Fei Chen menjawab.


Masayu menatap Fei Chen serius karena pria itu terlihat tidak sedang berbohong apalagi bercanda. Keseriusan dan ketulusan Fei Chen menolongnya membuat Masayu nyaman dan terbuka padanya walau Fei Chen seorang pria.


Bagi Masayu itu adalah hal yang langka karena selama ini dia tidak pernah terbuka pada orang selain Shirayuki dan tidak pernah nyaman terhadap pria.


”Apa minuman ini obatnya?” tanya Masayu.


Fei Chen menggelengkan kepalanya dan berkata, ”Bukan. Minuman itu hanya mencegah penyebaran saja dan untuk menghangatkan tubuhmu.”

__ADS_1


”Lalu bagaimana caranya kau dapat menolongku?” Masayu tersenyum karena menebak Fei Chen sedang berusaha membuatnya tidak cemas.


”Itu...” Fei Chen tidak melanjutkan ucapannya karena dia yakin Masayu akan marah mendengar hal ini.


”Katakan saja. Aku akan mendengarkan dan tidak marah,” jelas Masayu.


Akhirnya Fei Chen pun memberitahu Masayu tentang Teknik Dunia Jiwa Yin Yang ataupun kondisi tubuhnya itu. Selain dapat menyembuhkan Masayu, teknik itu membuat Fei Chen ataupun Masayu semakin kuat.


Mendengar itu Masayu memerah wajahnya dan menatap Fei Chen rumit.


”Kau curang... Kau mengambil kesempatan dalam kesempitan...”


”Tidak! Aku hanya mengatakan yang sejujurnya!”


Masayu pun berpikir cukup lama sebelum akhirnya wanita itu menatap Fei Chen lurus.


”Baiklah, kita akan melakukannya, tapi dengan satu syarat...” Masayu menatap Fei Chen tajam sebelum menjelaskan syaratnya.


”Kita buat perjanjian disini bahwa mulai detik ini kau akan menjadi suamiku dan aku akan menjadi istrimu.”


Syarat Masayu pun Fei Chen setujui. Keduanya menggigit jari jempol mereka dan menyatukan darah mereka ditanah. Seketika hembusan yang dingin menerpa tubuh keduanya sebelum kilatan petir menyambar gua dari atas langit.

__ADS_1


Malam itu Fei Chen dan Masayu resmi menjadi suami istri. Bagi Masayu sosok Fei Chen adalah suami pertamanya sedangkan bagi Fei Chen sosok Masayu adalah istri yang berada diurutan kesekian berapa.


__ADS_2