
PBTB 18 - Tiger dan Vista
Klon Fei Chen bergerak cepat menuju lokasi persembunyian Tiger dan Vista yang berada di perairan sungai menuju Kerajaan Historia.
“Tidak ada tanda-tanda Tujuh Permata Bintang berada di Kerajaan Munjong. Apa kita harus kembali mengabarkan hal ini pada Tuan Zmeya yang berada di Kerajaan Historia?” Pria dengan penampilan kulit berwarna coklat kehitaman bertanya kepada pria berambut merah.
“Tidak perlu, Vista. Walau kita tidak dapat mendapatkan Tujuh Permata Bintang, namun kita mendapatkan orang-orang yang menarik. Mereka sangat cocok dengan proyek yang dimaksud Tuan Zmeya. Kita harus fokus pada hal itu terlebih dahulu.“ Pria berambut merah menjawab.
“ Untuk Tujuh Permata Bintang ini adalah hal yang sulit. Kita akan memaksa Ratu Kim mengatakannya.” Pria berambut menambahkan.
Pria berambut merah ini bernama Tiger sedangkan pria berkulit coklat kehitaman bernama Vista. Saat keduanya hendak membicarakan mendatangi Kim Baek Jun, muncul klon Fei Chen yang mengantarkan dokumen.
“Siapa kau?” Tiger menatap klon Fei Chen.
“Hamba adalah bawahan Penasehat Dae.” Klon Fei Chen memperkenalkan diri mengeluarkan dokumen lalu memberikannya pada Tiger dan Vista.
Tiger dan Vista membacanya lalu keduanya terkejut saat mengetahui rencana Kim Baek Jun. Terlebih saat menyadari perpecahan para pemimpin Kerajaan Munjong ini akan menyebabkan rencana yang dimaksud Zmeya hancur.
“Orang-orang bodoh ini! Mereka semua tidak berguna!” Tiger membakar dokumen itu dan menggertakkan giginya.
“Proyek Manusia Langit adalah sesuatu yang sangat penting! Kita tidak membutuhkan kuantitas melainkan kualitas! Park KI Kyong adalah orang yang paling berpotensi di antara yang lain! Seharusnya Kim Baek Jun mendukungnya bukan malah membunuhnya!” ujar Tiger penuh amarah.
Vista sendiri baru menyadari jika ternyata semua petinggi Kerajaan Munjong sangat berharap dapat mendapatkan perhatian mereka berdua dan mendapatkan posisi tinggi ditempat Liu Fang.
“Tiger, apa yang akan kita lakukan?” tanya Vista.
__ADS_1
“Mari kita datangi Ratu Kim! Dan kita akan membunuh Kim Baek Jun!” ujar Tiger.
Klon Fei Chen tersenyum mendengar kekhawatiran kedua orang itu.
“Tenang saja Tuan sekalian. Kim Baek Jun, Park Ki Kyong dan Penasehat Dae, semuanya telah mati.” Lalu Klon Fei Chen terbakar secara perlahan dihadapan Tiger dan Vista.
“Kau... Siapa?” Tiger mengerutkan keningnya saat merasakan aura yang mengerikan dari Fei Chen.
Vista yang menyadari pria di hadapannya berbahaya langsung menarik pedangnya. Seketika es raksasa yang berbentuk gunung membekukan tubuh Fei Chen dan sekitarnya.
Pemandangan gunung es terlihat dari Ibukota Korain. Vista hendak menghancurkan gunung es tersebut untuk memastikan kematian Fei Chen, namun sebelum dia menghancurkannya, gunung es tersebut justru hancur dengan sendirinya.
“Bisakah kalian membunuh klonku setelah aku istirahat!”
Tiger dan Vista melepaskan aura tubuh mereka dalam jumlah besar saat melihat kepulan asap yang mulai menghilang.
“Kau... Raja Neraka?” Mulut Tiger terbuka lebar saat mengetahui sosok di hadapannya.
“Apa Raja Neraka?! Jadi dia orang yang dimaksud Tuan Zmeya!” Vista menjaga jarak dan langsung melepaskan es lebih besar dari sebelumnya untuk membekukan Fei Chen.
Namun es tersebut hancur sebelum menyentuh Fei Chen. Segera Vista mengeluarkan serpihan es yang kuat untuk menjadi pertahanan mutlaknya.
“Jadi kalian berdua yang bernama Tiger dan Vista? Banyak hal yang ingin aku tanyakan pada kalian.” Fei Chen tersenyum tipis sebelum kedua tangannya dipotong Vista.
“Kau terlalu lemah untuk menjadi Raja Neraka!” Vista tersenyum lebar karena berhasil memotong kedua tangan Fei Chen.
__ADS_1
Vista menoleh kebelakang dan terkejut saat melihat api merah menyala berkobar dikedua lengan Fei Chen dan secara perlahan membentuk sebuah tangan.
“Ini akan berlangsung sangat cepat.” Fei Chen tersenyum tipis sambil menggerakkan tangannya.
“Kedatanganku kemari karena ingin membunuh Zmeya dan mencari Tujuh Permata Bintang. Katakan padaku dimana Zmeya berada maka kalian akan mati dengan cepat.” Fei Chen memberi peringatan namun Tiger dan Vista tidak menggubris.
“Kau pikir kami akan memberitahumu!” Tiger maju menyerang dengan melepaskan qi yang berjumlah besar.
Serangan bertubi-tubi dari Tiger membuat lokasi tempat mereka berada terbakar akibat pukulan apinya. Setiap pukulan yang dilepaskan Tiger sangat membara dan mematikan namun Fei Chen tidak mendapatkan pengaruh apapun.
“Tidak buruk juga, hanya saja aku lebih kuat darimu.” Fei Chen memegang tangan Tiger dan mematahkannya.
“Kau!” Tiger menatap Fei Chen penuh amarah.
Dan tak lama Vista menusuk perut Fei Chen namun yang sebenarnya terjadi adalah Vista menusuk perut Tiger karena Fei Chen menghindar dengan cepat.
“Vista...” Tiger mengumpat karena menyadari betapa kuatnya Fei Chen.
“Tiger!” Vista terkejut dengan semua ini dan tidak menyangka orang yang dia tusuk adalah Tiger.
Fei Chen tersenyum menyeringai sebelum berjalan dengan tenang dan mengeluarkan aura yang pekat dari dalam tubuhnya. Lalu masing-masing tangannya memegang kepala Tiger beserta Vista kemudian dia menarik aura milik kedua orang tersebut dan membuat keduanya terbunuh.
“Informasi yang berguna. Jadi Zmeya berada di Kerajaan Historia. Keparat itu memainkan perannya sebagai seorang Raja!” Fei Chen mendecakkan lidahnya sambil melihat tubuh Tiger dan Vista yang ambruk ke tanah.
“Negeri ini sudah bebas dan Ratu Kim akan mengambil alih kepemimpinan. Jadi siapa wanita yang memiliki tubuh khusus?” Fei Chen menggaruk kepalanya dan menghela nafas panjang.
__ADS_1
“Sebaiknya aku menemui Ratu Kim jika ada waktu,” ucap Fei Chen sebelum dia meminta Deshe keluar.
“Bereskan jasad mereka.” Setelah itu Fei Chen melakukan teleportasi ke Ibukota Korain.