
PBTB 31 - Kelicikan Kang Bora
Satu jam sudah berlalu dan Fei Chen menikmati guci yang berisi arak sendirian. Pria ini hanya memejamkan matanya dan melihat apa yang terjadi dengan mata Deshe yang sedang mengamati kegiatan perjamuan didalam ruangan.
“Aku yang memiliki banyak istri malah minum arak sendirian...” Fei Chen menghela nafas dan membuka matanya secara perlahan saat menyadari ada hawa keberadaan Ji Ho yang terbang diatas atap rumah hiburan.
‘Sepertinya anak itu mengerti apa yang harus dia lakukan.’ Fei Chen membatin dan tersenyum tipis lalu kembali mengamati.
Apa yang terjadi didalam sana adalah Kang Bora yang menyuguhkan arak berkualitas tinggi dan membuat Bangsawan Tae mabuk. Sedangkan Park Soo Ah dan Nam Yoon Ji hanya meneguk sedikit.
“Nyonya Nam, Nyonya Park, kalian berdua mengetahui keberadaan Raja Neraka bukan? Bisa beritahu aku dimana beliau berada? Aku ingin berbicara dengannya.” Kang Bora berkata sambil menatap buas tubuh Park Soo Ah dan Nam Yoon Ji secara bergantian.
“Tuan Kang, aku kemari bukan untuk membahas Raja Neraka tetapi aku ingin mendengar langsung darimu tentang keberadaan adikku. Kau bilang akan memberitahu bukan?” Nam Yoon Ji menjawab dan menatap sebal Kang Bora.
Kang Bora tertawa pelan lalu meminun arak dengan nikmat sebelum kembali menatap wajah indah Nam Yoon Ji.
‘Aku akan memberitahu jika kau bersedia tidur denganku.’ Kang Bora membatin dan tertawa dalam hati karena Nam Yoon Ji dan Park Soo Ah tidak menyadari obat perangsang yang ada didalam arak.
“Aku kemari karena Yoon Ji minta tolong untuk ditemani. Dan itu permintaanmu bukan, Tuan Kang? Katakan saja apa tujuanmu sampai mengajak kami masuk ke rumah hiburan seperti ini!” Kali ini Park Soo Ah yang angkat bicara.
__ADS_1
“Kang Bora, kenapa wajahmu ada empat? Huek... Aku merasa mual!” Bangsawan Tae yang sudah mabuk muntah dan langsung tertidur dilantai.
Kang Bora tersenyum licik, ‘Bagus, aku akan mengantar pria bodoh ini ke rumahnya dan menghangatkan istrinya.’
“Nyonya Park, Nyonya Nam, aku akan pamit undur diri untuk mengantar Bangsawan Tae. Dan jika ingin mengetahui lebih lanjut tentang keberadaan adikmu itu, aku sarankan untuk datang ke Gedung Biru Laut yang ada di Kota Jisa.” Kang Bora langsung membawa tubuh Bangsawan Tae keluar rumah hiburan.
Sebelum keluar rumah hiburan, Kang Bora tertawa lebar dan memberikan arahan kepada para bawahannya yang menyamar sebagai penjahat dan jumlahnya sekitar sepuluh orang untuk menjaga Park Soo Ah dan Nam Yoon Ji.
“Kalian semua tangkap wanita itu dan bawa dia kedalam gudang milik Bangsawan Tae. Malam ini aku akan melayani tiga wanita incaranku.” Kang Bora memberikan perintah.
“Baik, Tuan.”
“Ada keributan apa diluar Yoon Ji?” tanya Park Soo Ah dan sesekali memeriksa tubuhnya yang mulai panas.
Park Soo Ah mengantisipasi hal ini dan menelan sebuah obat yang dapat membuatnya kantuk. Park Soo Ah juga membawa satu untuk Nam Yoon Ji, namun sebelum memberikan obat itu tiba-tiba pintu ruangan ditendang dan sepuluh pria yang menutupi kepalanya dengan kain mengepung mereka berdua.
“Siapa kalian?” Nam Yoon Ji ketakutan karena tiba-tiba mereka berdua terkepung seperti ini.
“Kau tidak perlu tahu kami ini siapa Nyonya cantik. Yang perlu kau tahu kedepannya kalian berdua adalah budak kami.” Salah satu pria maju dan hendak mengikat tubuh Nam Yoon Ji.
__ADS_1
Namun Fei Chen muncul dan menendang kepala pria tersebut.
“Berani menyentuh mereka berdua, kalian akan berurusan denganku.” Fei Chen menatap dingin sembilan pria yang lain dan melepaskan aura pembunuh.
Seketika sembilan pria tersebut langsung bersujud di hadapannya dan bertekuk lutut.
“Chen‘er!” Nam Yoon Ji dan Park Soo Ah sama-sama terkejut.
“Chen‘er? Soo Ah, bagaimana bisa kau tahu namanya?” Nam Yoon Ji terlihat penasaran.
Park Soo Ah memerah wajahnya. Tubuhnya memanas namun rasa kantuk yang menyerangnya membuat Park Soo Ah kehilangan semua luapan api asmara karena pengaruh obat perangsang sedangkan Nam Yoon Ji belum terkena efeknya.
“Yoon Ji, justru aku yang seharusnya bertanya padamu.” Kini keduanya saling menatap satu sama lain penuh curiga.
Fei Chen hanya tersenyum dan langsung mengalahkan kesembilan pria suruhan Kang Bora dengan mudah.
“Aku tidak akan membunuh kalian. Kalian akan berada di perut peliharaanku sampai waktu yang belum ditentukan dan menjadi bukti kejahatan Kang Bora kepada Ratu Kim. Jika ingin hidup turuti saja perintah ku mengerti?” Fei Chen berkata dengan nada dingin dan membuat sepuluh pria yang terkapar hanya mengangguk.
Lalu Deshe muncul dalam wujud besar dan melahap kesepuluh pria tersebut dan menghilang kembali.
__ADS_1
“Nyonya Park, Nyonya Nam, ikuti aku. Diluar sepertinya pasukan Kang Bora sudah mengepung tempat ini.” Fei Chen membuka sebuah portal dan membawa Park Soo Ah dan Nam Yoon Ji menuju Gunung Menangis atau lebih tepatnya Rumah Yin Yang.