
PBTB 30 - Lugu?
Chul Min Ah berniat mengendalikan Fei Chen namun justru sebaliknya, dia terkejut saat mengetahui berapa tidak bergunanya Fei Chen yang tidak mau melayani para wanita di rumah hiburan.
Sengaja Chul Min Ah memesan beberapa wanita untuk Fei Chen namun pria itu justru diam dan tidak mau melakukan apapun.
“Kau ini benar-benar pecundang. Lelaki bukannya suka yang beginian?” Chul Min Ah memarahi Fei Chen karena pria itu tidak mau mengikuti perintahnya.
“Nyonya, kau pikir aku pria apaan yang mau tidur dengan semua wanita?” Fei Chen berkata, namun setelah mengatakan itu dia tersedak.
Chul Min Ah menatapnya heran dan curiga, “Gelagatmu aneh. Kau ini benar-benar lugu atau kau hanya pura-pura?”
“Jadi apa kau ingin tidur denganku sebagai imbalan jika dapat mengumpulkan bukti rencana Kang Bora dan Bangsawan Tae,” ucap Chul Min Ah sambil menyodorkan segelas arak kepada Fei Chen.
Fei Chen pun menerimanya dan tersenyum polos, “Aku menantikan itu, Nyonya.”
Wajah Chul Min Ah memerah dan langsung menyiram wajah Fei Chen menggunakan segelas arak.
“Nyonya, kenapa kau melakukan ini kepadaku?” Fei Chen terlihat heran dan pura-pura menjadi orang lugu.
__ADS_1
‘Aku tidak ingin disentuh lelaki manapun setelah aku menikah dengan pria yang keji memperkosaku!’ Chul Min Ah membatin dan langsung menatap Fei Chen dingin.
“Jangan bermimpi!” ucap Chul Min Ah.
“Aku mengerti, Nyonya.” Melihat Fei Chen yang langsung menurut membuat Chul Min Ah terkejut.
‘Aku pikir dia akan lebih memintanya padaku tetapi rupanya cukup penurut,’ pikir Chul Min Ah dalam hati.
“Jadi dimana ruangannya mereka berdua Nyonya?” Fei Chen bertanya dan mengalihkan pembicaraan.
“Mereka berdua berniat menjebak Kakak Yoon Ji dan Kakak Soo Ah. Lelaki dimatamu semua sama mereka hanya menginginkan harta, tahta dan wanita. Kau juga seperti itulah bukan, Kang-Dae?” Andai saja Chul Min Ah mengetahui identitas Fei Chen maka dia akan terdiam dan tidak akan mengatakan ini karena Fei Chen memiliki semuanya baik harta, tahta dan wanita.
“Wajahmu rupawan dan kau sepertinya sudah memiliki beberapa gadis. Katakan padaku berapa banyak wanita yang jatuh kepelukanmu?” Kembali Chul Min Ah mengatakan hal yang intens.
Chul Min Ah tersenyum mendengar balasan Fei Chen.
“Rupanya kau menarik. Baiklah, jika kau dapat mengumpulkan bukti kejahatan mereka berdua. Aku dengan senang hati akan membayarmu dengan ini.” Chul Min Ah memperlihatkan belahan gunungnya yang putih bersih kepada Fei Chen.
Fei Chen tidak menjawab apapun melainkan mengeluarkan sebuah batu berwarna merah kepada Chul Min Ah sebanyak lima batu.
__ADS_1
“Batu Merah Ingatan ini dapat merekam kejadian. Dan jika aku mengekstrak nya menjadi pil, maka aku bisa menciptakan Pil Ingatan. Dengan itu aku bisa mengumpulkan bukti. Tetapi aku memiliki satu permintaan Nyonya...” Fei Chen menjelaskan rencananya kepada Chul Min Ah dan membuat wanita itu kagum.
“Kang-Dae, kupikir kau hanyalah pria lugu dan bodoh tetapi kau rupanya pintar dan rupawan.” Chul Min Ah memuji Fei Chen dan membuat pria itu tersenyum tipis.
“Kau baru menyadarinya Nyonya?” Melihat Fei Chen tersenyum menatapnya, Chul Min Ah menginjak kaki pria tersebut.
“Jangan macam-macam denganku! Aku akan menyuruh para pelayan yang telah menjadi mata-mataku untuk menyiapkan batu ini ditempatkan dikamar yang dipesan dua kadal itu.” Chul Min Ah berdiri setelah berkata demikian lalu berjalan mendekati pelayan.
Sedangkan Fei Chen tersenyum menatap Chul Min Ah yang belum menyadari identitasnya.
“Aku harus mengakrabkan diri dengan semuanya, lalu aku dapat membuat Munjong sebagai wilayahku. Anggap saja ini mengisi waktu luangku.” Fei Chen tersenyum sendiri karena tidak menyangka dalam perjalanannya ke Kerajaan Munjong sudah menjalin hubungan dengan beberapa wanita dan kali ini Fei Chen merasakan firasat jika Chul Min Ah memiliki kondisi tubuh khusus yakni Tujuh Permata Bintang.
“Hmmmm...” Saat Fei Chen menikmati arak, dia melihat Chul Min Ah mendatanginya dan memberitahu jika kelima batu sudah ditaruh di sudut yang pas diruangan.
“Jadi apa yang akan kau lakukan sekarang Kang-Dae?” tanya Chul Min Ah.
“Aku ingin mengetahui perasaan kedua wanita yang aku rasa memiliki perasaan padaku sambil menjalankan misi darimu.” Fei Chen menjawab dengan santai dan membuat Chul Min Ah mengerutkan keningnya.
“Dua wanita? Lakukan sesukamu. Selama misi yang kuberikan padamu berhasil aku tidak peduli dengan yang lainnya,” ucap Chul Min Ah.
__ADS_1
“Aku akan pergi ke penginapan dan beristirahat. Aku menanti kabar yang baik besok pagi.” Chul Min Ah mengingatkan sebelum pergi.
Sedangkan Fei Chen memanggil Deshe dan menyuruhnya mengamati perjamuan yang dilakukan Bangsawan Tae kepada Kang Bora, Nam Yoon Ji dan Park Soo Ah.