Penguasa Benua Tujuh Bintang

Penguasa Benua Tujuh Bintang
PBTB 12 - Kim Baek Jun


__ADS_3

PBTB 12 - Kim Baek Jun


Selama dua hari Fei Chen mendampingi Penasehat Dae dan dia mendapatkan sejumlah informasi penting mengenai Kerajaan Munjong. Sekarang dia sudah bersiap untuk menunggu pertemuan yang dimaksud Penasehat Dae dan rencana Raja Kim menyingkirkan Park Ki Kyong yang mendapatkan kepercayaan Zmeya.


“Bagaimana Kang-Dae dengan suasana di Ibukota Korain?” Penasehat Dae bertanya sambil melirik Fei Chen yang memakai topeng iblis dan mengasah pedangnya.


Saat ini keduanya sedang duduk di taman yang ada di Istana Munjong milik Raja Kim. Fei Chen melirik keadaan disekitarnya dan melihat Raja Kim sedang berjalan bersama Park Soo Ah.


‘Waktu yang tepat...’ batin Fei Chen.


“Tuan Dae, suasana disini sangat nyaman. Tetapi aku selama dua hari ini sangat penasaran dengan rencana yang kau maksud itu...” Fei Chen berhenti mengasah dan melirik Raja Kim yang berhenti berjalan.


Lalu Fei Chen menaikan suaranya sedikit.


“Kau tertarik dengan Permaisuri Kim Bo Seul bukan? Aku akan membantumu jika kau benar-benar ingin menyingkirkan Raja Kim.” Dengan berani Fei Chen berkata demikian dan membuat mata Penasehat Dae mendelik.


“Kang-Dae!” Penasehat Dae menatap Fei Chen tajam sebelum berkata.


“Apa kau serius akan ucapanmu itu?” Penasehat Dae memastikan.


“Aku serius, Tuan Dae.” Fei Chen mulai menyarungkan pedangnya dan tersenyum.


“Aku akan melenyapkan orang itu untukmu,” tegas Fei Chen dan membuat Penasehat Dae tersenyum.


“Baiklah, aku akan memberitahu lokasi Ratu Munjong dan Permaisuri Chul. Selain itu kita akan bertemu Tuan Tiger dan Tuan Vista, aku akan melaporkan rencana Raja Kim yang berniat menyingkirkan Park Ki Kyong.” Penasaran Dae berdiri dan mengeluarkan sebuah dokumen.

__ADS_1


Fei Chen menatap dokumen tersebut, “Tuan Dae, lebih baik aku yang mengantarkan dokumen ini.”


Kemudian Fei Chen berkata dengan pelan, “Bukankah malam ini anda ingin mengadakan pertemuan dengan Raja Kim dan Jendral Kang Bora?”


“Benar juga. Lebih baik aku bersiap-siap bertemu mereka berdua.” Penasehat Dae terpengaruh ucapan Fei Chen dan memberikan dokumen tersebut beserta lokasi Tiger dan Vista.


Fei Chen tersenyum menyeringai, ‘Kalian buatlah kekacauan dan aku akan membunuh kedua orang ini.’


Setelah itu Fei Chen mengikuti Penasehat Dae menuju kediamannya. Setelah itu Fei Chen berpamitan dengan Penasehat Dae untuk mengantarkan dokumen yang dimaksud.


Namun Penasehat Dae tidak mengetahui jika yang pergi adalah klon Fei Chen yang palsu. Sementara Fei Chen yang asli sedang mengamati tenggelamnya matahari di Ibukota Korain.


“Deshe, keluarlah.” Fei Chen berkata dan tak lama Deshe keluar dari jubahnya.


“Tuanku, sepertinya Park Ki Kyong berhasil membunuh semua pembunuh kiriman Raja Kim. Sejauh aku mengamati Ji Hoo, sekarang dia sudah berada di Ibukota Korain.” Deshe menjelaskan.


Fei Chen tersenyum karena Ji Ho bertindak sendiri dan berusaha memecahkan masalahnya sendiri. Sekarang dia fokus untuk melihat perselisihan antara Raja Kim dan Penasehat Dae.


Lalu Fei Chen memudarkan hawa keberadaannya dan menuju lokasi Kim Baek Jun. Rupanya Kim Baek Jun sudah berada di rumah hiburan yang sekarang sudah dipesan olehnya. Disana terlihat Kim Baek Jun sedang merayu Park Soo Ah.


Dalam ruangan yang khusus digunakan berdua Kim Baek Jun memeluk tubuh Park Soo Ah dan melepas paksa pakaian atas wanita yang lebih tua darinya itu.


“Kau sangat cantik malam ini Soo Ah...” bisik Kim Baek Jun ditelinga wanita yang lebih pantas menjadi Bibinya itu.


Park Soo Ah menggelengkan kepalanya dan mendorong pelan tubuh Kim Baek Jun yang hendak menidurkan tubuhnya.

__ADS_1


“Raja Kim, aku memang bersedia menjadi kekasihmu tetapi aku butuh keseriusan setelah dikhianati. Dan kau selalu saja meminta hal ini. Aku masih belum percaya sepenuhnya padamu makanya aku selalu menolak.” Park Soo Ah menatap Kim Baek Jun tajam dan membuat pria itu melepaskan celana panjangnya.


“Tetapi aku sudah tidak dapat menahan lebih lama lagi Soo Ah...” Kim Baek Jun memperlihatkan miliknya kepada wanita yang lebih tua darinya itu.


Park Soo Ah terkejut dengan ukuran milik Kim Baek Jun yang lebih besar dari Park Ki Kyong. Wanita ini segera memalingkan wajahnya namun Kim Baek Jun menarik tubuhnya dan memaksa wanita berumur empat puluh tahun itu kedalam posisi merangkak dengan lutut sebagai tumpuan nya.


“Aduh... Raja Kim! Jangan kasar! Aaaah!” Park Soo Ah terkejut saat Kim Baek Jun menempelkan sesuatu yang keras dan besar dicelah pahanya.


“Aku akan mengikuti kemauanmu tetapi jika kita sampai melakukan itu, aku akan membencimu seumur hidup sayang.” Mendengar suara manja Park Soo Ah akhirnya Kim Baek Jun luluh.


“Bantu aku Soo Ah...” Kim Baek Jun yang sudah kepalang tanggung terus memaksa dengan meraba dada besar dan celah paha Park Soo Ah.


Akhirnya Park Soo Ah menyerah dan mengulurkan tangannya memegang milik Kim Baek Jun.


“Aku akan menggunakan tangan, sayang...” Sengaja Park Soo Ah berkata manja dan benar saja baru beberapa gerakan tangannya Kim Baek Jun dibuat melayang.


Kim Baek Jun tersenyum dan memeluk tubuh indah Park Soo Ah.


“Aku tidak sabar kita melakukan itu.” Setelah itu Kim Baek Jun merapikan pakaiannya meninggalkan Park Soo Ah yang terlihat sedang membersihkan cairan kental di gaunnya.


Fei Chen yang melihat ini tersenyum, “Sepertinya malam ini akan semakin menarik.”


Setelah itu Fei Chen mengikuti Kim Baek Jun dan dengan penyamarannya sebagai seorang pengunjung, Fei Chen melihat Kim Baek Jun menuju sebuah ruangan yang paling mewah diikuti beberapa orang.


“Kalian berjaga disini saja. Aku akan memberi racun pada pengkhianat itu.” Setelah Kim Baek Jun masuk kedalam ruangan.

__ADS_1


Fei Chen berniat untuk masuk lebih jauh namun dia mengurungkan niatnya saat melihat seorang pria paruh baya datang bersama Penasehat Dae.


“‘Sepertinya itu adalah Jendral Kang Bora...”


__ADS_2