Penguasa Benua Tujuh Bintang

Penguasa Benua Tujuh Bintang
PBTB 37 - Fu Diao


__ADS_3

PBTB 37 - Fu Diao


Jauh dari Ibukota Mafei terlihat Fu Jun dan Ji Huanshan melakukan pertukaran serangan. Walau terluka parah Ji Huanshan mampu mengimbangi pergerakan Fu Jun yang cepat.


“Aku tidak akan membunuhmu dengan cepat. Katakan padaku bagaimana cara menyembuhkan Ibuku?!” ujar Fu Jun sebelum melakukan gerakan tipuan dan membuat Ji Huanshan tergeletak.


Fu Jun dengan gerakan yang cepat mengunci pergerakan Ji Huanshan dan menatap pria itu dengan penuh intimidasi.


“Ibumu itu sudah ditakdirkan seperti itu seumur hidup. Percuma saja kau memburu kami sisa-sisa dari Aliran Pedang Iblis yang tersisa. Hong Yun keparat itu seenaknya saja memperkosa wanita dan membuat anaknya menjadi pemburu teman-temannya...” Ji Huanshan berusaha berbicara dengan tenaganya yang tersisa.


“Sudah matipun tetap bikin susah temannya sialan itu...” ucap Ji Huanshan.


“Jadi kita alihkan pembicaraan ini. Aku bertanya padamu siapa dalang dibalik semua ini?!” tanya Fu Jun.


Ji Huanshan menyeringai lebar dan dia hendak mengatakan sesuatu namun tiba-tiba tubuhnya bergidik.


“Jun‘er, kerja bagus karena telah mengalahkannya. Sisanya serahkan padaku.” Seseorang tiba-tiba muncul dari sebuah teleportasi.


Fu Jun langsung memberi hormat dan mengetahui orang tersebut, walaupun tubuhnya hanyalah sebuah klon.


“Salam Yang Mulia!”


Seseorang itu adalah Fei Chen yang mengikuti jejak Fu Jun.


“Tidak perlu basa-basi, aku akan membunuh orang ini setelah mengetahui dalang dibelakangnya.” Fei Chen memegang kepala Ji Huanshan dan menatapnya tajam.

__ADS_1


“Kau... Bagaimana mungkin?” Ji Huanshan tidak percaya jika Fei Chen akan turun tangan dengan sendirinya mengatasi ini.


“Kau tahu, banyak aliran hitam yang bekerja dibawah muridku ini. Mereka adalah orang-orang bertalenta yang aku sebut sebagai Pendekar Bayangan. Andai saja kau bekerja padaku, mungkin kau akan hidup lebih lama.” Fei Chen mulai mengalirkan aura tubuhnya setelah berkata demikian.


“Keparat! Kau adalah penyebab semua-” Mulut Ji Huanshan tiba-tiba mengeluarkan cairan hitam saat Fei Chen menyerap semua ingatannya.


Fei Chen mengetahui bahwa dalang dibalik semua Bendera Iblis Dendam adalah Mao Gang. Mengutus orang kepercayaannya akan berbahaya sehingga Mao Gang memanipulasi orang-orang yang gagal bergabung kedalam pasukannya untuk membuat kekacauan di kekuasaan Fei Chen.


“Pecundang itu mencari masalah denganku. Tidak apa, aku akan memberitahu yang lain dan fokus terhadap tujuanku.” Setelah mengetahui dalang dibalik Bendera Iblis Hitam, Fei Chen membakar tubuh Ji Huanshan hingga lenyap.


Fu Jun yang melihat ini hanya berdecak kagum karena kemampuan yang dimiliki Fei Chen.


“Jun‘er, kau ingin menyembuhkan Ibumu bukan? Bisa antarkan aku kesana,” ujar Fei Chen.


Fu Jun menganggukkan kepalanya dan mengantar Fei Chen menuju rumahnya yang ada di Ibukota Mafei. Sesampainya di kediamannya, Fu Jun membawa Fei Chen menuju kamar yang ditempati Ibunya.


“Jun‘er, dia siapa?” Ibunya Fu Jun yang bernama Fu Diao bertanya.


Fu Jun memberitahu identitas Fei Chen dan seketika ekspresi Fu Diao berubah.


“Salam Yang Mulia. Maaf, tidak bisa menyambutmu dengan kondisi sehat...” ucap Fu Diao.


Fei Chen menggelengkan kepalanya dan memberitahu kedatangannya kemari untuk menyembuhkan Fu Diao.


“Yang Mulia, apa anda serius bisa menyembuhkan Ibuku?” tanya Fu Jun.

__ADS_1


“Aku serius, Jun‘er. Tetapi bisakah kau berikan aku dan Ibumu waktu untuk berbicara?” Fei Chen menatap Fu Jun dan Fu Jun mengerti.


Setelah Fu Jun pergi, Fei Chen menjelaskan kepada Fu Diao jika dirinya mampu menyembuhkan wanita paruh baya itu dari kelumpuhan. Namun hal itu perlu dilakukan atas kesadaran dan tanpa paksaan.


“Yang Mulia, anda sedang tidak memanfaatkan kondisiku bukan? Aku mendengar kau memiliki banyak istri dan suka mencari wanita yang lebih tua darimu. Apa aku termasuk mangsamu?” ujar Fu Diao.


“Aku berterimakasih karena telah membuat kami hidup dengan layak, tetapi kau sangat keterlaluan Yang Mulia.” Fu Diao menatap Fei Chen sinis dan membuat Fei Chen menghela nafas.


“Nyonya Fu, perkataanmu memang benar aku memiliki banyak istri. Terlebih mereka kebanyakan seusia denganmu, tetapi aku benar-benar berniat menolongmu. Aku merasa kasihan pada Jun‘er.” Fei Chen memberitahu tujuannya dan membuat Fu Diao tersenyum.


“Yang Mulia, aku ada satu permintaan untukmu.” Fu Diao berkata.


“Permintaan? Apa itu?” Fei Chen menatap Fu Diao penuh pertanyaan.


“Aku bersedia melakukan teknik penyembuhan itu asalkan kau menikahiku.” Fu Diao memberitahu permintaannya.


Lalu dalam hati Fu Diao membatin, ‘Pria tampan sepertimu tidak akan mungkin tertarik pada wanita tua sepertiku yang lumpuh-’


“Baiklah, aku akan menikahimu Nyonya Fu dan aku akan menganggap Jun‘er sebagai anakku.”


“Eh?” Fu Diao terkejut karena Fei Chen mengatakan itu.


Fei Chen berdiri dan menatap Fu Diao hangat.


“Besok sore aku akan kemari. Malam ini aku akan mempersiapkan diri.” Setelah berkata demikian Fei Chen lenyap.

__ADS_1


Fu Diao hanya terdiam tak bersuara dan saat Fu Jun masuk, barulah Fu Diao bicara tentang niat Fei Chen yang akan menyembuhkan dirinya.


__ADS_2