Penguasa Benua Tujuh Bintang

Penguasa Benua Tujuh Bintang
PBTB 51 - Situasi Negeri Es


__ADS_3

PBTB 51 - Situasi Negeri Es


”Seingatku disini merupakan tempat dimana Sulong disegel...”


Fei Chen bergumam setelah sampai di Wilayah Ao yang merupakan bagian dari Negeri Es. Selain situasi yang begitu tenang, Fei Chen tidak merasakan hawa keberadaan Naga Es yang tersegel.


Keanehan itu membuat Fei Chen mengerutkan keningnya dan membuatnya mengambil inisiatif untuk mengamati keadaan disekitarnya.


”Apa yang sebenarnya terjadi disini?”


Sebuah pertanyaan besar muncul dalam benak Fei Chen sebelum akhirnya dia menyadari sebuah aura yang besar dari Pegunungan Fuxue.


Fei Chen pun memutuskan kesana dan menemukan seorang wanita berumur yang tidak lain adalah Shirayuki sedang menjinakkan Naga Es yang ganas.


”Kau...” Shirayuki menoleh dan menatap Fei Chen waspada.


”Senior Shirayuki... Apa yang ingin kau lakukan?!” Fei Chen bisa merasakan amarah dari Shirayuki saat wanita itu menyerap beberapa aura Naga Es.


”Onigari... Tidak, Raja Neraka Fei Chen. Apa kau kemari karena ingin menebus kesalahanmu? Tidak perlu merasa bersalah sebentar lagi negeri ini akan membeku.” Shirayuki tiba-tiba melepaskan serpihan es yang sangat dingin dan membekukan sekitarnya.


Bahkan pergerakan lincah Fei Chen tidak dapat mengikuti kecepatan serpihan es. Sebelum Fei Chen bertindak lebih jauh, Shirayuki kembali melakukan sesuatu yang tidak terduga.


”Seniot Shirayuki! Hentikan! Aku kemari hendak membicarakan sesuatu denganmu dan bukan bertarung!” ucap Fei Chen.


”Tidak ada yang perlu dibicarakan! Mereka mengambil Masayu dan memperkosanya!” teriak Shirayuki sebelum ratusan pedang es mengarah pada Fei Chen.


”Cih!” Fei Chen menyambut pedang es tersebut dan menghancurkannya.


Lalu Fei Chen melihat jelas keputusasaan Dimata Shirayuki sebelum akhirnya wanita itu kehilangan kendali. Namun secepat mungkin Fei Chen menghentikan Shirayuki dan menekan aura wanita tersebut.


”Siapa yang menculik Masayu?”

__ADS_1


”Toji Minamito. Aku harus menemuinya. Dia menginginkanku.”


Mengetahui Fei Chen sulit dihentikan, Shirayuki pun memeluk tubuh pria tersebut dan membekukannya. Naga Es Sulong pun lenyap karena wujud auranya membekukan tubuh Fei Chen.


”Senior!” Fei Chen merapatkan giginya saat lehernya sudah membeku.


”Sial!”


Shirayuki hanya tersenyum dan memegang serpihan es tubuh Fei Chen.


”Kau jangan ikut campur lebih dari ini, Fei Chen. Aku akan menghukum mereka karena telah mencari masalah denganku. Kematian adalah ganjaran yang pantas untuk mereka.”


Setelah berkata demikian Shirayuki terbang meninggalkan Pegunungan Fuxue.


Fei Chen yang dibekukan mengumpat karena menyadari serpihan es yang membekukan tubuhnya ini sulit dihancurkan. Akhirnya Fei Chen melepaskan segenap kemampuannya namun dia merasakan hal itu dapat menghancurkan tubuhnya.


‘Bukan waktunya aku disini terjebak dalam kondisi seperti ini!’ umpat Fei Chen dalam hati.


Melihat jelas bagaimana Shirayuki frustasi, akhirnya Fei Chen sadar jika Tojo Minamito bukanlah sembarang samurai.


Fei Chen berniat mengejar Shirayuki namun jarak keduanya sudah jauh. Sementara Shirayuki menuju Ibukota Honjo, Fei Chen justru kearah lainnya yakni Wilayah Guren.


Fei Chen menyadari jika ia tidak dapat menghafal rute di Negeri Es dengan jelas dan itu membuatnya beberapa kali berhenti dijalan untuk memeriksa keadaan sekitar.


Hingga saat Fei Chen sampai disebuah hutan bersalju yang membeku, ia merasakan banyak hawa keberadaan manusia. Fei Chen pun memeriksa keadaan disana dan menemukan pertarungan yang terjadi antara seorang wanita cantik melawan puluhan pria.


”Sial orang ini benar-benar kuat!”


”Ketua Hijiyama meminta pada kita agar tidak melukai wanita ini!”


”Tapi dia sangat kuat! Bagaimana kita menangkap tanpa melukainya?!”

__ADS_1


Apa yang Fei Chen lihat adalah wanita yang dicari Shirayuki yakni Masayu.


Fei Chen melihat Masaya dilumpuhkan racun dan langsung turun membantu.


”Nyonya Masayu... Sisanya serahkan padaku...”


Fei Chen menciptakan ratusan pedang tak kasat mata sebelum membunuh semua samurai yang mengepung Masayu dan hanya menyisakan satu dari mereka.


”Kau! Kau siapa?!” Samurai yang tersisa ketakutan saat Fei Chen berjalan mendekat.


”Aku adalah Onigari. Ingat itu di alam baka, sampah!” Fei Chen memegang kepala samurai tersebut dan melakukan sesuatu padanya.


Fei Chen menyerap aura orang tersebut hingga mati kemudian dia menemukan tempat persembunyian kelompok samurai Elang Es yang telah menculik Masayu.


”Kau Fei Chen bukan? Terimakasih telah menolongku...” Tubuh Masaya ambruk tepat setelah Fei Chen menolongnya.


”Nyonya Masayu!” Fei Chen memegang tubuh Masayu dan membuat wanita itu menatapnya sengit.


”Lepaskan tanganmu... dari tubuhku....”


”Pergi dan beritahu Kakak Shirayuki... Mereka berniat menjebaknya...”


Fei Chen terkejut saat mengetahui aliran darah Masayu dipenuhi hawa iblis milik Xiao Ho Chi.


‘Keparat itu! Jadi ini yang dia maksud!’ Fei Chen pun memegang kepala Masayu dan terkejut saat melihat ingatan Masayu yang dipaksa meminum cairan iblis milik Xiao Ho Chi yang wujudnya menjadi seorang bocah cilik.


”Ini permintaan terakhirku... Pergilah...” Masayu pingsan setelah mengatakan itu.


Aura dan tubuh Masayu tidak menerima aura iblis itu sehingga tubuhnya melemah dan terluka parah. Fei Chen pun membawa tubuh Masayu menuju sebuah gua yang ada di hutan membeku tersebut.


Disana Fei Chen membuat api unggun menggunakan aura tubuhnya sambil berusaha menekan penyebaran racun menggunakan api Phoenix pada tubuh Masayu.

__ADS_1


__ADS_2