Penguasa Benua Tujuh Bintang

Penguasa Benua Tujuh Bintang
PBTB 41 - Perjamuan Raja Iblis Langit, Xiao Ho Chi.


__ADS_3

PBTB 41 - Perjamuan Raja Iblis Langit, Xiao Ho Chi.


Sementara itu Fei Chen sedang mengobrol bersama Fu Jun. Fei Chen memberitahu Fu Jun mengenai Ji Ho yang telah menikah, mendengar itu Fu Jun terlihat kesal dan marah.


“Ji Ho sialan! Dia mendahuluiku!” umpat Fu Jun.


Fei Chen hanya tertawa pelan dan memberitahu Fu Jun mengenai sosok Mao Gang yang mulai bergerak. Fei Chen sendiri sudah mengetahui pergerakan Mao Gang dan berniat memberi peringatan pada Raja Iblis itu.


“Yang Mulia, apakan anda serius akan datang kesana?” Fu Jun bertanya untuk memastikan mengenai langkah Fei Chen yang hendak pergi ke Kekaisaran Tang atau lebih tepatnya Benua Langit.


“Jun‘er, Sun Yelong belum binasa sepenuhnya. Aku memang telah membinasakan orangnya, namun tidak dengan semangatnya. Anaknya yang bernama Sun Minha masih hidup dan semangatnya belum padam.” Fei Chen mengingatkan pada Fu Jun tentang balas dendam.


Fu Jun mengerti dan memahami tindakan Fei Chen. Namun tidak pernah Fu Jun sangka sebelumnya, Fei Chen selama delapan tahun ini berkelana hanya menggunakan klon bayangannya saja.


“Mao Gang memiliki sejarah yang buruk denganku. Benua Hitam memang telah dia kuasai tetapi aku memiliki kartu As yang dapat membuatnya iri padaku.,” ujar Fei Chen bangga dan membuat Fu Jun tersenyum.


“Jadi apa kau ingin mengambil misi dariku ini, Jun‘er?” Fei Chen menawarkan sebuah misi kepada Fu Jun.


Misi yang dimaksud adalah dengan mendatangi Kerajaan Tang bersama Fei Chen di Benua Langit.


“Yang Mulia, apa anda bisa mempertahankan klon selama tiga bulan? Jika bisa maka aku akan mengambil misi ini.” Fu Jun memberikan syarat dan Fei Chen menyanggupinya.


“Itu adalah hal yang mudah.” Fei Chen memberikan jawaban lalu memberikan penjelasan kepada Fu Jun tentang klon yang ia maksud.


Klon Fei Chen akan hilang jika terbunuh dan kehabisan aura atau kehendak Fei Chen sendiri. Hanya satu cara untuk mempertahankannya yakni memberikan aura kepada klon Fei Chen.


Mendengar itu Fu Jun memahami penjelasan Fei Chen dan mengerti.


“Bagaimana Pasukan Bayangan akhir-akhir ini? Apa mereka berhasil menemukan apa yang kucari?” Lalu Fei Chen mengalihkan pembicaraan.

__ADS_1


Fu Jun mengangguk, “Yang Mulia, kondisi di Kekaisaran Kai belum terlalu kalau hanya saja banyak samurai yang tunduk pada Onigari palsu. Mengenai masalah di Kekaisaran Yin, disana banyak orang-orang seperti Ji Huanshan dan aku rasa mereka semua adalah orang yang memiliki dendam kepada anda.”


“Aku akan mengerahkan segenap kemampuan Pasukan Bayangan untuk menumpas mereka Yang Mulia.” Fu Jun menambahkan.


Fei Chen tersenyum dan memegang pundak Fu Jun.


“Jun‘er, jangan terlalu memaksakan diri. Kau cukup awasi mereka, sisanya serahkan padaku.” Fei Chen berkata untuk menenangkan Fu Jun.


“Oh iya, Yang Mulia, kemarin Ibu mengatakan padaku jika Yang Mulia akan mengobatinya. Dan Ibu mengatakan padaku jika Yang Mulia akan melamar-”


“Uhuk!” Fei Chen tersedak mendengar ucapan Fu Jun barusan.


Fu Jun tersenyum dan merasa bangga karena ia akan menjadi anak angkat Fei Chen seperti Ji Ho.


“Jun‘er, masalah ini aku ingin meminta persetujuan darimu. Aku tidak akan mengobati sembarangan wanita, maka dari itu apa kau yakin ingin memiliki seorang Ayah sepertiku?” tanya Fei Chen.


“Justru, aku merasa sangat bangga Yang Mulia. Beberapa tahun belakangan ini aku bersama Ji Ho tumbuh dibawah bimbinganmu dan kau tidak pernah membedakan antara aku dan Ji Ho. Aku selalu berharap memiliki seorang Ayah dan aku selalu menganggapmu sebagai Ayahku, Yang Mulia.” Fu Jun meneteskan air matanya dan berusaha menahannya.


“Kau sudah kuanggap seperti anakku, Jun‘er.” Fei Chen berkata lirih saat Fu Jun menangis semakin keras.


Setelah beberapa saat akhirnya Fu Jun berhenti menangis dan meminta Fei Chen untuk menjelaskan lebih rinci kepada bawahannya.


“Yang Mulia... Maaf... Aku tidak bisa berhenti menangis...” ucap Fi Jun terisak.


Fei Chen memegang kepala Fu Jun lalu menjelaskan kepada Pasukan Bayangan mengenai tujuannya itu. Sekitar seratus Pasukan Bayangan yang terlatih untuk membunuh dan menghabisi target yang diincar Fei Chen dalam diam berkumpul.


Fei Chen membagi tugas pada Pasukan Bayangan menjadi tiga bagian. Pasukan pertama akan menuju Kekaisaran Yin, sedangkan pasukan kedua akan menuju Kekaisaran Kai dan pasukan ketiga akan mengikuti Fu Jun ke Kekaisaran Tang bersama klon bayangan Fei Chen.


“Sejauh ini, para Raja Iblis sialan itu tidak melakukan serangan secara terang-terangan. Namun kita harus tetap waspada karena kita tidak tahu apa yang menanti kita kedepannya,” ujar Fei Chen.

__ADS_1


Setelah itu semua Pasukan Bayangan bersiap untuk menjalankan tugas yang diberikan Fei Chen termasuk Fu Jun.


Bersamaan dengan Fei Chen yang akan menjalankan rencana besarnya memata-matai Mao Gang, Xiao Ho Chi mengadakan perjamuan dengan Heng Long dan Mo Qiong Shan.


“Seperti biasa, Heng Long selalu telat! Xiao! Jadi apa yang ingin kau bahas denganku?!” Sosok pria yang terlihat tidak sabaran dan mengetuk meja hingga meleleh karena jarinya dipenuhi lava bertanya kepada Xiao Ho Chi.


Sosok itu dikenal sebagai Mo Qiong Shan atau Raja Bencana yang memiliki Tubuh Dewa Bencana.


“Wujudmu yang ini lebih menjijikan! Kau berpura-pura sebagai wanita! Hentikan itu atau aku akan menghancurkan tempat ini!” Mo Qiong Shan tiba-tiba memberikan ancaman kepada wanita cantik dihadapannya.


“Kau tidak bisa diajak bercanda, Mo Qiong Shan!” Tiba-tiba wanita cantik itu berubah wujudnya menjadi seorang pria paruh baya.


“Kita tunggu Heng Long datang, baru akan membahas hal yang ingin ku bicarakan dengan kalian mengenai Mao Gang!” ujar Xiao Ho Chi kepada Mo Qiong Shan.


“Keparat itu telah telat! Aku akan menghabisinya!” Mo Qiong Shan menggertakkan giginya sambil mengepalkan tangannya erat.


“Harararara! Apa kau ingin membunuhku, Mo?! Majulah, aku sudah lama tidak bertarung dengan orang yang setara denganku!” Sosok Heng Long muncul dan tersenyum menyeringai menatap Mo Qiong Shan.


“Hentikan! Kalian berdua bisa menghancurkan negeri yang damai ini!” Xiao Ho Chi menghentikan niat keduanya.


“Alasanku mengundang kalian berdua kemari karena Mao Gang dan kematian Sun Yelong...” Xiao Ho Chi pun memberitahu alasan mengundang Mo Qiong Shan dan Heng Long dalam perjamuannya.


Dahulu Xiao Ho Chi bekerjasama dengan Qi Che untuk membunuh Mo Qiong Shan, namun Qi Che terbunuh lebih cepat oleh Fei Chen dan membuat Xiao Ho Chi menjadi waspada.


“Sangat di sayangkan makhluk terkuat telah terbunuh. Aku sama sekali tidak membenci Yelong.” Mo Qiong Shan menanggapi.


“Masalah itu, aku juga sama. Tetapi aku penasaran denganmu mengundang kami, Xiao. Apa kau mengetahui orang dibelakang Shin Yinfeng dan Mao Gang? Aku rasa kau sepemikiran denganku.” Heng Long menatap Xiao Ho Chi tajam dan membutuhkan jawaban.


Xiao Ho Chi mengangguk, “Ya, dia adalah Jing Yunfei. Orang yang telah mengalahkan Yelong, aku dan kau Heng Long.”

__ADS_1


Seketika ruangan pertemuan itu menjadi hening saat Xiao Ho Chi memberitahu dalang yang memanipulasi Mao Gang dan Shin Yinfeng.


__ADS_2