Penguasa Benua Tujuh Bintang

Penguasa Benua Tujuh Bintang
PBTB 7 - Tujuh Permata Bintang


__ADS_3

PBTB 7 - Tujuh Permata Bintang


Fei Chen dan Deshe dalam wujud kecil menuju Ibukota Korain. Dalam perjalanan Deshe menjelaskan tentang sosok Permaisuri Kerajaan Munjong yang terkenal akan kecantikannya yakni Chul Min Ah.


Tetapi permaisuri sebelumnya yang bernama Kim Bo Seul yang menjabat sebagai Ratu Kerajaan Munjong juga memiliki kecantikan tiada tara. Kematian Raja Kim Baek Hyung yang dibunuh anak tirinya bernama Kim Baek Jun membuat Kim Bo Seul dikurung di suatu tempat yang ada di Ibukota Korain.


Alasan Kim Baek Jun membunuh Kim Baek Hyung karena telah menelantarkan ibunya. Setelah kematian Ibunya, Kim Baek Jun jatuh cinta kepada wanita bernama Seul namun ternyata Seul adalah salah satu wanita dari banyaknya wanita Kim Baek Hyung. Beberapa tahun kemudian Kim Baek Hyung memperkenalkan Seul sebagai Kim Bo Seul dan mengangkatnya menjadi Ratu Kerajaan Munjong.


“Saat krisis itu Tiger dan Vista datang menghasut lalu terjadi kudeta. Benar begitu Deshe?” Fei Chen mengambil kesimpulan.


“Ya, keduanya datang dengan tujuan untuk mencari sebuah pusaka kuno untuk mengabulkan sebuah permintaan yakni Tujuh Permata Bintang.” Deshe menjelaskan.


“Tuanku, sepertinya kau mengetahui hal ini?” kata Deshe.


“Tujuh Permata Bintang ya? Aku memiliki satu. Ini hal yang rumit. Sebenarnya Tujuh Permata Bintang ada ditubuh wanita yang memiliki kondisi khusus. Mereka menumpahkan darah dan tidak mengetahui hal ini. Dari banyaknya istriku hanya Xia‘er saja yang memiliki satu dari Tujuh Permata Bintang.” Fei Chen menjelaskan dan memperlihatkan telapak tangan kanannya sambil melepaskan aura yang berbeda.


Deshe melihat sebuah simbol bintang berwarna merah ditelapak tangan Fei Chen.

__ADS_1


“Enam wanita lagi untuk mendapatkan Tujuh Permata Bintang ya? Sebenarnya aku lelah...” Fei Chen tersenyum kecut karena dia sangat yakin dirinya akan bertemu dengan wanita yang kelak akan menjadi istrinya di negeri ini.


Deshe menahan tawa karena tidak menyangka sosok Kaisar Penakluk Wanita bisa merasakan lelah berurusan dengan wanita.


“Tuanku, apa kau sudah mengetahui wanita mana saja yang memiliki Tujuh Permata Bintang?” Deshe bertanya.


Fei Chen mengangguk pelan dan mengingat Ma Mingyan, Fuyumi Masayu dan Fuyumi Shirayuki. Kemudian dia menjelaskan kepada Deshe jika sebenarnya dirinya belum menembus kesucian meridian salah satu istrinya bernama Xhin Li Wei dan menurutnya Xhin Li Wei juga memiliki Permata Tujuh Bintang.


“Jadi tersisa dua wanita. Ini tugas yang mudah, Tuanku.” Deshe menanggapi.


“Tugas yang mudah kepalamu!” Fei Chen sedikit sebal dengan Deshe.


Fei Chen sudah memikirkan beberapa rencana setelah mendengar penjelasan Deshe. Dirinya berniat menyamar dengan menggunakan topeng iblis seperti yang ia lakukan di Kekaisaran Kai.


“Aku harus menguak kebenarannya dan membuat semua orang mengetahuinya tanpa mereka mengetahui identitas ku. Tetapi sebelum itu aku harus mendekati salah satu orang kepercayaan Raja Kim.” Fei Chen berkata.


Deshe menjelaskan kepada Fei Chen jika orang yang paling dapat Fei Chen manfaatkan adalah Penasehat Dae. Raja Kim sangat mempercayai Penasehat Dae lebih dari kedua jendralnya. Deshe memberitahu Fei Chen jika Penasehat Dae akan mengadakan pertemuan dengan kedua jendral Kerajaan Munjong beberapa hari lagi.

__ADS_1


“Aku harus mencari cara mendekati orang itu,” ucap Fei Chen sambil mengamati Ibukota Korain dari kejauhan.


Sementara Fei Chen sudah melangkah maju menuju sarang musuh, Ji Ho dan Hea Eun Jung masih berada di sekitar Kota Jisa. Keduanya menyamar dan mengamati keadaan sekitar.


Ji Ho tidak mengetahui jika dirinya tidak diajak oleh Fei Chen agar lebih leluasa melepaskan masa muda dengan Hea Eun Jung, namun Ji Ho gagal paham dan tidak mengetahui maksud perintah Fei Chen untuk tetap di Kota Jisa.


“Ji Ho, sepertinya Jendral Park belum meninggalkan Kota Jisa?” ucap Hea Eun Jung.


“Dia bahkan menuduh kau sebagai pelaku pembunuhan Paman Chul!” Ji Ho mengepalkan tangannya dan tak lama dia merasakan aura yang pekat untuk sesaat.


Ji Ho melihat seorang pria yang memakai topeng datang bersama wanita yang memakai cadar. Keduanya menuju rumah hiburan di Kota Jisa.


‘Siapa pria itu? Auranya lebih besar dari milikku. Dia berbahaya.’ Ji Ho sebisa mungkin tidak berurusan dengan pria tersebut dan memilih mengamati situasi.


‘Serahkan kepadaku Ji Ho.’ klon kecil Deshe kembali membagi tubuhnya untuk mengawasi.


Hea Eun Jung mengamati pria yang sama dengan Ji Ho. Dan Hea Eun Jung terlihat seperti mengenal sosok pria tersebut.

__ADS_1


“Ji Ho... Dia adalah Raja Kim...” ucap Hea Eun Jung dan membuat Ji Ho terkejut.


__ADS_2