Penguasa Benua Tujuh Bintang

Penguasa Benua Tujuh Bintang
PBTB 55 - Rumah Hiburan Temari


__ADS_3

PBTB 55 - Rumah Hiburan Temari


Fei Chen mengetahui dari Deshe jika Toshi dan Hijiyama sedang berada di Kota Hinogawa dan dalam perjalanan menuju Ibukota Honjo untuk mengadakan pertemuan dengan Tojo Minamito.


Mendengar kabar ini Fei Chen memberitahu Masayu dan keduanya segera berangkat menuju kesana. Fei Chen juga menyuruh Deshe kembali mencari keberadaan Shirayuki sambil bergegas menuju Kota Hinogawa.


”Suami, apa kau juga menemukan keberadaan Kakak Shirayuki?” tanya Masayu.


”Cepat atau lambat dia akan kutemukan. Jika melihat situasi yang terjadi aku rasa dia menuju Ibukota Honjo.” Fei Chen menjelaskan sebelum membuka portal teleportasi.


Masayu mengkhawatirkan kondisi Shirayuki yang terjebak rencana Toshi dan Hijiyama. Setelah itu Fei Chen dan Masayu melakukan teleportasi ke Kota Hinogawa. Disana keduanya langsung berada didalam kota tanpa ketahuan para samurai yang berjaga.


Namun setelah ini merupakan hal yang sulit untuk keduanya bergerak. Sehingga sebelum melakukan penyusupan lebih jauh Fei Chen mengeluarkan sebuah topeng rubah merah dan putih.


”Aku akan menggunakan yang warna merah sedangkan kau yang putih.” Fei Chen berkata sambil memberikan topeng rubah putih kepada Masayu.


Bukannya menerima Masayu malah menolak dan memiliki rencana lain.

__ADS_1


”Suami, bukankah penduduk tidak mengetahui rupa dari Onigari. Jika Tojo Minamito menggunakan identitasmu untuk melakukan kejahatan, kita juga bisa melakukan hal yang sama.” Masayu malah memberikan saran agar Fei Chen dan dirinya menggunakan topeng iblis Onigari.


Mendengar itu Fei Chen tersenyum karena pikiran itu tidak pernah terbesit dipikirannya.


”Baiklah. Gunakan ini, istriku. Kita akan buat penyusupan yang meriah.”


Setelah itu Fei Chen dan Masayu melakukan penyamaran mereka dan melakukan pergerakan yang sesungguhnya di Kota Hinogawa.


Masayu langsung mencari keberadaan Toshi dan Hijiyama, sedangkan Fei Chen bergegas menuju tempat keberadaan Emi Kagura di Rumah Hiburan Temari. Namun situasi yang terjadi di Kota Hinogawa jauh lebih dari apa yang Fei Chen pikirkan.


”Suami, apa yang kau lihat?” Masayu memegang pundak Fei Chen dan meminta gantian mengintip.


Saat melihat kebawah matanya melebar dan wajahnya memerah.


”Dasar!” Masaya mencubit perut Fei Chen hingga Fei Chen tidak sengaja berdiri dan kepalanya mengenai atap.


”Suara apa itu?” Utsuo yang sedang memegang pinggul Ameko menatap keatas atap kamar.

__ADS_1


Ameko tidak peduli dan melakukan hal yang membuat Utsuo mengerang hebat. Tubuh pria bergetar dengan sangat hebat dan Ameko dengan cepat berdiri melihat pria itu melakukan pelepasan.


”Haaaah... Haaaah... Kau sangat nikmat, Ameko...” puji Utsuo.


Sedangkan Ameko tersenyum kecut karena terbakar gairah namun Utsuo sudah mencapai batas sebelum ia mencapai pelepasan.


’Semua pria sama. Mereka lemah.’ Ameko membatin lalu memegang sesuatu yang mengecil dan memainkannya dengan jemarinya sambil menyenderkan kepalanya di lengan Utsuo.


”Tuan Utsuo... Kau akan merasakan kenikmatan ini jika aku menjadi istrimu. Apa kau mau?” kata Ameko dan membuat Utsuo menelan ludah.


”Katakan apa syarat yang harus kulakukan?” tanya Utsuo sambil membelai gunung kembar Ameko.


”Besok kau harus memastikan Hinatsuru selamat. Setelah itu kita akan bertarung sampai pagi.” Ameko menggigit telinga Utsuo membuat pria itu menyanggupi permintaannya.


”Baiklah, besok aku akan membawa Hinatsuru kemari.” Utsuo mengatakan itu walaupun sebenarnya ia berbohong.


Hinatsuru memang datang kepadanya meminta pertolongan, namun sekarang wanita itu berada di Ibukota Honjo dibawah pengawasan Tojo Minamito dan dicengkeram dengan sangat erat oleh sosok Onigari tersebut.

__ADS_1


__ADS_2