Penjual Pecel Milik Dokter Handsome

Penjual Pecel Milik Dokter Handsome
Tiket


__ADS_3

Mira mencoba mengontrol dirinya supaya tidak terlihat terlalu curiga. Mira menyuguhkan minuman dan Snack kepada Angel sang adik. Angel menikmati suguhan kakak iparnya itu dan perlahan Mira menanyakan kepada Angel siapakah sebenarnya Lia itu. Angel terlihat tidak begitu curiga dengan pertanyaan Mira. lalu Angel menjawab nya bahwa Lia adalah Teman dia sejak ada di bangku perkuliahan.


Mira yang merasa masih belum menemukan Jawaban dari apa yang diceritakan Angel, kini Mira mengajukan pertanyaan untuk kedua kalinya.


"Kenal sama mas Fatih juga?" tanya nya sambil memberanikan diri


"emm..."


Angel menjawab dengan gampangnya bahwa dia pernah menyukai kakaknya itu dan ingin menikah bersamanya.


"apa!" Mira terkejut dan mengagetkan Angel.


"hihih. iya tapi jangan khawatir kak, mas Fatih tidak suka kepadanya." jawab santai Angel


"Dia kan cantik?" cecer Mira


"Meski cantik kalau tidak ada feel bagaimana bisa menyatu," Angel menikmati Snack gurih bikinan mbok nah


Mira pun tersenyum setelah mendengar itu dari adiknya. Mira menanyakan kepada Angel seperti apakah sebenarnya taste Fatih kepada pasangan. Angel menjawab bahwa ia sangat suka dengan perempuan berambut panjang, baik, tanggung jawab.


Angel memberhentikan ucapan nya karena merasa bahwa Mira terlalu mencecar untuk bertanya ini kepada Angel.


"Apa kakak, baik baik saja?" lirikan Angel kepada Mira penasaran


Mira tersenyum dan tidak menggubris ucapan adik iparnya itu. mira melihat handphone nya dan tak lama dari itu Fatih menelpon Mira.


"Waalaikumussalam,?" jawab Mira sambil melihat Angel.


Angel yang merasa bahwa kakak iparnya ini Idak terlalu beres dan menanyakan siapa yang sedang telpon.


"eemm. lagi happy saja sayang, ada tamu istimewa hari ini" jawab Mira santai


Angel yang mulai menyadari bahwa yang sedang menelpon itu adalah mas Fatih. Mira mengeraskan suara handphone karena Fatih yang meminta untuk mengobrol dengan adiknya itu.


"Ngapain lagi dirumah kakak" tanya Fatih


"Ini... lagi cerita tentang L..."


Angel belum selesai menyebutkan namanya dan Mira melarang untuk menceritakan.


"Cerita apa?'


"ini... kak Mira ingin Liburan, honeymoon" Angel tertawa seakan mengejek kakak iparnya itu.


Mira kaget atas ucapan Angel dan menarik handphone yang digenggamnya. tanpa merasa bersalah Angel melanjutkan cemilan yang ada di pangkuan.


"Kapan pulang sayang?" Mira sedikit gugup atas ucapan Angel yang menjengkelkan tadi


"tiga puluh menit lagi sampai rumah"


Mira menutup telponnya dan menunggu kedatangan suami. Angel bertanya kepada kakaknya itu tentang klinik yang sudah didirikan.


"Alhamdulillah, begitu lebih. berasa rumah sakit kecil" Mira dengan bangga nya menunjukkan itu kepada Angel.


"Kakak begitu bersyukur berkat support dari mas Fatih, mimpi kakak akhirnya terwujud, ya meskipun bukanlah dokter yang bekerja di rumah sakit" tutur Mira

__ADS_1


Angel memeluk dan menjelaskan kepada kakaknya bahwa makna dokter itu bukan mereka yang hanya memakai jas putih dan bekerja di rumah sakit. tetapi seberapa manfaat mereka kepada orang lain.


"Dan kakak sudah lebih dari pada cukup, Angel bangga punya kakak" Angel dengan lembut


jalanan sore begitu macet, banyak orang yang sudah balik untuk bekerja. Tak terkecuali Fatih yang sudah separuh perjalanan untuk menuju rumah. terlihat Fatih yang begitu girang setelah mendengar ucapan Angel tadi.


seorang anak menghampiri mobil Fatih dan menawarkan kepadanya.


"Dibeli kak, buat kekasih" Fatih melihat sang anak yang sedang membawa satu keranjang bunga mawar.


"Kakak beli semua ya dik, berapa?" tanya Fatih.


sang anak yang nampak kaget dan kegirangan karena ada seorang yang membeli bunganya.


"Ambil saja kembaliannya, segera pulang dik sudah sore" pinta Fatih kepada anak itu.


Fatih kembali melajukan mobilnya dan bergegas untuk pulang.


Bams sedang mondar mandir didepan pintu rumah dan merasa kepikiran atas apa yang telah dilakukan, ia merasa bodoh sekali karena telah menuduh Fatih yang bukan bukan. istri Bams yang tidak sengaja membuka pintu rumah karena hendak mengambil pesanan yang di antar oleh seorang kurir.


istri Bams terkejut karena kedatangan Bams yang tiba-tiba.


"Mas Bams sudah datang?" tanya Cantika


Bams kaget karena istrinya, Cantika yang muncul didepan pintu


"Kenapa tidak langsung masuk mas?" sambung Cantika kepada Bams.


Bams tersenyum dan masuk kedalam rumah. sedangkan cantika membuntuti setelah ia mendapatkan pesanannya. Cantika menghampiri Bams yang sedang duduk di meja makan.


"Cari siapa mas?"


seorang lelaki berdiri tegap didepan pintu dengan membelakangi. lelaki itu tidak menoleh nya sama sekali. ia mendekat dan memeluk lelaki itu.


Terdengar hembusan nafas senyum dari laki laki itu. ia berbalik arah dan menyambut nya


"Alhamdulillah masih ingat sama suami ya?" goda Fatih kepada Mira yang telah membuka kan pintu untuknya


diberikan bunga yang ada di tangan Fatih, Mira senyum dan menyindir nya


"Apakah ini Angel juga yang telah membantu mas?" sindir Mira


Fatih geleng geleng tidak terima setelah mendengar ucapan Mira. Fatih tetap menjelaskan kepada Mira bahwa ia telah membeli bunga itu dari seorang anak yang menawarkan nya tadi. Mira tetap saja tidak menggubris dan hanya senyum memandangi bunga itu.


Fatih yang merasa tidak dihiraukan nya, ia menggendong Mira saat itu juga dan membawanya masuk kedalam rumah. Mira yang mencoba untuk meminta Fatih untuk melepaskan dari gendongan karena malu terhadap Angel yang masih ada di rumah.


'uhuk' sindir nampak terdengar dari Angel yang keluar untuk menemui kakaknya itu. Fatih tidak menghiraukan adik yang suka usil. Angel nampak mengajukan protes kepada Fatih karena ia sudah lama tidak digendong olehnya.


Fatih dan mira tertawa, Fatih menaruh Mia dari gendongan nya dan mempersilahkan Angel untuk digendong. Fatih terjatuh karena tubuh Angel yang tidak bisa dikondisikan. semua tertawa karena Fatih yang merengek kesakitan karena Angel yang berhasil membuat ia jatuh.


keramaian itu sontak membuat mbok nah yang sedang di dapur memaksanya untuk melihat.


mbok nah keluar dan melihatnya,


"mbok... hehe" Fatih terbangun dan menjabat tangan mbok nah saat itu

__ADS_1


Fatih begitu menghormati sosok mbok nah. ia tahu betul cerita mbok nah membesarkan Mira dan Aidin.


"Mbok, jangan capek capek di dapur ngapain? biarkan ini bocah saja yang memasak?"


Fatih mengejek Angel yang sedang berdiri disampingnya


Angel merasa kesal atas perbuatan kakak nya yang berhasil mempermalukan dirinya kepada mbok nah.


"Mbok tidak menyesal dapat menantu tidak bisa masak kayak Angel?" Fatih menggandeng tangan mbok nah sambil mengajak nya untuk duduk.


sontak itu membuat Angel menggerakkan tangan nya untuk memukul paha Fatih. aduh fatih yang kesakitan


"Manusia tidak ada yang sempurna nak? tidak apa-apa Angel tidak memasak, asalkan dia mau belajar dan menemani Aidin, mbok sudah bisa menerima.


ucapan mbok nah membuat Angel begitu senang dan merasa diuntungkan daripada kakaknya. kehangatan itu tak terasa membuat Angel begitu nyaman dan tak sadar jika ia sudah lama disana. Mira meminta Angel untuk tidur dirumahnya namun Angel menolak karena ia harus seger pulang dan menyelesaikan beberapa pekerjaan nya. Angel pamit dan pulang ke rumah.


Fatih mandi untuk membersihkan dirinya dan Mira yang membantu menyiapkan baju ganti untuk suami. Mira menunggu Fatih di kamar sambil membuka laptop yang di pegang nya.


tak lama Fatih keluar kamar mandi dan melihat Mira yang begitu adik mencari tempat untuk liburan. itu membuat Fatih menanyakan,


"kenapa? ingin liburan sayang?"


tanya Fatih sambil menggosok kepala dengan handuk.


Mira tidak menjawab hanya tersenyum. Fatih menarik tangan Mira dan memintanya untuk duduk di kasur.


"Apa sayang?" Mira kaget


"Tutup mata" pinta Fatih


"Ngapain" bawel Mira


Fatih membuka tas kerja nya dan meminta Mira membuka kotak yang telah ia berikan. Mira membuka mata dan menanyakan apakah itu.


Fatih meminta Mira untuk membuka apa yang ada didalam box. Mira begitu antusias dan mulai membuka nya. betapa senangnya Mira setelah membuka kotak itu dan melihat dalamnya


"Senang?" tanya Fatih


"Sangat, aku ingin sekali kesana sayang?"


Fatih membelikan sebuah tiket penginapan untuk pergi ke Maldives besok lusa. Mira begitu menyukainya. namun seketika Mira berhenti tersenyum dan menanyakan kepada Fatih apa yang membuat ia tiba-tiba membeli tiket itu


"Bukankah barusan tadi kamu bilang mau honeymoon!"


"Apa!" Mira kaget


"Iya tadi, Angel bilang kamu ingin honeymoon lagi?"


Mira masih shock mendengar ucapan Fatih dan merasa malu karena sebenarnya ia tidak ada maksud apa-apa disitu. Fatih menyadari dan hanya menggoda istrinya yang cantik.


"Kenapa? gak mau? apa honeymoon sekarang aja disini" Fatih dengan nada sok cuek nya sambil mendekat di bibir Mira.


Mira mundur dan menenangkan Fatih agar tidak terjadi apa apa malam itu. Fatih senyum dan tahu bahwa ia sedang capek.


"Aku tidak mau sekarang sayang, aku mau nanti disana, tidak ada siapa-siapa. hanya kita berdua" bisik mesra Fatih ditelinga Mira

__ADS_1


Mira senyum dan mengajak Fatih untuk beristirahat malam itu. malam yang tenang dengan suara hening dan langit yang begitu cerah dan terang.


__ADS_2