
Dan hari yang ditunggu Kabir akhirnya datang.
Diruang rapat kantornya sudah ada seseorang yang menunggunya.
Menurut Rio, seseorang itu adalah lelaki yang dekat dengan Fio. Dan apa tanggapan Kabir? dia hanya Tersenyum remeh.
Kabir dengan setelan formalnya berjalan masuk dan diikuti oleh Rio, Max, serta Nad, sekertaris kantornya.
Didepannya sudah terlihat ruang rapat dengan banyak kursi, dan disana ada seorang lelaki paruh baya duduk dan dibelakangnya ada bodyguard.
"Selamat siang"
Kabir dengan santai menyapa dan duduk diruang kepemimpinan.
"Hmm.. kau yang bernama Kabir?"
"Ya.. seingat saya.. saya belum saling mengenal dan saya juga tak merasa memiliki proyek dengan anda"
"Kembalikan Fiola Rosella"
"Fiola Rosella? Siapa dia?"
"Kau menyekap wanitaku!"
"Wanitamu?"
Kabir menyunggingkan alisnya, dan menoleh pada Max.
"Max... Tolong cari tahu apa Fiola Rosella itu memang wanita milik tuan ini"
"Baik!"
Max membuka ponselnya. Kabir masih diam, dan setelahnya Max menatap lelaki didepannya.
"Nama anda Andre Peer, umur 50 tahun, memiliki perusahaan property kelas D... Memiliki istri bernama Sarah dan 3 orang anak... Dan nona Fiola Rosella adalah seorang selingkuhan anda"
Setelah menyampaikan informasi itu, Max kembali diam. Dan Kabir menatap lelaki bernama Andre itu datar.
"Dia hanya selingkuhanmu tuan... Apa sangat berharga?"
"Kau!! Mau berapa kau!?"
"Sebentar... Nad, coba cek total kekayaan tuan Andre Peer ini agar aku bisa menghitung harga"
"Baik boss..."
Nad menghidupkan iPad miliknya, dan tak sampai 10 menit dia juga sudah mendapatkan total kekayaan lawannya.
"Saya melapor, tuan Andre memiliki total kekayaan sekitar 800 ribu sampai 1 juta USD.. itu sudah termasuk penggelapan dana property serta aset aset atas nama istri dan Fiola Rosella"
"Hanya itu?"
"Ya boss... Kekayaan nya hanya sekitar 5% dari kekayaan bersih anda"
"Oh.... Kenapa aku menjadi kasian..."
"Maksudmu apa? Kamu hanya anak manja!! Tak mungkin memiliki kekayaan sebesar itu kalau tak dari ayahmu bermarga Dominic itu!!"
"Benar .. tanpa ayahku, aku tak mungkin bertemu denganmu saat ini... Tapi anda sepertinya salah mengenal saya.... Anda mau lebih mengenal saya... Rio...."
"Baik... Kabir Ello Dominic, 26 tahun, penerus utama L's Corp dan Dominic group... Terjun didunia bisni umur 18 tahun, memegang kuasa penuh perusahan pada umur 20 tahun... Membangun kembali Dominic's group yang colaps 3 tahun lalu dan membuatnya lebih berjaya... Kekayaan Bersih sekitar 20 juta USD, tanpa warisan"
"Tuan... Jangan bengong.... Jadi menyelamatkan wanitamu..."
"Apa karena kamu lebih kaya, jadi aku takut?"
"Mungkin... Tapi satu yang kamu harus tahu.... Fiola itu sudah menjadi tahanan ku.. jadi dia sudah dibawah kendaliku, kalaupun aku lepaskan, dia sudah tak bisa berbuat apapun..."
"Maksudmu apa!?"
"Max, putarkan videonya"
"Oke.."
Max melangkah maju, menyalakan layar proyeksi yang sudah terhubung dengan iPad miliknya.
Dan segera dengan mudah gambar itu muncul, dan memperlihatkan ruangan serba putih dan seorang wanita yang memakai baju putih duduk dipojokkan.
Hanya diam. Dan semua orang diruangan itu tahu siapa dia, wanita dengan raut frustasi itu adalah Fiola.
"Kau apakan dia?"
"Tontonlah..."
Semua perhatian tertuju pada layar, dan terdapat beberapa lelaki yang memakai pakaian putih juga masuk dan berbicara pada Fiola.
__ADS_1
Tak berapa lama, Fiola histeris dan mencoba kabur tapi malah dicekal oleh dua orang lelaki dan seorang lagi menyuntikkan sesuatu.
Sudah selesai, dan Fiola mulai tertidur, tubuh kurus itu segera diangkat keatas ranjang.
Dan ketiga orang mengangkatnya keatas ranjang.
Tanpa diduga, ketiga lelaki itu memasukkan sebuah chip pada lengan Fiola.
"Itu...."
"Kalau aku melepaskan dia, dia juga akan menjadi orang bodoh, tuan... Dia tak dapat membalas dendam ataupun hidup normal... Dia sudah depresi"
"Maumu apa sebenarnya..."
"Dia mati...."
"Kau biad*b!!"
"Kenapa? Kau takut harta atas nama Fio tak bisa kembali padamu... Kasihan sekali.."
"Kau ...."
"Mau keluar sendiri atau dengan kebangkrutanmu!?"
"Maksudmu apa?"
"Aku bisa membuatmu benar benar miskin kalau masih saja meengurusi Fiola"
"Dia wanitaku...."
"Aku harap kamu tak membuat kekacauan lagi setelah ini...."
Dan tak berapa lama, Andre mendapat panggilan.
Tentu bukan panggilan baik, dia begitu terkejut saat sekertarisnya menginformasikan kalau tiba tiba saham perusahaannya turun secara drastis.
Tubuh Andre lemas dan seketika dia bersujud.
"Kamu kenapa tak bringas lagi?"
"Aku mohon jangan hancurkan usahaku...."
"Tuan... Aku masih mempertimbangkan istri dan anakmu... Mereka tak salah apa apa... Istrimu mau mengabdi padamu dan membesarkan anak anakmu... Dan apa yang kau berikan, pengkhianatan... Seharusnya dia tahu kalau lelaki yang dicintainya ini hanya sebatas lelaki brengsek yang dengan berani memberikan harta dan hatinya pada pelac*r lain...."
"Kau.... Jangan lakukan apapun... Kumohon"
Andre berdiri dengan pelan.
"Apa kesalahan Fiola sampai kau berbuat sekejam itu?"
"Baiklah .. kau ingin tahu... Dia mengaku mengandung Anakku, dan dengan berani mengadu domba aku dengan istriku"
"Hanya itu?"
"Hanya itu katamu? Saya bukan anda tuan, saya sangat menghargai istri saya dan tak akan membiarkan hama sekecil apapun membuat hubungan kami retak... Dan kau tahu, orang dibalik Fiola itu sudah mati dan Aku kremasi sendiri... Kau ingin menyusul?"
"Tidak .... Kau begitu kejam dan biad*b Kabir... kau akan mendapatkan karma"
"Kau salah.... Aku adalah jalan karma kalian... Lebih baik kau keluar daripada sahammu terus turun..."
Tanpa berkata kata, Andre dan para pengawalnya segera keluar dari ruangan itu.
Sedangkan Kabir tetap ditempat, sampai Max berkata sesuatu yang membuatnya menoleh.
"Keamanan basecamp diretas"
"Lalu?"
"Dia berhasil membobol sistem..."
"Dan kalian diam saja?"
"Semua sudah terkendali.... Seorang assasin berhasil ditangkap dan menelan pil bunuh diri"
"Tingkatkan keamanan disetiap sektor...."
"Baik... Pengirim assasin dan juga pembobol itu adalah Nard.... Seorang lelaki yang terobsesi dengan Fiola...."
"Terobsesi dengan wanita seperti Fio? Apa lelaki bernama Nard itu waras"
"Ya.... Selama ini dia selalu mengikuti Fio bahkan dia membantu setiap misi Fio...."
"Hmm... Kalau begitu retas balik keamanan Nard itu dan ambil alih... Aku ingin tahu siapa lelaki ini"
"Sepertinya tak bagus.."
__ADS_1
"Kenapa?"
"Lelaki itu ada didepan sana.... Bersiap untuk masuk"
"Kalau begitu suruh saja masuk"
"Apa kamu serius? Mungkin ini lebih sulit diatasi"
"Tak apa...."
Tak berapa lama pintu ruangan terbuka lebar.Seorang lelaki muda seumurannya masuk.Pakaiannya sangat jauh dari kata formal.Mengenakan kaos putih serta celana jeans rapped.Rambut yang asal dan juga sepatu ket putih.
"Kau lelaki yang menyekap Fio"
"Ya..aku yang menyekapnya"
"Bagus.... Bisa buat dia mati?
"Kamu ingin dia mati?"
"Ya ..."
"Kenapa?"
"Dia tak menghargaiku"
Kabir tersenyum meremehkan, dan menantap lelaki itu.Ada yang tak beres.Ketiga orang kepercayaannya juga waspada, Max menyatukan setiap jaringan, Nad menyatukan perusahaan serta Rio mengendalikan semua keadaan rumah yang ditinggali keluarga Dominic.
"Siapa namamu?"
"Alexander"
"Alexander, 26 tahun..Seorang ahli IT...buka ponselmu"
******"
__ADS_1