
Dicky Liu Fung tercengang kaget karena dirinya terlempar keluar dari raga Liu Dan oleh Liana yang menggunakan jimat milik Liu Dan untuk mengusirnya jauh dari Liana.
" K.. Kau berani-beraninya menggunakan benda konyol itu untuk mengusir Aku dari kamu..?! " Raung Dicky Liu Fung yang melompat bangun dari lantai dan ingin masuk kembali ke raga Liu Dan, tetapi Achiu memasuki tubuh Liu Dan lebih cepat darinya.
" Tuan muda pertama, anda tidak boleh memakai cara kotor untuk balas dendam karena orang yang ingin kamu balas itu bukanlah Nyonya muda Liana dan Tuan Muda Kedua melainkan orang lain yang saat ini masih kamu cari dan selidiki untuk mengetahui kebenarannya. " Kata Achiu yang mundur dari Dicky Liu Fung yang ingin mencekiknya dan mengeluarkannya dari raga Liu Dan.
Liana yang melihat mereka berdua saling merebutkan raga Liu Dan berlari keluar rumah Keluarga Liu untuk mencari dan menemukan Liu Dan yang menjadi arwah manusia hidup atau koma akibat luka dalam tubuhnya karena di tusuk gunting jahit oleh Dicky Liu Fung yang gunakan tangan Liu Fei sepupu keduanya.
Di tengah malam yang sangat larut , Liana terus menerus berlari dan berlari kencang hingga ia tak melihat adanya sungai kecil yang tertutup rimbun pepohonan yang gelap dan wanita itu terjerembab ke sungai kecil yang ternyata cukup dalam.
" Aakhhh...! " Jerit Liana yang menampakkan kedua tangannya ke atas permukaan air sungai kecil yang menandakan dirinya akan tenggelam di sungai kecil.
Namun, seseorang yang tidak bisa di kenalnya telah menyelamatkan dirinya dan membawanya ke tepi sungai kecil dan memeriksa kondisinya dengan cermat.
" Liana, jangan panik dan bertindak sebodoh itu yang akan membahayakan dirimu dan janin yang sedang tumbuh di rahimmu.. " Kata pria asing namun suarnya adalah suara Liu Dan kekasih nya.
__ADS_1
" Dan Dan... Oh, Dan Dan... Aku sangat tersiksa dalam kerinduanku terhadapmu...! Oh, Aku juga tidak tahan lagi untuk hidup di keluarga Liu yang semuanya membingungkan diriku dan tak ada satupun yang menyukaiku di sana selain kamu. " Kata Liana yang menangis di dalam pelukan pria asing yang raganya di pinjam oleh Liu Dan.
" Iya, Aku tahu itu, mari kita pergi saja dari rumah keluarga Liu dan desa yang memuakan ini. " Kata Liu Dan yang mengajak Liana pergi dari rumah keluarga Liu ke kota Shanghai.
Dicky Liu Fung dan Achiu tercengang sendiri karena mereka tak melihat Liana di kamar wanita itu. Mereka segera berlari keluar dari rumah keluarga Liu untuk mencari dan juga menemukan Liana.
" Astaga, dia kabur! Bagaimana ini?Kemana Ia pergi tanpa membawa apapun di tubuhnya selain pakaian tidurnya?? " Dicky Liu Fung amat cemas luar biasa. Ia menghubungi para anak buahnya yang semuanya adalah para hantu yang menjadi teman-temannya melalui HP nya.
Teman-teman nya segera muncul di hadapannya dengan berbagai ekspresi wajah yang modelnya berbeda-beda namun intinya mereka adalah hantu yang menakutkan bagi manusia yang bisa melihat mereka.
" Tuan muda Liu, ada apa kamu memanggil kami ke rumah anda di alam manusia? " Tanya teman -temannya dengan suara yang mencekam.
" Kenapa istrimu bisa kabur dari mu? Wah, apakah kamu menakut-nakuti nya? " Tanya teman-temannya dengan suara mencekam dan wajah seram yang bingung kepadanya.
" Tidak, aku mana mungkin membuat istriku takut kepada ku?! Aku ini hantu baik dan manis yang selalu menyenangkan istriku dengan suara merduku dan senyumanku yang menawan. " Kata Dicky Liu Fung dengan senyuman yang dinilai manis olehnya sebenarnya menakutkan juga bagi orang lain yang bisa melihat sosok transparan nya atau arwahnya.
__ADS_1
" Wajahmu mirip drakula setengah vampir yang giginya tak rata. " Kata Achiu dengan jujur sekali sampai Dicky Liu Fung menarik mulutnya hingga lepas dari wajahnya dan di taruh di saku celana panjang Dicky Liu Fung.
" Kau akan dapatkan kembali mulutmu jika Aku berhasil membawa pulang Liana ke rumah ku lagi. " Kata Dicky Liu Fung dengan tatapan mata yang mengancam kepada Achiu.
Teman-teman Dicky Liu Fung di sebar untuk cari dan temukan Liana di seluruh desa di kota Jiangsu namun mereka tak bisa menemukan Liana.
" Uuuhh, kemana perginya wanita murahan itu yang dari luar terlihat lugu, lucu dan suci , tapi kenyataannya justru sebaliknya! Dia wanita yang mau saja di belai-belai Liu Dan hingga hamil dan meremehkan Aku suaminya hanya karena aku lebih dahulu menjadi hantu daripada kekasihnya itu! Ah, siapa yang mau meninggal dunia duluan tanpa harus menikmati hidup yang lebih lama. " Gerutu Dicky Liu Fung dengan geram sendiri.
" Balas dendam dahulu saja terhadap orang yang telah membunuhmu, aku dan Achiu yang ingin mencelakakan Akong mu untuk merebut hak warisan dari rumah keluarga Liu sebagai cucu kesayangan dari Tuan besar Liu Ming. " Kata Paman Han dengan sabar untuk Dicky Liu Fung meredakan amarahnya.
" Ahhh,ya kau benar sekali, Paman Han. Lagipula Aku juga tahu kalau Liu Dan akan kembali ke rumah keluarga Liu untuk mendapatkan raganya lagi, dan Aku tak pernah mau Liu Dan sebagai pewarisnya untuk menggantikan posisi ku sebagai cucu kesayangan Akong ku dengan posisi cucu laki-laki pertama di keluarga Liu yang terpandang di seluruh kota Jiangsu ini. " Kata Dicky Liu Fung yang mengepalkan buku jarinya dengan geram memikirkan Liu Dan yang merebut semua miliknya setelah Ia meninggal dunia termasuk Liu Dan merebut Liana, istrinya.
" Tuan muda kedua, tidak pernah merebut milik Anda, justru anda yang sejak kecil selalu iri hati terhadapnya bahkan merebut posisinya dengan kedatangan anda ke rumah keluarga Liu hanya karena Tuan muda kedua memiliki wajah dan tubuh yang lebih tampan dan sehat daripada anda. Camkan baik-baik di benak anda, Tuan muda pertama. " Batin Achiu yang semakin lama semakin mengenal kepribadian asli Dicky Liu Fung.
" Aku dan Liu Dan adalah anak kembar tak identik tetapi kenapa aku berbeda dengannya? Ia terlahir dengan sempurna yaitu ia tampan, sehat, cerdas dan memiliki banyak teman, sedangkan Aku biasa saja, penyakitan, sekolah ku payah dan aku tak memiliki teman satupun di masa hidupku kecuali teman-teman yang hanya mau dekat dengan aku melalui hadiah -hadiah yang selalu di berikan Akong untuk mereka mau jadi teman-teman ku bahkan Papa ku jauh lebih menyayangi Liu Dan daripada Aku setelah Mama ku telah di ceraikan oleh Papaku yang menikahi wanita yang menjadi ibu asuhnya Liu Dan." Kata Dicky Liu Fung dengan suara dingin karena ia merasakan sakit hati dan pedih dari masa ia hidup hingga ia meninggal dunia sekalipun.
__ADS_1
" Nyonya Mei Lin adalah Mama kandung anda dan Tuan muda kedua yang di ceraikan oleh Tuan Nicholas Liu karena ia di anggap sebagai seorang wanita dan menantu pembawa sial di rumah keluarga Liu oleh Nyonya besar Ali yang menginginkan Nyonya Yuan Shao untuk menjadi ibu kandung anda dan Tuan muda kedua. Hal ini dikarenakan Nyonya Yuan Shao adalah salah satu dari keponakan dari Nyonya besar Ali, sedangkan Nyonya Mei Lin berasal dari keluarga yang derajatnya sama dengan derajat Nyonya muda Liana. " Kata Paman Han yang tidak bisa menahan diri untuk tak menceritakan rahasia kelam dan kabut di keluarga Liu kepada Dicky Liu Fung untuk Dicky Liu Fung tak pernah lagi memiliki perasaan iri hati dan dendam kepada Liu Dan dan Liana.
Bersambung!