
Yang Xi Xi membalikkan badannya dengan cepat untuk kabur dari penglihatan Bibi Shu yang ingin menanyakan riwayatnya dengan jelas karena dia tadi berbohong kepada Bibi Shu.
"Maafkan aku Bibi Shu karena aku telah berkata bohong mengenai riwayat hidup ku kepada mau. Hal ini karena aku tak ingin seorangpun tahu apa yang menyebabkan aku meninggal dunia di usia remaja ku. " Kata Yang Xi Xi yang muncul di ruang belakang rumah kediaman Keluarga Liu di belakang Liu Dan.
" Astaga, kau mengagetkan ku saja, dasar hantu yang tidak pernah bersekolah. " Kata Liu Dan yang terperanjat dengan kehadiran Yang Xi Xi dengan tepat di belakangnya.
"Hihihi maafkan aku, Dan Dan manis ku seperti gula-gula di pasar rakyat di zaman ku hidup dahulu. " Kata Yang Xi Xi yang nyengir minta maaf kepada Liu Da menelan rasa takut melihat Yang Xi Xi dengan jelas sekali.
"Uuh, aku masih teringat kamu mengeluarkan lidah mu dari rongga mulutmu di saat kamu dan teman-teman geng mu bertempur melawan geng Dicky Liu Fung beberapa hari lalu sampai aku tak bisa tidur nyenyak di malam hari. " Kata Liu Dan menghembuskan napas di depan Yang Xi Xi yang terbelalak menyukai hembusan napas Liu Dan
" Aroma napas mu sewangi bunga Kamboja putih di makam orang bule di kota Shanghai. " Kata Yang Xi Xi yang di pukul bawang putih oleh Liu Dan dengan kasar.
" Aduhhh...! Aku bukan vampir yang baru bangun tidur di peti matinya yang tertimbun longsor yang harus kamu pukul pakai bawang putih untuk mengusirnya dari mu. " Kata Yang Xi Xi yang malah mengunyah bawang putih seperti manusia saja.
Liu Dan tak menghiraukanya lagi karena pemuda ini fokus untuk mengambil jenazah Dicky Liu Fung dari ruang penyimpanan jenazah di rumah keluarga Liu. Liu Dan menggotong jenazah itu keluar dari rumah keluarga Liu untuk di bawa ke kuil di pintu masuk ke desa.
Di sanalah sejumlah biksu membacakan doa -doa untuk menenangkan jiwa Dicky Liu Fung yang masuk ke api neraka melalui Liu Dan yang menyumbangkan doa ketenangan jiwa dengan bersimpuh di depan altar Buddha selama empat puluh sembilan hari lamanya.
" Jiwa Dicky Liu Fung terangkat dari api neraka dan naik ke lembaga akhirat yang mengizinkan nya untuk reinkarnasi kembali ke kehidupan barunya. " Kata Chen Fu Papa nya Liana yang melihat senyuman damai di wajah Dicky Liu Fung yang tak terlihat oleh Liu Dan yang fokus membacakan doa.
__ADS_1
"Sekarang yang harus kamu lakukan adalah cari tahu siapa pembunuhnya di rumah keluarga Liu dan tolong temukan surat perjanjian pernikahan tak masuk akal sehat antara Liana dengan Dicky Liu Fung di rumah keluarga Liu juga lalu di bakar di bawah kuil Dewa Bumi di gunung. " Kata Chen A San Akong nya Liana memohon bantuan dari Liu Dan.
" Ya, Tuan Chen dan Paman Chen. " Jawab Liu Dan sungguh hati.
Liu Dan kembali ke rumah keluarga Liu di hari kelima puluh pasca mengantarkan Dicky Liu Fung reinkarnasi kembali kehidupan baru untuk Kakak kembar tak identik nya itu.
Di rumah keluarga Liu. Ia melihat Liu Ling dan Penny Lin sibuk menjahit gorden di kamar tidur milik almarhum Liu Ming Akong nya sendiri. Ia lalu membuka pintu kamar itu dengan tenang dan sabar hati, namun ia mengejutkan kedua orang gadis itu.
" Liu Dan, mau apa kamu datang ke rumah ini lagi setelah kamu di usir oleh Liu Hai karena kau membela keluarganya Liana?? " Tanya Liu Ling dengan sinar matanya penuh kerinduan yang mendalam kepada Liu Dan
" Iya, kau mengambil apa di kamarnya Akong??" Tanya Penny Lin yang juga merindukan Liu Dan di lihat dari senyumannya yang menyambut Liu Dan.
"Bukan urusan kalian sebaiknya kalian bantulah saja aku untuk menjaga di luar pintu kamar ini selama sepuluh menit saja dan berikan kode bersiul jika ada orang yang datang atau dekati kamar ini.. " Jawab Liu Dan yang menyuruh Liu Ling dan Penny Lin keluar dari kamarnya Liu Ming lalu menutup pintu kamar dengan rapat.
" Ya, Achiu, tolong kamu berikan surat itu pada ku, sekarang juga. " Jawab Liu Dan yang telah mengulurkan tangannya untuk meminta surat itu dari Achiu.
" Aku akan berikan surat perjanjian pernikahan dua insan beda dunia kepada mu dengan satu syarat yang harus kamu lakukan untukku, Tuan muda kedua. " Kata Achiu dengan wajahnya itu meminta bantuan dari Liu Dan.
" Apa syarat mu itu? " Tanya Liu Dan sabar.
__ADS_1
" Tolong kamu sempurnakan jasad ku di danau dekat sawah Keluarga Liu agar aku bisa pergi ke alam ku dengan tenang meskipun aku tak bisa menemukan pembunuh aku dan Paman Han di rumah keluarga Liu. " Jawab Achiu sedih dan hampa.
" Ya, pasti ku lakukan untuk mu, Achiu. " Kata Liu Dan tulus kepada Achiu.
" Terimakasih Tuan Muda Kedua. " Kata Achiu yang memberikan surat perjanjian pernikahan antara Liana dengan Dicky Liu Fung kepada Liu Dan.
Liu Dan menyimpan surat perjanjian pernikahan itu di saku celana jeans nya lalu Ia keluar dari kamar Akong nya. Tetapi, di luar kamar ada Liu Hai yang memerintahkan para pelayan untuk menangkap Liu Dan yang menggunakan wushu nya memukul para pelayan itu dengan tinju nya.
Bagh,bugh,bagh, bugh...!
Liu Dan melayangkan tinju ke arah Liu Hai yang menghindarinya dengan menendang dahinya. Tetapi Liu Fei menahan Liu Hai lalu memukul Liu Hai dengan tingkat softball hingga kepala Liu Hai pecah dan tewas.
Bughhhh!
" Liu Fei..! Kau membunuhnya...! " Teriak Liu Dan terperanjat melihat Liu Fei berani membunuh Liu Hai.
" Aku juga bisa membunuhmu, Liu Dan. " Kata Liu Fei dengan seringai nya yang menakutkan sekali.
" Untuk apa kamu melakukan semua ini, Liu Fei? " Tanya Liu Dan dengan tenang.
__ADS_1
" Menjadi pewaris kekayaan keluarga Liu setelah Dicky Liu Fung telah meninggal dunia, Akong dan Ahma Ali juga telah meninggal dunia. Dan, kini di sini cuma ada kamu dan aku yang masih hidup di rumah ini. Jadi, di antara kita berdua siapa yang bisa menjadi pewaris rumah keluarga Liu dan isinya. " Jawab Liu Fei tertawa bahagia yang menakutkan Liu Ling dan Penny Lin yang lari ke belakang Liu Dan untuk minta perlindungan dari Liu Dan.
Bersambung!