
" Kau jangan khawatir karena Liu Dan seorang yang cerdas dan bijak dalam menggunakan akal sehatnya apalagi di kondisi yang memerlukan perjuangannya untuk mencapai tujuan hidupnya yaitu kamu, Liana." Kata Aseng dengan ramah kepada Liana yang baru sadar bahwa Liana di peluk oleh seorang wanita yang mirip dengan Liu Dan.
" Kau pasti bertanya-tanya siapa aku setelah kau melihat kemiripan antara aku dengan Liu Dan, bukankah begitu? " Tanya wanita itu dengan nada ramah kepada Liana yang menatapnya dengan sopan.
" Ya, Bibi. " Jawab Liana dengan sopan kepada wanita itu.
" Aku Chen Mei Lin ibu kandung Liu Dan dan Liu Fung, anak manis. " Kata Chen Mei Lin dengan senyumnya yang ramah kepada Liana yang kaget sekali berjumpa dengan ibu mertuanya.
"Maaf atas ketidaksopanan Aku, Mama mertua. " Kata Liana yang cepat memberikan hormatnya kepada Chen Mei Lin yang memintanya untuk bangun dan duduk di bangku depan meja kayu di rumah Bibi Shu.
__ADS_1
" Liana, kau sungguh seorang anak yang manis dan berbudi luhur yang pantas di cintai oleh Liu Dan putra bungsu ku, tapi aku juga tak pernah menyangka bahwa kamu juga adalah istrinya Liu Fung putra pertama ku yang telah meninggal dunia karena penyakit langka yang di deritanya itu semenjak anak itu di lahirkan sehingga ia berbeda dengan Liu Dan. Namun, Liu Fung putra pertamaku itu adalah seorang anak yang baik yang saat ini di dunia barunya menjadi sosok yang penuh kebencian dan dendam terhadap Liu Dan, kamu dan orang yang telah membunuhnya secara perlahan-lahan yang menyebabkannya menderita di dunia arwahnya. " Kata Chen Mei Lin yang menghapus airmata kesedihannya kepada Liana yang mendengarkan kisahnya kepada Liana menantunya sendiri.
" Mama mertua, maafkanlah aku yang juga telah menambah rasa sakit di hati Kak Dicky Liu Fung putra pertama Mama mertua yang menjadi suamiku tetapi aku tak pernah mencintainya karena cintaku hanyalah untuk Liu Dan seorang putra bungsu mu yang juga Papa kandung dari janin yang sedang aku kandung ini. " Kata Liana yang berterus terang mengenai perasaannya kepada Chen Mei Lin yang mengangkat alis usai mendengar bahwa ia sedang hamil anak dari Liu Dan putra bungsu nya.
" Liana, apa yang sudah kamu perbuat terhadap kedua orang putraku yang sama-sama cinta Dan memiliki kamu dengan cara dan dunia yang berbeda?? " Tanya Chen Mei Lin dengan nada marah kepada Liana.
" Chen Mei Lin cobalah kamu berpikir jernih untuk mencerna masalah anak -anakmu dengan anak perempuan ini dari sisi yang berbeda. Di sisi yang aku ungkapkan adalah jalinan jodoh antara orang hidup dengan orang meninggal dunia adalah berkaitan dengan hukum langit dan melanggar aturan yaitu antara Liana dengan Dicky Liu Fung adalah salah. Sedangkan, dari sisi yang satunya lagi adalah jalinan jodoh dan cinta yang kuat antara orang hidup dengan orang hidup terikat dengan jodoh tiga masa yaitu masa lalu, sekarang dan akan datang adalah yang di atur oleh Tian Ti Kong atau Tuhan Yang Maha Esa yaitu antara Liana dengan Liu Dan putra bungsu mu adalah jodoh dari Tuhan yang memberikan jalan untuk mereka bersama dengan jalan yang berliku-liku karena adanya perjanjian berdarah antara leluhur Liana dengan leluhur Keluarga Liu yang membuat hidup setiap orang di sekitar mereka terikat dengan karma yang harus di jalankan mereka sampai hutang karma itu berakhir atau terputus dengan tekad Liana dan Liu Dan. " Kata Bibi Shu dengan bijak kepada Chen Mei Lin yang mencerna perkataan Bibi Shu sambil menatap Liana dari atas sampai bawah lalu berhenti di bagian bawah perut Liana yang membuat hati Chen Mei Lin tergugah.
" Cucu? "
__ADS_1
" Iya, janin di rahim Liana adalah kekuatan cinta antara mereka berdua yang akan menyelesaikan masalah di antara mereka berdua dengan Dicky Liu Fung putra pertama mu dengan cara Liu Dan menemukan pembunuh Dicky Liu Fung putra pertama mu itu dan menjernihkan masalah di dalam rumah keluarga Liu yang membuat kacau Tuan besar Liu yang mempercayai cenayang nya yang tinggal di kuil kota Chongqing." Kata Bibi Shu dengan serius kepada Chen Mei Lin yang langsung ingat di benak wanita itu mengenai cenayang atau peramal yang di percaya oleh Tuan besar Liu sejak turun menurun dari leluhur keluarga Liu.
" Ah Shen nama peramal itu. " Kata Chen Mei Lin dengan nada tercekat karena ia juga di ceraikan oleh suaminya karena ia di tuduh sebagai seorang wanita dan menantu pembawa sial oleh keluarga Liu hanya dia seorang wanita miskin yang menikah dengan Nicholas Liu untuk bayar hutang keluarganya kepada orangtua Tuan besar Liu Ming atau Kakeknya Nicholas Liu.
" Kau ingat dulu kamu di ceraikan oleh suamimu karena musibah yang menimpa keluarga Liu secara bertubi-tubi setelah kamu menikah dengan Nicholas Liu sampai kamu hamil dan melahirkan Dicky Liu Fung putra pertama mu yang lahir dalam tubuh tidak sehat sehingga Liu Dan putra bungsu mu itu di singkirkan dari Keluarga Liu untuk putra mu tak mengalami nasib buruk seperti yang di alami oleh Dicky Liu Fung dan keluarga Liu. " Kata Bibi Shu dengan tatapan matanya kepada Chen Mei Lin yang terperangah dengan penuturan wanita peramal itu.
" Menurut aku dari awal ada yang tidak beres dan tak normal dengan keluarga Liu dari cerita kalian berdua karena aku tinggal di sana dapat merasakan keganjilan dari segala hal yang berhubungan dengan karma dan ramalan. " Kata Liana yang mengherankan Chen Mei Lin dan Bibi Shu serta Aseng yang duduk mengelilinginya, kecuali Yang Xi Xi hantu manis yang menatap Liana dengan tatapan mata membenarkan kata-kata Liana.
Bersambung!
__ADS_1