
Tangan Tuan Besar Liu di tahan oleh Liana yang mengejutkan hati Liu Dan adalah Liana berwujud arwah bukan manusia padahal seharusnya Liana telah masuk ke raganya sendiri di rumah Bibi Shu.
" Liana.. "
" Aku tak bisa masuk ke ragaku, Kak Liu Dan. Karena di raga ku sudah ada orang lain yang telah mengambilnya dariku ketika aku pergi dari raga ku untuk membantumu menghadapi Kak Dicky Liu Fung. " Jawab Liana dengan pedih pada Liu Dan.
Tuan besar Liu tercengang karena tangannya tak bisa menyentuh pipi Liu Dan, maka ia mengambil cambuk dari tangan Ahma Ali untuk memukul Liu Dan.
Liu Dan yang melihat adanya Liana di tengah -tengah antara dirinya dengan Tuan besar Liu segera maju dan merampas cambuk dari tangan Tuan besar Liu.
" Kau tak boleh menyentuhnya..! " Desis Liu Dan dengan marah kepada Tuan besar Liu.
" Liu Dan kau tak boleh bersikap kurang ajar terhadap Akong mu..! " Bentak Nicholas Liu yang cepat mengambil cambuk dari tangan Liu Dan lalu memisahkan putranya dengan ayahnya.
Liana menangis melihat keluarganya di sakiti dan di hina oleh keluarga Liu karena dirinya yang mencintai Liu Dan di statusnya sebagai istrinya Dicky Liu Fung.
" Liu Dan, apa katamu barusan mengenai Dicky Liu Fung telah meninggal dunia pada saat Liana menikah dengannya? " Tanya Papa nya Liana dengan cemas memikirkan Liana kepada Liu Dan.
" Iya, Paman Chen karenanya Liana tidak pernah bersalah dengan dia mencintai aku kekasihnya jauh sebelum ia menikah dan menjadi istri dari hantu Dicky Liu Fung yang telah memasuki raga ku untuk menggauli Liana sehingga kami saling mencintai dengan begitu dalam yang akhirnya membuahkan janin yang sedang tumbuh di rahim Liana saat ini. " Jawab Liu Dan dengan sedih melihat Liana yang masih sebagai arwah di ruang tamu rumah keluarga Liu.
" Tuan besar Liu, itu artinya anda telah membuat putriku terikat dengan mahkluk lain di luar dunia manusia...! Kau sungguh tega sekali demi cucu pertama mu yang telah meninggal dunia dan menjadi mayat..! Kau menikahkannya dengan Liana putrikuuuu...! " Teriak Papa nya Liana dengan marah dan terluka hatinya kepada Tuan besar Liu.
__ADS_1
" Chen Fu mau aku nikahkan putrimu dengan cucu ku yang telah meninggal dunia ataupun aku nikahan putrimu dengan cucu ku yang masih hidup, itu adalah urusan ku yang telah membeli putrimu dengan melunasi seluruh hutang leluhur kalian terhadap leluhur ku..! " Kata Tuan besar Liu dengan senyuman tajam kepada Chen Fu Papa nya Liana.
" Kauuuu..?? " Papa nya Liana mengepalkan buku tangannya dengan geram mendengar jawaban Tuan besar Liu.
" Kau mau apa, keluarga tak mau diri?? " Tanya Ahma Ali dengan sikapnya yang angkuh dan juga merendahkan martabat keluarga Chen.
" Aku mau mencekik mu jika aku memiliki suatu kekuatan untuk melakukannya , wanita tua kejam dan berhati ular berbisa..! " Teriak Papa nya Liana dengan marah sekali kepada Ahma Ali.
" Ouh, ganas sekali kau ingin membunuh kami yang telah banyak membantu kehidupan kalian semua?! " Kata Ahma Ali yang menyuruh para pelayan untuk menghadang Papa nya Liana.
" Ahma Ali.. Kau jahat sekali jadi manusia...! " Kata Liana yang maju ke hadapan Ahma Ali lalu mencekik Ahma Ali yang terperanjat di tempat duduknya.
" Aargghh! Tolong.. Ada apa ini..?! " Teriak Ahma Ali yang tercekik sesuatu yang tak bisa di lihat olehnya.
" Liana.. Hati-hati..! " Batin Liu Dan yang cepat menghalangi Liu Hai untuk membunuh Liana dengan kertas mantra melenyapkan arwah.
Bughhh!
" Aduhhh....! " Pekik Liu Hai yang di tubruk Liu Dan yang membekuk nya di lantai di bawah kedua kaki Ahma Ali.
" Liu Dan, apa -apaan kau ini...??! " Teriak Tuan besar Liu yang segera memerintahkan para pelayan nya untuk menarik Liu Dan dari tubuh Liu Hai.
__ADS_1
Liu Dan mengamuk dengan sekuat tenaganya sampai Ia menubruk Liana yang jatuh ke lantai bersama dengannya sehingga Ahma Ali bisa terselamatkan nyawanya dari Liana.
Tapi, Achiu menarik roh Ahma Ali dari belakang Ahma Ali yang membuat Ahma Ali bisa melihat Liana yang berpelukan dengan Liu Dan di lantai seakan-akan mereka berdua tak pernah bisa terpisahkan lagi.
" Kau telah menjadi arwah sekalipun masih bisa melakukan sesuatu yang gila dengan Liu Dan cucu kedua ku..! Aku Ali takkan pernah biarkan kamu bisa bersatu dengan Liu Dan untuk selama -lamanya...! Kau dengar itu, gadis pembawa sial yang tidak tahu diri..! " Bengis Ahma Ali yang meronta-ronta dari Achiu yang membekuknya ingin menjambak Liana yang berpelukan dengan Liu Dan.
Liu Dan melemparkan jimat di lehernya ke arah Ahma Ali yang membuat arwah Ahma Ali hilang dari penglihatan Liu Dan dan di tangkap oleh sepasang Dewa pencabut nyawa yang juga mencabut nyawa Tuan besar Liu atas perintah dari Dewa Guan Yu.
" Tuan besar Liu..!!! Nyonya besar Liu....!!! " Teriak semua penghuni rumah keluarga Liu yang terkejut melihat Tuan besar Liu terjatuh duduk di kursinya sendiri lalu tak bergerak lagi dengan sepasang mata mendelik. Sedangkan, Nyonya besar Liu terjatuh dari kursinya sendiri dengan posisi nyungsep ke lantai lalu tak bergerak lagi.
" Akong..! Ahmaaa...! " Teriak Liu Hai dan yang lainnya yang cepat melihat kondisi Tuan besar Liu dan Nyonya besar Liu silih bergantian, lalu mereka terpucat -pucat mengetahui bahwa Tuan besar Liu dan Nyonya besar Liu telah meninggal dunia dalam waktu bersamaan.
" Hukuman langit untuk orang-orang yang tega menjerat putriku dengan perjanjian berdarah melalui pernikahannya dengan orang telah meninggal dunia..! " Kata Papa nya Liana dengan senyuman senang melihat keluarga Liu dapat hukuman dari Tuhan.
" Kalian juga akan mendapatkan kesengsaraan karena kalian telah menyebabkan keluarga Liu mendapatkan musibah sebesar ini..! "Kata Liu Hai dengan marah kepada keluarga nya Liana.
" Aku akan membuat perhitungan denganmu, Liu Hai. Lihat saja nanti...! " Kata Liu Dan dengan marah kepada Liu Hai seraya menarik Liana keluar dari rumah keluarga Liu.
Keluarga Liana yang di usir dari rumah keluarga Liu dengan kasar oleh Liu Hai yang mengancam akan memenjarakan mereka yang di anggap sebagai penyebab kematian dari Tuan besar Liu dan Nyonya besar Liu.
" Lihat saja laporan dari polisi yang akan tangkap kalian semua sehingga kalian akan membusuk di penjara seumur hidup kalian semua...! " Teriak Liu Hai dengan kejam kepada keluarganya Liana.
__ADS_1
" Kalian awasi mereka di rumah mereka agar mereka tidak pernah bisa kabur dari hukuman yang di jatuhkan oleh keluarga Liu terhadap mereka..! "Perintah Liu Xing sepupu lain dari Dicky Liu Fung dan Liu Dan kepada para pelayan mereka.
Bersambung!