
Liu Dan menyentuh dahinya saat ia mendengar setiap perkataan dari Liu Ling mengenai Tuan besar Liu Ming yang marah besar saat tahu Liana pergi dari rumah keluarga Liu sehingga kepala keluarga di rumah itu memanggil para anggota keluarga Liana ke rumah keluarga Liu.
" Kau bilang apa barusan kepada ku? " Tanya Liu Dan yang merasa pusing sekali karena Ia baru saja siuman dari koma nya selama berhari-hari kepada sepupunya.
"Aku bilang kamu tak perlu memikirkan Liana si gadis murahan itu yang telah kabur dari rumah bersama pacarnya secara diam-diam yang membuat Akong marah besar lalu memanggil keluarganya untuk datang ke rumah keluarga Liu untuk di minta keterangan mengenai tingkah laku gadis tak tahu diri itu. " Jawab Liu Ling yang mengangkat tangan untuk memegang kening Liu Dan.
" Tolong jangan pernah menyebut Liana dengan sebutan gadis murahan baik di depanku maupun di belakangku atau aku akan membuatmu hidup susah untuk selamanya. " Kata Liu Dan dengan tatapan matanya tajam kepada Liu Ling yang tangannya di tepis kasar oleh Liu Dan.
Liu Dan melompat turun dari ranjangnya dengan sempoyongan namun ia membulatkan tekadnya untuk keluar dari kamarnya agar dirinya dapat berjumpa dengan keluarganya Liana secara langsung.
" Liu Dan, kau mau kemana? Kau baru saja sadar dari koma mu karenanya kamu jangan pergi ke mana-mana sampai kamu sehat benar! "Kata Liu Ling yang berusaha untuk mencegah Liu Dan keluar dari kamarnya, tetapi seakan-akan ada sesuatu yang tidak bisa terlihat olehnya yang menghalanginya hingga gadis itu terjengkang ke lantai kamar Liu Dan.
" Aduhhhh! " Pekik Liu Ling yang kesakitan pada bokongnya.
Achiu menjulurkan lidahnya kepada Liu Ling yang telah di tabrakan dengannya untuk ia bisa mencegah Liu Ling mengejar Liu Dan keluar dari kamarnya Liu Dan.
__ADS_1
" Uhhh, gadis cengeng..! " Ledek Achiu untuk Liu Ling.
Ketika Liu Dan sudah tiba di ruangan tamu di rumah keluarga Liu. Ia mendengar suara keras Akong nya menuding marah kepada Akong nya Liana.
" A san bagaimana cara mu mendidik cucumu itu yang telah mencoreng nama baik Keluarga Liu dan keluarga mu dengan kabur dari rumah keluarga Liu bersama dengan pria lain di tengah malam hari?? " Tanya Liu Ming dengan marah besar kepada Keluarga Chen A San.
" Ah Ming kau jangan pernah menuduh cucuku dengan sembarangan karena cucuku bukanlah wanita nakal yang tidak pernah mungkin kabur dari rumah keluarga Liu bila tak ada alasannya , kenapa ia memilih untuk pergi dari rumah keluarga Liu?? " Jawab Chen A San dengan alisnya terangkan kepada Liu Ming.
" Ohya? Terus di mana dia sekarang? Atau kalian sengaja untuk merusak nama baik keluarga Liu yang memiliki seorang cucu menantu yang terlihat manis dan lugu di luar padahal di dalam hati kotor dan hina asal tahu saja apa yang telah di lakukannya di rumah ini! Dia itu telah berani berzina dengan adik iparnya sendiri sampai dia hamil...! "Ahma Ali dengan ketus kepada Chen A San yang tampak pucat karena perkataan dari Ahma Ali itu.
" Ouhh, kau pikir aku menuduh sembarangan cucumu itu? Ahh, aku ada buktinya jika kamu ingin tahu apa saja yang telah di perbuat oleh cucumu itu di rumah keluarga Liu kami yang terhormat...?! " Kata Ahma Ali yang memberikan perintah untuk Penny Lin Na Er sebagai saksi.
" Jika kamu tak percaya padaku, silakan kamu tanyakan kepada Penny Lin karena dia yang paling tahu bagaimana cucumu di rumah keluarga Liu kami? " Ucap Ahma Ali yang telah merangkul Penny Lin untuk bicara soal Liana di hadapan keluarganya Liana.
" Ya, Tuan Chen A San, Liana dia telah diam-diam telah menjalin hubungan asmara dengan Liu Dan adik iparnya sama bahkan ia beberapa kali terlihat berpelukan dengan Liu Dan olehku, lalu beberapa waktu lalu saya melihatnya mual -mual dan muntah -muntah yang membuat saya curiga dengan kondisinya belakang itu, dan kemudian saya pernah mengikutinya pergi ke klinik tabib di luar desa kami dan disana mengetahui bahwa Liana telah hamil muda akibat perselingkuhan nya dengan Liu Dan. " Kata Penny Lin yang telah menceritakan semua tentang Liana kepada Chen A San yang langsung kaget dan memegangi dada karena shock.
__ADS_1
" Apa yang telah kamu katakan tentang cucuku telah berselingkuh dengan Liu Dan adik iparnya sendiri hingga hamil itu benar? " Tanya Chen A San dengan pucat sekali kepada wajahnya pada Penny Lin.
" Iya, Tuan Chen semua yang telah saya katakan kepada Anda mengenai cucu anda itu kenyataan bahkan semua orang di sini sudah tahu semua tentang dirinya yang telah menduakan suaminya sendiri dengan adik iparnya sendiri hingga hamil muda. " Jawab Penny Lin dengan wajah serius dan jujur kepada Chen A San agar keluarganya Liana malu terhadap Liana.
" A San, kau sudah dengar sendiri mengenai diri cucumu yang sungguh memalukan kami yang telah bersedia untuk menjadikannya sebagai cucu menantu ku yang terhormat dari kehidupan lamanya yang serba kekurangan finansial, tapi apa yang sudah dia lakukan terhadap kami..?? " Kata Liu Ming dengan garang kepada Chen A San.
" Cukup!" Teriak Liu Dan yang sudah tidak tahan untuk mendengarkan cemoohan keluarga Liu terhadap Liana dan keluarganya Liana.
" Liu Dan kau tidak punya sopan santun ya? Datang -datang kau langsung berteriak-teriak di depan Akong mu sendiri..! " Bentak Liu Ming kepada Liu Dan dengan sepasang matanya itu melotot tajam.
" Siapa yang telah mengajarkan aku tentang kesopanan yang telah di langgar nya sendiri?Kau Akong! Aku sudah bilang jangan pernah kau dan Ahma Ali menghina Liana dan keluarganya..! Dia dan aku saling mencintai satu sama lainnya jauh sebelum dia menikah dengan seorang yang telah meninggal dunia yang jasadnya masih kau simpan di rumah ini sampai arwahnya menjadi sosok arwah gila yang ingin membunuh aku dan Liana, untung saja langit mempunyai kehendak lain untuk aku dan Liana bisa hidup sampai detik ini juga, untuk kami bersatu dengan semestinya. " Kata Liu Dan dengan suara keras membuka semua rahasia rumah keluarga Liu di hadapan keluarganya Liana.
" Liu Dan kau sungguh-sungguh anak tidak malu berani bicara sembarangan tentang Dicky Liu Fung cucuku untuk menutupi aib mu dengan Liana istrinya sendiri..! " Bentak Liu Ming yang ingin mengangkat tangan untuk memukul Liu Dan.
Bersambung!
__ADS_1