Pernikahan Kontrak Si Buruk Rupa

Pernikahan Kontrak Si Buruk Rupa
kehilangan


__ADS_3

"Betty aku tidak ingin kau seperti robot jadilah Betty seperti biasanya kumohon.. " Albert hatinya sedih melihat Betty seperti ini.


"Bukannya kau sendiri yang ingin aku tidak melangkahi jalur ku , dan mencampuri urusan mu kecuali kau memintaku.. aku sudah menuruti keinginanmu harusnya kau senang", sahut Betty.


Albert menghela nafas dia memang bilang seperti itu tadi tapi melihat Betty cuek kepadanya, kenapa dia jadi sedih ada rasa kehilangan sosok yang biasa care selain grandma nya.


"Tidurlah besok kau harus kerja nanti terlambat, aku juga mau tidur ngantuk", kata Betty sambil memejamkan matanya.


...Maafkan aku sebenarnya aku tidak tega tetapi aku hanya ingin kau menginginkan diriku bukan Citra.. aku ingin kau sadar bahwa aku yang berada dekatmu bukan perempuan lain.....


Albert mencium dahi Betty lalu hidung dan bibir Betty perlahan.. tetapi Betty tidak membalasnya..


"Selamat malam sayang , tidurlah dengan nyenyak", bisik Albert lalu memeluknya dan tidur.


Betty memiringkan tubuhnya air mata perlahan turun dan dia menghapus nya.


Keesokan harinya Betty mengganti perban dan bersiap turun untuk membuat sarapan Albert masih tertidur pulas , dan tadi dia menyingkirkan tangan Albert dan mengganti dirinya dengan guling lalu dia mencium kening suaminya dengan lembut dan memandang sejenak suaminya itu.


Wajahnya sangat tampan apalagi tertidur dengan damai seperti anak kecil, seandainya saja cinta itu miliknya tetapi dia sudah bersyukur memiliki suaminya di mana lebih memilih dia yang jelek di banding Catherine kekasih nya selama ini.

__ADS_1


Setidaknya Albert mempunyai sedikit perasaan kepadanya, di banding perempuan lain yang lebih segalanya dari Betty.


Betty melangkah ke dapur dan membuka kulkas mencari sesuatu untuk dimasak.


"Selamat pagi nyonya muda," sapa maid.


"Pagi ...Oh ya tolong siapkan buah yang sudah ku potong tadi di meja makan, buat tuan dan grandma",sahut Betty ramah.


Para maid senang kepada Betty karena selalu sopan kepada mereka , dan tidak pernah menganggap rendah mereka tetapi seperti keluarga sendiri.


" Baik nyonya muda", lalu pergi membawa buah potong.


" Sudah grandma..maaf telah membuatmu khawatir," sahut Betty.


Dia terharu karena grandma, yang menyayangi nya dengan tulus.


"Kau ini bagaimana aku tidak khawatir kan kau cucuku juga , Oh ya di mana cucu kesayangan ku itu?," tanya nenek karena tidak melihat Albert.


" Oh ya mungkin dia masih tidur grandma, semalam dia tidur terlalu larut," sahut Betty.

__ADS_1


"Sebentar Betty bangunkan dia , setelah susu grandma siap", kata Betty.


" Grandma makan buah dulu di meja ", lanjut Betty.


" Iya kau lebih parah daripada dokter ", gerutu grandma , cucu menantunya ini sangat ketat mengatur pola makan nya sehingga dia tidak bisa makan sembarangan.


Betty tersenyum mendengar gerutuan grandma, lalu setelah sarapan siap dia masuk kamarnya mencari Albert.


Tumben suaminya masih tidur perlahan dia mendekati suaminya .


"Al bangun sudah siang nanti kamu terlambat loh", kata Betty sambil menggoyangkan tubuh suaminya dengan perlahan.


Tidak di sangka Albert langsung menariknya, sehingga dia terjatuh ke tempat tidur dan Albert menindihnya di atas.


" Kau sudah bangun?", tanya Betty.


" Aku sudah bangun dari tadi , dan menyadari kau sudah tidak ada disini," sahut Albert.


"Dasar kau menipu ku," Betty memukul gemas lengan suaminya.

__ADS_1


Albert mencium bibir Betty dengan perlahan dan Betty membalasnya, mereka berciuman agak lama dan Betty memeluk leher Albert.


__ADS_2