Pernikahan Kontrak Si Buruk Rupa

Pernikahan Kontrak Si Buruk Rupa
Asisten baru


__ADS_3

Ketika Simon dan Albert berbincang di ruangan Albert membahas rencana mereka hari ini, pintu di ketuk dari luar dan mereka pun berhenti bicara dan menoleh ke arah pintu.


"Masuklah.. ", seru Albert.


" Pak Albert ini Sisca asisten baru kita yang sudah lolos tes kerja ", kata Ririn bagian HRD mereka.


" Loh apa kita membuka lowongan kok saya tidak tahu", tanya Simon heran.


" Ya aku lupa memberitahu mu kalau bentar lagi aku akan menemani Betty di rumah, tahu sendiri mood dia seperti apa belakangan ini jadi aku mau kamu handle kantor ini sementara aku bebas tugas. Kamu kan wakilku di sini dan tentunya pekerjaan mu lebih berat jadi selain Rose kita butuh satu asisten tambahan", jawab Albert.


"Begitu tapi aku rasa Rose sudah cukup bagiku dan kalau dia menjadi asistenmu aku takut Betty akan cemburu kepadamu kurasa lebih baik kalau dia di tempatkan di bagian lain aja resepsionis misalnya", balas Simon.


Simon melihat ke arah Sisca dan penampilan dengan baju kerja ketat juga rok pendek mini, membuatnya nampak sexy dan menggiurkan Simon tidak ingin Rose salah paham kepadanya.

__ADS_1


"Pagi Pak Albert dan Pak Simon", sapa Sisca.


Sisca menatap ke arah Simon yang tadi di ketahui kalau belum menikah dan tidak punya hubungan dengan seorang perempuan pun ,karena gosipnya gila kerja sekaligus wakil bos tentunya jika bisa mendapatkan Simon akan merubah hidupnya.


" Pagi ", jawab Albert dan Simon serentak.


" Nah Ririn kamu tolong atur tugasnya di bagian resepsionis ", perintah Albert.


Mereka meneruskan perbincangan yang belum selesai dan peralihan tugas Albert kepada Simon, lalu Simon kembali ke ruangan pribadinya dan mengerjakan meeting dengan staff kantor cabang melalui Zoom.


Pintu di ketuk dari luar dan Simon heran siapa yang datang karena kalau Rose pasti membuka langsung tanpa mengetuk ,dan dia tidak memanggil siapapun untuk datang ke ruangan kantornya karena dia tidak ingin di ganggu saat bekerja dan semua orang di sana sangat paham sifat Simon tidak datang tanpa di panggil.


" Masuklah.. ", seru Simon.

__ADS_1


" Maaf Pak Simon mengganggu saya buatkan kopi buat bapak.. ", kata Sisca perlahan karena takut Simon marah karena tidak memanggilnya.


Simon ingin marah tetapi dia sadar kalau Sisca orang baru dan tidak tahu karakternya, mungkin HRD tidak menjelaskan kepadanya saat menerima Sisca bekerja di kantor ini.


" Sisca karena kamu masih baru kurasa kau belum mengetahui aturan di sini kalau saya tidak memanggilmu lain kali jangan masuk ke ruangan saya, karena saya tidak ingin di ganggu saat bekerja dan Terima kasih kopinya tetapi kau tidak perlu repot lagi karena biasa ada office boy yang membuatnya", kata Simon.


"Maafkan saya Pak saya tidak akan ulangi lagi", sahut Sisca.


" Baiklah kali ini saya maafkan", jawab Simon.


Sisca meletakkan cangkir kopi di atas meja Simon perlahan sambil agak menunduk, dan memperlihatkan belahan dadanya yang penuh biasanya lelaki tidak tahan melihat keindahan tubuh montok seorang wanita.


Pengalaman di kantor lama bos nya tergila-gila kepada nya karena tubuh sexy dan montok yang dia miliki serta sengaja memakai kameja ketat yang mencetak jelas bagian tubuhnya menggoda atasan kantornya.

__ADS_1


__ADS_2