
" Maaf Bu Rose saya tidak sengaja tetapi kenapa Ibu mendorong saya sampai jatuh biar Ibu sentimen sama saya tetapi tidak begini " kata Sisca keras sehingga semua bisa mendengar perkataan nya.
"Apa maksudnya sudah jelas kau menabrakku dan jatuh sendiri lalu kau menuduhku? " Rose menggeleng kepala tidak percaya anak baru bisa memfitnahnya dengan kejam.
"Ada apa ini ribut - ribut? ", Simon mendekat ke arah Rose dan melihat air panas yang masih berasap di kaki Rose.
" Apa kau baik-baik saja? ", tanyanya.
Rose mengangguk dan menjauh dari genangan air panas di kakinya, dia tidak mengerti kenapa Sisca membuat permusuhan dengannya padahal mereka baru bertemu tadi.
" Aku tidak apa-apa", balas Rose tersenyum kepada Simon.
"Ana tolong bantu Sisca berdiri", kata Simon menoleh ke arah Ana yang sedang berdiri di dekat Rose.
__ADS_1
" Baik Pak", balas Ana.
Kenapa bukan Simon yang membantuku sih, kan aku sengaja biar dia lebih perhatian kepada ku kenapa ke Rose.. batin Sisca.
"Terima kasih", kata Sisca kepada Ana.
" Coba jelaskan apa yang terjadi Sisca? ", tanya Simon sambil mendekap tangan di dada.
Terus terang dia cukup terganggu sedang bekerja mendengar ribut-ribut yang tidak penting, ketika dia keluar melihat Rose di tindas Sisca dia benar-benar cukup marah namun dia tidak bisa menunjukkan di depan orang marah tanpa sebab jadi dia harus berpura-pura tanya penjelasan versi Sisca.
"Apa yang kau katakan ? Bu Rose tidak pernah menganiaya pegawai lain beliau selalu menganggap semua adalah keluarga di sini , bekerja sama demi perusahaan berkembang pesat dan maju kau seharusnya malu berkata seperti itu", balas Ana marah.
" Rose.. apa kau ada pernyataan? ", tanya Simon.
__ADS_1
" Aku tidak mendorong dia, justru aku tidak tahu dia tiba-tiba menabrakku dan menjatuhkan diri sehingga air panas sampai kakiku untung aku memakai sepatu hak tinggi kalau tidak pasti melepuh", balas Rose.
"Sisca kenapa kau berbohong apa kau membenci Rose", tanya Simon.
" Saya tidak bohong Pak! dia memang mendorong saya", balas Sisca.
"Sudahlah kau meminta maaf sekarang sama Rose karena saya tahu kau tidak akan mengaku, tetapi CCTV bisa memperlihatkan mana benar dan salah bila kau masih tidak mau meminta maaf", balas Simon.
" Baiklah maafkan saya Bu Rose", kata Sisca pelan.
"Saya maafkan asal jangan ulangi sikap kekanakan seperti ini", balas Rose lalu beranjak pergi menuju ruangan kantornya.
Dia cukup kesal anak baru sepertinya mencari perhatian Simon dan dia tidak akan biarkan Sisca mendekati Simon, karena baginya pria mudah luluh sekeras apapun bila di dekati terus menerus kayak Sisca yang centil.
__ADS_1
Simon tersenyum diam -diam dia tahu pasti Rose kesal saat ini karena tidak memecat Sisca , dia sedang cemburu pasti dan Simon cukup senang istrinya cemburu karena biasanya Rose cukup pintar menyembunyikan perasaannya.
Ana melihat Sisca dengan kesal anak baru belagu pikirnya, "kurasa dia tidak mengenal Bu Rose dengan baik dan pasti ada tujuan kenapa dia benci dengan Bu Rose ".