Pernikahan Kontrak Si Buruk Rupa

Pernikahan Kontrak Si Buruk Rupa
Curhatan


__ADS_3

Sebenarnya semakin besar dokter juga menyarankan berhubungan suami istri, tapi harus pintar cari posisi yang nyaman agar bayi tetap safety.


Juga kita sebagai istri harus mengetahui dengan jelas kalau lelaki itu harus di puaskan perutnya dalam makanan enak dan bagian bawahnya hahaha..


Rose ikut tertawa melihat Betty bercerita dengan santai, bosnya ini lebih terlihat seperti teman daripada istri bos tetapi jangan menyinggung dirinya kalau tidak berujung neraka kayak pegawai Albert.


"Lihat tuh suami kita kalau lagi bahas urusan pekerjaan kita juga bakal di lupakan, seakan dunia milik mereka dulu sampai aku mengira mereka homo saking seringnya bersama hahaa.. ", kata Rose.


" Ya baguslah biar kita bisa gosip juga di sini, bagaimana kalo buat makanan enak? ", tanya Betty.


" Ayo sudah lama tidak masak bareng tapi kau duduk saja di meja kupas buah aku yang masak, perutmu sudah besar nanti ada apa repot", kata Rose khawatir.


"Tidak apa justru harus banyak bergerak biar bayinya cepat keluar dengan lancar", senyum Betty.


Lalu mereka sibuk memotong bahan dan memberi bumbu, lalu Rose yang menggoreng karena minyak berbahaya bila terkena perut Betty dan Betty yang menghidangkan di atas meja.

__ADS_1


Tidak berapa lama masakan siap dan baunya yang menggoda membuat perut keroncongan, Albert dan Simon berjalan keluar dari ruang kerja dan tertawa membahas hal lucu.


"Wah kalian sudah masak makan malam? ", tanya Albert.


Dia memeluk pinggang istrinya dan memijat nya" capek tidak? ".


" Tidak kebanyakan Rose yang mengerjakan aku cuma bantu saja sedikit", senyum Betty.


Mereka makan dengan lahap dan puas lalu menonton televisi, Rose dan Simon membereskan meja dan mencuci piring baru menyusul Albert sambil membawa kopi yang sudah dibuat Rose untuk bosnya.


Bertahun-tahun menjadi asisten Albert membuat Rose mengetahui kebiasaan dan kesukaan bosnya itu , sehingga sehabis makan menyeduh kopi buatnya dan membuat teh buat suaminya serta susu hamil buat Betty dan dirinya.


Albert menganggap Rose sebagai saudara jadi terbiasa bercanda, Rose tersenyum saja dan menjawab asal.


" Sayang sekali bos asistenmu lebih menarik daripada dirimu ".

__ADS_1


Simon dan Albert tertawa dan Simon memeluk bahu istrinya dengan penuh kasih sayang, Betty juga menganggap Rose adik sendiri sehingga tidak cemburu kepada Rose.


Lagipula Rose bekerja dengan Albert sudah bertahun-tahun sebelum kenal dengan dirinya, sehingga dia terbiasa dengan hal yang di sukai suaminya .


Sehingga tidak heran bila otomatis tangannya menyeduh kopi sewaktu selesai makan, karena Albert biasa sehabis makan akan minum kopi kental.


Betty dan Albert berpamitan karena hari sudah malam dan Betty juga harus beristirahat, Rose dan Simon mengantar kepergian mereka sampai depan pintu.


Lalu Simon merapikan berkas kerja yang tadi dia bahas bersama dengan Albert, serta menyimpan file dalam tas kerjanya agar tidak lupa dan ketinggalan pas berangkat kerja.


"Bahas tentang proyek kerjasama Jepang? ", tanya Rose.


" Benar.. Kita bersyukur mendapatkan tender proyek tersebut karena nilainya triliunan", senyum Simon.


"Pasti Albert sangat senang itu proyek yang dia inginkan sejak dulu", sahut Rose.

__ADS_1


" ya untunglah kita berhasil mendapatkan proyek itu", kata Simon.


"Apakah kita akan sering bertemu dengan asisten orang Jepang itu? ", tanya Rose perlahan.


__ADS_2