Pernikahan Kontrak Si Buruk Rupa

Pernikahan Kontrak Si Buruk Rupa
Pacaran sesudah menikah


__ADS_3

"Kalau begitu kau pindah di tempatku karena aku sudah membelinya dengan gaji ku selama ini, tadinya aku hanya berinvestasi saja karena tidak punya rencana menikah tetapi ternyata takdir berubah hidupku ", senyum Simon.


" Apa kau menyesalinya? ", tanya Rose penasaran.


" Tentu saja tidak", balas Simon.


Rose memeluk Simon dan bersandar di dada suaminya, " apa kita akan bilang kalau kita sudah menikah apa kita sembunyikan sementara dari orang kantor? ".


" Kurasa karena kita diam-diam menikah lebih baik seperti biasa saja, nanti saat tepat baru menyatakannya kepada publik", kata Simon.


"Terserah apa maumu", kata Rose.


" Apa kau keberatan pindah ke apartemen ku? ", tanya Simon.


" Kenapa keberatan? tugas seorang istri mengikuti suaminya kemana pun suaminya pergi", senyum Rose.

__ADS_1


Simon tersenyum dan memeluk istrinya dengan erat.


"Nanti asisten ku akan mengantarkan dokumen resmi pernikahan kita, sementara itu aku akan mengajakmu makan di luar untuk merayakan hari istimewa kita bagaimana? ", tanya Simon.


" Setuju saja apa kata suami ku ", balas Rose.


Mereka lalu menonton televisi sambil menunggu dokumen di antar, sementara Simon tetap membalas email di laptopnya sambil menemani istrinya nonton.


Melihat Simon tenggelam dalam perkerjaan nya, Rose mengambil laptop simon dan meletakkan di atas meja.


Simon sadar mereka baru menikah dan belum saling mengenal satu sama lain dengan dalam, jadi ini waktunya mengenal Rose dan bodohnya dia sibuk bekerja daripada memperhatikan istrinya.


Simon kalau bekerja memang bisa lupa diri sehingga dia lupa sudah beristri, dia duduk di sebelah Rose dan memeluknya.


"Baiklah istriku, maafkan aku! Saat ini semua waktuku untukmu semua ,kita akan pacaran lagi karena belum sempat pacaran kan? ", goda Simon.

__ADS_1


" Kuharap kau mengerti bila pernikahan kita harus di rahasiakan sementara, karena aku tidak mau musuhku akan membalasku lewat dirimu bila tahu kau istriku. Juga menghindari banyak pertanyaan karena menikah diam-diam. " Simon menjelaskan.


"Aku mengerti tenang saja, di kantor kita adalah rekan seperti biasa dan di rumah kita suami istri", jawab Rose tersenyum.


Simon mengelus rambut istrinya dan mengecup puncak kepalanya, " Aku senang bila kau mengerti ".


" Nah saatnya kita saling mengenal lebih dalam, kau bisa bercerita tentang dirimu terlebih dahulu biar aku tidak malu karena tidak mengenal siapa istriku", kata Simon.


"Masa kecilku biasa saja seperti orang lain pada umumnya, cuma karena aku hidup berdua dengan ibuku kami saling menyayangi satu sama lain dan ibuku mencurahkan semua kasih sayang dan bekerja keras menjadi sosok ayah sekaligus seorang ibu", kenang Rose.


"Melihatnya bekerja keras sampai sakit-sakitan aku tidak tega sehingga berjanji akan sukses, dan membuatnya istirahat dan bahagia tanpa khawatir akan hidup kami ke depannya."


Karena itu aku mencoba menjadi yang terbaik dalam segala bidang agar bisa sukses, banyak lelaki mendekatiku tetapi aku tidak pernah tertarik kepada mereka karena waktu itu aku tidak punya waktu berkencan yang aku pikirkan bagaimana menjadi orang sukses". lanjutnya.


"Bagi ibu aku sangat berharga karena itu aku tidak ingin mengecewakan dirinya, dan membuatnya selalu bangga kepadaku karena hanya aku yang di milikinya di dunia ini".

__ADS_1


" Sekarang keinginan ibuku melihatku menikah dengan seorang bisa menjagaku dan membuatnya tenang dan aku sudah mewujudkan nya".


__ADS_2