
"Rose.. ", panggil seorang menghampiri Rose.
" Eh.. Jack.. apa kabar? ", balas Rose sambil tersenyum.
" Apa kau mau pulang dengan Simon? ", tanyanya.
" Ah tidak karena aku sudah memesan kendaraan online tadi, lagipula tidak enak merepotkan wakil direktur kantor ", sindir Rose.
Tangan Simon mengepal mendengar nada sarkasme Rose, hatinya juga cemburu melihat Jack yang dulu mencintai Rose datang kembali. Kini Jack bukan karyawan kantor yang dia bisa tegur posisi sama sekarang, karena Jack sudah menggantikan orangtuanya memegang perusahaan dan jadi direktur.
Kendaraan yang di pesan Rose sudah datang, dia pun berpamitan kepada mereka sekedar basa basi, karena Rose ingin cepat menyingkir dari mereka. Sesampainya di rumah Rose membersihkan tubuhnya dan mengerjakan tugasnya sebelum dia cuti.
Rose sudah berencana untuk tinggal bersama neneknya di bali dan melahirkan anaknya di sana, tabungan yang dia kumpul sudah cukup untuk membesarkan anaknya sampai dia bisa bekerja kembali.
__ADS_1
Neneknya juga bisa membantu menjaga bayinya nanti, karena dia tidak mau memberitahu ibunya masalahnya dengan Simon kasihan kalau ibunya yang tua sampai kepikiran apalagi ibunya sudah sangat menyukai Simon.
Rose sudah menulis email pengunduran diri bulan depan dan mengirim langsung ke Albert, tidak lama Albert menelponnya dan meminta penjelasan tentang email nya.
"Rose ada apa ini kenapa tiba-tiba mengundurkan diri? ", tanya Albert dari sebrang.
" Maaf aku ada masalah pribadi yang tidak bisa cerita kepadamu Al.. ", sahut Rose.
" Aku tahu itu Al kalian sungguh baik.. namun ini sangat rumit dan aku perlu menenangkan diri, aku berniat mengambil cuti lama dan berfikir lebih baik aku mengundurkan diri saja. Kalian kan tahu aku sedang mengandung dan orang kantor tidak tahu aku sudah menikah nanti jadi bahan pergunjingan kalau tiba-tiba aku hamil makanya sebelum besar aku berniat berhenti sementara tugasku sudah aku berikan kepada Rina pengganti diriku." kata Rose menjelaskan.
"Apa hamil?? teriak Albert.. bagaimana mungkin? ", seru Albert tidak percaya.
" Kenapa memang kalau aku hamil apa kau tidak percaya juga kepadaku sama seperti Simon yang ragu aku hamil anaknya? ", tanya Rose sedih.
__ADS_1
" Padahal kau sungguh mengenal diriku, bagaimana mungkin aku mengkhianati orang yang aku cintai", kata Rose .
"Aku percaya mujizat selalu ada Rose ... namun yang perlu kau ketahui Simon menjalani vasektomi dan dokter yang melakukan dokter terbaik rumah sakit kita jadi kehamilan ini sangat mengejutkan. Bukan karena tidak percaya dirimu namun susah untuk dijelaskan karena operasi yang dilakukan Simon", kata Albert menenangkan.
" Apa vasektomi? ", seru Rose tidak percaya.
Jadi Simon benar-benar tidak menginginkan anak, kukira hanya omongan saja dan lambat laun dia berubah, terus kenapa bisa dia hamil kalau Simon melakukan vasektomi..
...besok dia harus ke rumah sakit untuk mencari penjelasan sesungguhnya. .. pikir Rose
Sekarang dia mengerti kenapa Simon begitu marah waktu mendengar dia hamil dan mencurigai anak dalam perutnya karena dia tidak yakin dia hamil karena Simon melakukan vasektomi dan sungguh mustahil dia hamil apalagi dokter terbaik rumah sakit Albert sangat kecil melakukan kesalahan.
Apa dia sudah melukai Simon tapi Simon juga meragukan dia, jadi dia harus mencari kejelasan semua ini.
__ADS_1