
Sesampainya di rumah Grandma sangat kaget melihat baju Betty basah.
"Betty kau kenapa?", tanyanya.
"Betty tidak apa-apa Grandma cuma ke tumpah air" jawab Betty menenangkan.
Grandma tidak percaya dan menatap horor Albert.
"Jelaskan kepada Grandma apa yang sudah terjadi!", tanyanya kepada Albert.
"Tadi Catherine menyiram air kepada Betty saat kami sedang makan Grandma, Albert salah tidak memastikan dia sudah pergi dan tidak menyangka dia mengikuti kami", kata Albert menjelaskan.
"Anak itu tidak bisa di kasih hati, Simon kau harus memberi pelajaran kepada orang yang berani menghina calon istri cucuku.
"Tenang saja nyonya besok dia akan hilang di telan bumi", jawab Simon.
"Bagus aku tidak mau hal seperti ini terjadi lagi, tidak boleh ada seorang pun berani mempermalukan keluarga kita dimuka umum dan salah kamu juga Albert memilih pasangan hanya karena penampilan luar", katanya.
"Iya Grandma Albert sudah menyadari kesalahan Albert , dan fokus kepada masa depan bersama Betty .. ukan begitu sayang?, " Albert memandang Betty dan memegang tangannya.
__ADS_1
"Benar sayang ", balas Betty tersenyum membalas sandiwara Albert.
"Betty cepat ganti pakaianmu nanti kamu masuk angin! ", perintah Grandma.
"Baik Grandma Betty permisi", pamit Betty dan berjalan ke kamarnya.
Betty mengganti bajunya dan tinggal dalaman saja, ketika dia merasa sepasang tangan memeluk pinggangnya dia menjerit kaget mengira ada orang jahat masuk dalam kamarnya.
"Betty ini aku," seru Albert.
" Kau membuatku kaget saja," kata Betty mengelus dadanya.
" Kenapa kau masuk kamar ini tanpa bersuara? ," tanya Betty.
Albert membelai pundak Betty dan menciumnya lembut, lalu dia menghadapkan Betty ke arahnya dan mencium Betty.
Betty terlena dalam pelukan Albert dan mulai membalas ciuman nya, dia lupa kalo hanya memakai dalaman saja dan tangan Albert sudah bergerak membuka semua bajunya dan mereka polos.
Suasana atmosfer di ruangan itu berubah panas dan Betty berteriak lirih ketika merasa kesakitan" aduh sakit ", tangannya memeluk Albert dengan kuat dan airmatanya keluar.
__ADS_1
Albert segera menuntaskan semuanya dengan agak cepat karena sudah tidak bisa menahan diri, lalu setelah selesai dia mencium mata Betty dan mengusap air matanya.
"Maaf Betty tadi aku terbawa suasana besok kita akan urus surat pernikahan kita di catatan sipil, kita menikah dulu diam-diam sampai aku bilang orang tua ku tentang kita.
Betty mengangguk tidak bisa bicara karena masih merasa sakit dibawah sana.
"Apa kau tidak apa-apa?", tidurlah dulu Grandma juga sudah masuk kamarnya beristirahat.
Betty memejamkan matanya, dia tidak menyangka bisa terbuai oleh tindakan Albert saat Albert memeluknya otaknya seakan lambat berfikir sehingga tidak mencegah tindakan Albert.
Sekarang dia bukan gadis lagi tetapi dia tidak menyesal, karena dia memberikan kepada orang yang di cintainya walaupun Albert hanya terbawa suasana saja.
Albert memeluk Betty dengan erat ada perasaan mulai menghinggap di hatinya, dia mendapat keperawanan dari gadis polos seperti Betty suatu kebanggaan sebagai pria.
Biasa dia berhubungan dengan wanita yang sudah tidak suci lagi, juga tujuan hanya bersenang-senang saja dan tidak bertahan lama karena demi kepuasan dirinya semata.
Dia melihat di sprei ada bercak merah noda darah dan menutup dengan selimut agar Betty tidak malu melihatnya, dia berencana memanggil Lisa untuk mengganti nanti.
Walaupun dia tidak mencintai Betty dia tidak akan melepaskan Betty, karena dia merasa bertanggung jawab atas tindakan kepada Betty tadi.
__ADS_1
Besok dia akan segera meresmikan hubungan mereka agar Betty tidak sedih lagi, bagaimanapun untuk gadis polos sepertinya tentunya menginginkan hubungan secara resmi dan sah.
Albert ingin melindungi gadis polos ini, perasaan sayang mulai ada di hatinya. Padahal tanpa sadar sebenarnya hatinya sudah terpaut dengan Betty dan dia tidak sadar.