Pernikahan Kontrak Si Buruk Rupa

Pernikahan Kontrak Si Buruk Rupa
menikmati masa bulan madu


__ADS_3

" Kita kan mau program bayi maka kondisi juga di jaga agar cepat jadi, maka semua soda tidak boleh kamu minum sesekali boleh", jawab Simon sambil mencubit hidung Rose.


"Ya apa kata bos saja deh ", kata Rose sambil meraih pizza dan meminum juice dengan cemberut.


Rose memang pecinta soda terutama fanta sehingga bila memesan pizza atau makanan cepat saji lain pasti dia pilih itu, dan Simon cukup mengenal dengan baik kebiasaan Rose karena sering bersama beberapa tahun ini meskipun dia tidak berpacaran dengan Rose tetapi dia cukup mengenal kebiasaan istrinya itu.


Tetapi Simon juga mengetahui kebiasaan itu tidak sehat dan bisa merusak ginjal, apalagi Rose tidak suka minum air dan bisa menjadi penyakit sehingga dia harus merubah kebiasaan buruk itu.


Tentu saja Simon akan merubah perlahan dan bayi bisa menjadi alasan buat itu karena Rose begitu mengharapkan kehadiran bayi sehingga tidak akan banyak protes.. Simon tersenyum dalam hati.


Melihat mulut Rose berlumuran saos pizza dia meraih tisu dan mengelap mulut Rose yang menatapnya dan membuatnya gemas ingin menciumnya tetapi karena lagi makan dia melepaskan buruannya saat ini.

__ADS_1


"Apa sudah cukup istirahat nya karena aku akan mengajak jalan-jalan naik ferry bagaimana menurut mu? ", tanya Simon.


Rose senang mendengar ajakan Simon dan menganggukkan kepala", ehhhm..tentu saja aku senang bisa naik ferry bersama dengan mu sambil menikmati malam".


" Tetapi makan yang benar agar tidak mabuk kapal laut dan minum obat anti mabuk", ingat Simon.


"Baik bos cerewet benar hari ini", kata Rose merajuk.


Sedang Rose membaca novel online favorit sambil mengumpulkan koin, juga menyelesaikan cerita novel yang dia buat dan sisa sedikit saja selesai. Sebagai penulis tidak ada tahu kalau orang sedingin dia bisa menulis roman picisan yang hangat dan romantis berbalik dengan sikapnya selama ini.


Rose menyelesaikan tulisan dan menutup cerita dengan happy ending karena dia tidak suka dengan perpisahan sehingga semua novel yang dia tulis berakhir bahagia.

__ADS_1


Simon berfikir dulu dia tidak membayangkan bisa sesantai ini, setiap hari tugasnya hanya kerja dan kerja sejak menikah dia berubah dan Rose juga berubah tidak sedingin dulu.


Malam mereka sudah sampai di tsim sha tsui dan antri membeli tiket masuk, setelah mendapat tiket mereka naik kapal sambil bergandeng tangan melihat laut tenang dan mercusuar di kejauhan mulai berkedip dengan lampu menyala indah.


Banyak pasangan muda melihat dengan kagum dan berdiri di tepi pagar , Simon memeluk Rose agar tidak kedinginan karena cuaca agak dingin dan berkabut.


Kapal bergerak pelan jadi Rose tidak mabuk laut dan menikmati pemandangan di tepi dengan gedung tinggi dan lampu sorot warna warni serta banyak orang berlomba gembira.


Sudah lama Rose tidak menikmati refreshing seperti ini karena fokus bekerja keras demi mendapat uang keluarga , dan merubah hidup keluarga nya dengan lebih baik dan orang tuanya bisa tersenyum dan menikmati masa tua nya dengan cucu mereka tanpa berfikir apapun.


Sekarang di samping Simon dia bisa menikmati semua ini tanpa khawatir apapun dan Rose sangat berterima kasih kepada suaminya tersayang.

__ADS_1


__ADS_2